Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : LEX ADMINISTRATUM

PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK MILIK ATAS TANAH MELALUI PROSES JUAL BELI DALAM PERALIHAN HAK ATAS TANAH Chantika Clara Kaligis; Jacobus Ronald Mawuntu; Christine J. J. G. Goni
LEX ADMINISTRATUM Vol. 13 No. 1 (2025): Lex Administratum
Publisher : LEX ADMINISTRATUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami seperti apa pengaturan hukum proses peralihan hak atas tanah melalui proses jual beli yang berlaku di Indonesia dan untuk mengetahui bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap masyarakat pemegang hak milik atas tanah di Kota Manado dari proses peralihan hak yang dilakukan secara melawan hukum. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan kesimpulan yaitu: 1. Peralihan hak atas tanah melalui jual beli memiliki prosedur khusus yang harus diikuti, yaitu dibuat dengan akta autentik di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 untuk memastikan transaksi jual beli tanah sah dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. 2. Perlindungan hukum bagi ahli waris tanah di Lapangan Golf Mapanget dapat dilakukan dengan membatalkan sertifikat Hak Guna Bangunan yang diterbitkan secara tidak sah. Langkah Badan Pertanahan Nasional yang membatalkan sertifikat tersebut tanpa menunggu putusan pengadilan sudah tepat. Ahli waris juga bisa mendaftarkan tanah mereka untuk mendapatkan sertifikat sebagai bukti sah hak mereka, yang memberikan perlindungan hukum lebih kuat. Kata Kunci : peralihan hak atas tanah, lapangan golf mapanget
TINJAUAN HUKUM PENGATURAN USIA MENURUT UNDANG UNDANG NO. 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK BERKAITAN DENGAN HAK DAN KEWAJIBAN ANAK Gerald Hengky Bawole; Jacobus Ronald Mawuntu; Stefan Obaja Voges
LEX ADMINISTRATUM Vol. 13 No. 2 (2025): Lex Administratum
Publisher : LEX ADMINISTRATUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan usia anak menurut UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan untuk mengetahui ketentuan hak dan kewajiban anak dalam pengaturan usia menurut UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan kesimpulan yaitu: 1. Urgensi pengaturan ketentuan usia anak dalam hukum memiliki peran fundamental dalam melindungi hak-hak anak serta mencapai kepastian hukum. Namun, harmonisasi hukum dalam pengaturan usia anak di Indonesia mencerminkan upaya perlindungan hak anak yang terus berkembang seiring dengan dinamika sosial dan prinsip internasional. 2. Memahami hak dan kewajiban anak dengan terlebih dahulu mengidentifikasi kriterium anak dan pembeda-pembedanya berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pertama, pengelompokan berdasarkan label yang mencakup Anak, Anak Terlantar, Anak Penyandang Disabilitas, Anak yang Memiliki Keunggulan, Anak Angkat, dan Anak Asuh. Kemudian, pengelompokan anak berdasarkan jenjang usia anak yang masih dalam kandungan, bayi baru lahir, bayi, anak balita, anak prasekolah, anak usia sekolah, dan remaja. Menarik pembeda di antaranya bertujuan agar negara dapat membedakan perlakuan hukum terhadap setiap anak bergantung pada label yang disandang. Kata Kunci : perlindungan anak, hak dan kewajiban anak