Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PRODUK MAKANAN PADA UMKM DEMI MENDUKUNG PERKEMBANGAN USAHA MANDIRI Tubagus Noor Rohmannudin; Sulistijono Sulistijono; Diah Susanti; Fakhreza Abdul; Haniffudin Nurdiansyah; Mavindra Ramadhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.442-448

Abstract

Adanya kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya pengembangan ekonomi syariah di tingkat nasional, membantu wirausaha mandiri atau UMKM untuk menjual produk, dan untuk meningkatkan perekonomian. Kegiatan ini diawali dengan mengikuti pelatihan sertifikasi halal yang dilakukan oleh ITS Tekno Sains. Total UMKM yang dibantu dalam sertifikasi halal ini adalah 9 UMKM dengan rincian: Pawon Jeng Ninik, Toko Putri Kue, Sofi Pastry, Telur Asin Azza, Rizky Cookies, Snack Hidayah, Mandiri Ladrang, Klemben Jadoel, Sambal Pecel Pawone Murah. Proses pendampingan dimulai dari pembuatan NPWP, NIB, pengajuan surat izin edar BPOM, hingga pengajuan sertifikasi halal.
Pemanfaatan Black Soldier Fly (BSF) untuk Mengolah Sampah Organik di Kota Surabaya Sungging Pintowantoro; Yuli Setiyorini; Tubagus Noor Rohmannudin; Fakhreza Abdul; Mavindra Ramadhani
Sewagati Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3227.983 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i2.129

Abstract

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Kota Surabaya memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak. Banyaknya penduduk tersebut juga mempengaruhi produksi sampah di Surabaya. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebanyak 2.800 ton sampah dihasilkan oleh sekitar 2,9 juta penduduk Kota Surabaya tiap harinya. Dari nilai tersebut, sekitar 60% nya merupakan sampah organik. Sampah organik tersebut dapat diurai oleh Black Soldier Fly (BSF). Selain menguraikan sampah, BSF juga dapat dimanfaatkan untuk diekstrak kandungan kitin dan kitosannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pengolahan sampah organik dengan BSF dan nilai tambah BSF pada proses daur ulang sampah yang ada di Kedung Turi RW. 08, Kelurahan Kedungdoro, Kec. Tegalsari, Kota Surabaya dengan memanfaatkannya menjadi material kitosan. Kegiatan ini dimulai dengan survei dan wawancara dengan warga setempat. Kemudian, dilakukan uji coba penguraian sampah menggunakan fresh maggot BSF dan ekstraksi kitin di Laboratorium. Selanjutnya, kegiatan workshop dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang nilai tambah BSF pada warga setempat agar semakin tertarik untuk melakukan proses penguraian sampah menggunakan maggot BSF. Selain itu, saat kegiatan workshop juga diserahkan peralatan untuk penguraian sampah menggunakan BSF kepada warga setempat.
Rancang Bangun Mini Boat Sebagai Pemanas dan Pendeteksi Kualitas Air Kolam untuk Budidaya Ikan Air Tawar di Kecamatan Ngunut, Tulungagung Diah Susanti; George Endri Kusuma; Benedicta Dian Alfanda; Hariyati Purwaningsih; Haniffudin Nurdiansah; Lukman Noerochim; Tubagus Noor Rohmannudin; Hosta Ardhyananta; Yeny Widya Rakhmawati; Elok Amaylia Swasthika Candra
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5393.946 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.240

Abstract

Usaha budidaya ikan air tawar termasuk di dalam sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mampu menyumbang perekonomian daerah dan nasional. Namun usaha kelompok pembibitan ikan ini tidak mampu memproduksi bibit ikan sepanjang tahun, karena terdapat perubahan suhu ekstrim yang menyebabkan ikan banyak yang mati kedinginan sehingga peternak mengalami kerugian. Di samping suhu, faktor lain yang berpengaruh terhadap kehidupan ikan air tawar adalah pH dan kadar oksigen terlarut (dissolved oxygen/DO) dari air kolam. Selama ini peternak ikan kebanyakan masih mengandalkan pengalaman dan bergantung pada kondisi alami serta belum banyak yang menggunakan teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sehingga dalam program pengabdian masyarakat (abmas) berbasis produk ini, tim abmas ITS berusaha membuat rancang bangun mini boat sebagai pemanas yang menggunakan bahan bakar limbah organik kering seperti kayu dan bambu yang dilengkapi dengan sistem monitoring suhu, pH, dan DO yang terhubung dengan telepon genggam peternak yang memberikan informasi kondisi terkini, sehingga peternak dapat menentukan sikap dan tindakan untuk memodifikasi kondisi kolam agar lebih ideal. Pada saat uji coba ditunjukkan bahwa mini boat berhasil meningkatkan suhu air kolam dan memonitor nilai suhu, pH dan DO air kolam. Dengan demikian, abmas ini sangat membantu peternak dalam memberikan solusi terhadap permasalahan yang selalu dihadapi setiap tahun.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PRODUK MAKANAN PADA UMKM DEMI MENDUKUNG PERKEMBANGAN USAHA MANDIRI Tubagus Noor Rohmannudin; Sulistijono Sulistijono; Diah Susanti; Fakhreza Abdul; Haniffudin Nurdiansyah; Mavindra Ramadhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.442-448

