Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Tingkat Pemahaman Konsep Dasar Kelistrikan Pada Mahasiswa Teknik Elektro Menggunakan Metode Certain of Response Index Ratna Dwi Rahayu
SIMETRIS Vol 14 No 1 (2020): SIMETRIS
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A study of concept understanding was carried out on Electrical Engineering students about the concept of electricity. This research was conducted to obtain an overview of the level of understanding of the basic concepts of electrical material in Electrical Engineering students at STTR Cepu. To identify the level of understanding of student concepts or student misconceptions on electrical material, multiple choice instruments using the CRI (Certain of Response Index) method are used. The CRI method can also be used to identify students who experience misconceptions, students who understand concepts, and students who do not understand concepts. Based on the research data there are five questions from the basic concept of electricity that students have low conceptual understanding or misconceptions. The results showed that students with a low understanding of the concept of as much as 70% in the concept of electric current, voltage in the circuit, variable resistance, kirchoff law and electric power.
Media pembelajaran interaktif untuk mengenal anggota tubuh sapi dan bangun datar pada kelompok bermain Al-Istighfar Retno Wahyusari; Adhika Pramita Widyassari; Ratna Dwi Rahayu
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 17 No. 2 (2021): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v17i2.3479

Abstract

[Bahasa]: Kegiatan belajar mengajar pada kelompok bermain (KB) Al- Istighfar masih terkendala pada terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran hanya menggunakan gambar poster, papan tulis dan beberapa peraga sederhana. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah pengembangan media pembelajaran interaktif yang mampu memberikan alternatif dalam penyampaian materi agar siswa tidak mengalami kebosanan dalam belajar serta meningkatkan minat untuk belajar. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan tiga tahapan kegiatan. Tahap pertama adalah penentuan konsep dan rancangan desain media melalui kegiatan diskusi dan wawancara dengan guru sebagai mitra. Tahap kedua adalah pengumpulan materi dan pembuatan media pembelajaran oleh tim pengabdian. Tahap ketiga adalah uji coba media, pengaplikasian media pada proses pembelajaran, pelatihan penggunaan media kepada guru, dan penyerahan produk media pembelajaran kepada guru sebagai mitra kegiatan. Evaluasi dampak pengabdian ini diukur dengan menggunakan kuesioner untuk melihat tanggapan guru terhadap produk media pembelajaran yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan skala Likert. Persentase rata-rata hasil kuesioner adalah sebesar 88% yang menunjukkan pengembangan media pembelajaran interaktif masuk pada kategori yang baik. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan dalam program pengabdian ini dapat menjadi alternatif bagi guru dalam penyampaian materi pembelajaran untuk meningkatkan respon, minat belajar, dan fokus anak sehingga siswa tidak mengalami kebosanan dalam belajar. Kata Kunci: media interaktif, pembelajaran, kelompok bermain [English]: Teaching and learning activities in the Al-Istighfar play group are still constrained by the limited use of interactive learning media. The learning process only uses posters, blackboards, and some simple demonstrations. The purpose of this community service program is to develope an interactive learning media that is able to provide alternatives in delivering material so that students do not experience boredom and increase interest to the learning as well. The method used in this community service is training and mentoring in three stages. The first stage was determining the concept and design of media designs through discussions and interviews with the teachers as partners. The second stage was collecting the materials and creating the learning media by the team of community service program. The third stage was testing the media, implementing media in the learning process, training the teachers, and delivering the learning media products to teachers as the community service partners. The evaluation of this program was measured through a questionnaire to examine the teachers’ responses to learning media products which were then analyzed using a Likert scale. The average percentage of questionnaire results is 88%, which shows that the development of interactive learning media is in the good category. It can be concluded that the interactive learning media developed in this service program can be an alternative for teachers in delivering learning materials to increase students’ responses, interest in learning, and focus so that students do not get bored in learning. Keywords: interactive media, learning, play group
Model Data Mining dan Rasio Altman untuk Prediksi Financial Distress Perusahaan Ratna Dwi Rahayu
Joined Journal (Journal of Informatics Education) Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 (2019)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.538 KB) | DOI: 10.31331/joined.v2i2.1000

Abstract

Financial distress is the stage or situation of a decline in the company's financial condition before a business failure occurs. This failure is related to liquidation, where the company fails to run its operations for profit. Financial distress prediction methods have been long developed in the field of finance using Multiple Discriminant Analyst (MDA). The most widely used MDA method is the Altman model ratio. This method is used as an early warning to the company's financial condition. This study aims to analyze the neuro fuzzy data mining algorithm with input data from the financial ratio of the Altman model to predict the company's financial distress. Research data are from the Indonesia Stock Exchange (IDX) website at www.idx.co.id. Data population between 2012-2017 LQ45 issuers are 80 companies. Preliminary data from the company's financial statements are calculated by Altman's ratio to get zscore values ??of three types of categories. These values ??are arranged in time series of four backward periods which will be used as input data for the neuro fuzzy algorithm ANFIS model. The next step is the formation of algorithms, training, testing, simulation and model evaluation using the GUI application from the Matlab program. The results of the model are predictive values ??that are compared with the results of the Altman ratio calculation of predicted years. The final results of the study show the predicted value of the ANFIS model of the Triangle membership function looks very optimal, consistent, and efficient. It was proven that the average predicted value of 9.95% was close to the actual value of the calculated year, while the results of the ANFIS model of the Trapezoid, Gauss and G-bell membership functions seemed less than optimal. Keywords: Financial Distress, Neuro Fuzzy, Prediction, Altman Ratio.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Rumput Bagi Peternak Sapi Di Kecamatan Jiken Kabupaten Blora Korawan Agus; Sarjono Sarjono; Ali Achmadi; Ratna Dwi Rahayu; M. Slamet Riyadi; Mudjijanto Mudjijanto; Bambang Supranoto; Drajat Indah Mawarni; Muksan Junaidi; Rosadila Febritasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.746 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4888

Abstract

Mesin pencacah rumput adalah mesin yang digunakan untuk memotong-motong rumput menjadi kecil-kecil, rumput yang di cacah biasanya adalah rumput berbatang besar dan panjang.  Pembuatan mesin diawali dengan gambar desain, terdiri dari kerangka, saringan, mesin penggerak, transmisi sabuk-V, bantalan, poros, pisau pencacah, dan tutup. Proses pembuatan dilakukan per bagian, dilanjutkan dengan proses perakitan menjadi mesin, proses selanjutnya adalah uji coba dan penyempurnaan. Serah terima dilakukan di lokasi mitra, yaitu peternak sapi, hasilnya sudah memenuhi seperti yang diinginkan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY (CRH) DAN THINK PAIR AND SHARE (TPS) BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR Ratna Dwi Rahayu; Eko Prayitno
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v19i1.44491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe CRH, TPS berbantuan alat peraga dan ekspositori terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran fisika pokok bahasan alat optik. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan VIII B sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Data awal dalam penelitian ini diperoleh dari hasil mid semester mata pelajaran fisika semester 2 pada materi getaran dan gelombang. Hasil data awal kelas eksperimen I, eksperimen II dan kontrol dilihat secara berurutan 39.64, 42.53, 45.82. Hasil data akhir diperoleh dari hasil evaluasi dilihat secara berurutan 56, 47.43, 42.18. Karena hasil belajar kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II lebih besar dari kelas kontrol, jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran CRH dan TPS lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori pada pemebelajaran fisika materi alat optik di SMP N 2 Bangsri Jepara.
Rancang Bangun Mesin Pencacah Rumput