Abstract

Adanya kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya pengembangan ekonomi syariah di tingkat nasional, membantu wirausaha mandiri atau UMKM untuk menjual produk, dan untuk meningkatkan perekonomian. Kegiatan ini diawali dengan mengikuti pelatihan sertifikasi halal yang dilakukan oleh ITS Tekno Sains. Total UMKM yang dibantu dalam sertifikasi halal ini adalah 9 UMKM dengan rincian: Pawon Jeng Ninik, Toko Putri Kue, Sofi Pastry, Telur Asin Azza, Rizky Cookies, Snack Hidayah, Mandiri Ladrang, Klemben Jadoel, Sambal Pecel Pawone Murah. Proses pendampingan dimulai dari pembuatan NPWP, NIB, pengajuan surat izin edar BPOM, hingga pengajuan sertifikasi halal.
Pendampingan Keberlanjutan Pengelolaan Air Sumur Artesis Berbasis Ultrafiltrasi Reverse Osmosis untuk Meningkatkan Kualitas Air Minum di Pondok Pesantren Khomsani Nur Tubagus Noor Rohmannudin; Sulistijono Sulistijono; Lukman Noerochim; Budi Agung Kurniawan; Respati Kevin Pramadewandaru; Laely Aghe Africa
Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026): Kedaymas Volume 6 No.2
Publisher : Research Center and Community Services (PPPM) Universitas Hayam Wuruk "Perbanas" Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v6i2.5472

Abstract

Pondok Pesantren Khomsani Nur di Kabupaten Lumajang memanfaatkan air sumur artesis sebagai sumber utama kebutuhan air bersih. Program pengabdian sebelumnya telah membangun sistem penyediaan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), namun keberlanjutan operasionalnya memerlukan penguatan melalui pemeliharaan sistem, peningkatan kapasitas pengelola, dan penyediaan fasilitas pendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengelolaan air sumur artesis berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), agar sistem dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui evaluasi program sebelumnya, observasi dan identifikasi kebutuhan mitra seperti pemasangan atap galvalum untuk melindungi alat ultrafiltrasi dari hujan, pemasangan pompa tambahan pada sistem ultrafiltrasi, pembangunan fasilitas pendukung berupa tempat wudhu, pemeliharaan, pelatihan dan pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) beroperasi dengan baik dan mampu meningkatkan kualitas air sumur artesis yang ditunjukkan oleh penurunan nilai Total Dissolved Solids (TDS) dari 199 ppm menjadi 11 ppm. Hal ini menunjukkan pengelola pesantren telah mampu mengoperasikan dan melakukan perawatan dasar sistem secara mandiri. Selain itu, pihak pesantren juga merencanakan untuk memasarkan air hasil ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) di masyarakat sekitar pesantren sehingga mendukung perekonomian untuk keberlanjutan penyediaan air bersih di lingkungan pesantren. Program ini berhasil meningkatkan kualitas sistem penyediaan air bersih sekaligus memperkuat kapasitas mitra dalam pengelolaan teknologi pengolahan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO).
Pendampingan Keberlanjutan Pengelolaan Air Sumur Artesis Berbasis Ultrafiltrasi Reverse Osmosis untuk Meningkatkan Kualitas Air Minum di Pondok Pesantren Khomsani Nur Tubagus Noor Rohmannudin; Sulistijono Sulistijono; Lukman Noerochim; Budi Agung Kurniawan; Respati Kevin Pramadewandaru; Laely Aghe Africa
Jurnal KeDayMas: Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026): Kedaymas Volume 6 No.2
Publisher : Research Center and Community Services (PPPM) Universitas Hayam Wuruk "Perbanas" Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/kedaymas.v6i2.5472

Abstract

Pondok Pesantren Khomsani Nur di Kabupaten Lumajang memanfaatkan air sumur artesis sebagai sumber utama kebutuhan air bersih. Program pengabdian sebelumnya telah membangun sistem penyediaan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), namun keberlanjutan operasionalnya memerlukan penguatan melalui pemeliharaan sistem, peningkatan kapasitas pengelola, dan penyediaan fasilitas pendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengelolaan air sumur artesis berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO), agar sistem dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui evaluasi program sebelumnya, observasi dan identifikasi kebutuhan mitra seperti pemasangan atap galvalum untuk melindungi alat ultrafiltrasi dari hujan, pemasangan pompa tambahan pada sistem ultrafiltrasi, pembangunan fasilitas pendukung berupa tempat wudhu, pemeliharaan, pelatihan dan pendampingan teknis, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) beroperasi dengan baik dan mampu meningkatkan kualitas air sumur artesis yang ditunjukkan oleh penurunan nilai Total Dissolved Solids (TDS) dari 199 ppm menjadi 11 ppm. Hal ini menunjukkan pengelola pesantren telah mampu mengoperasikan dan melakukan perawatan dasar sistem secara mandiri. Selain itu, pihak pesantren juga merencanakan untuk memasarkan air hasil ultrafiltrasi reverse osmosis (RO) di masyarakat sekitar pesantren sehingga mendukung perekonomian untuk keberlanjutan penyediaan air bersih di lingkungan pesantren. Program ini berhasil meningkatkan kualitas sistem penyediaan air bersih sekaligus memperkuat kapasitas mitra dalam pengelolaan teknologi pengolahan air berbasis ultrafiltrasi reverse osmosis (RO).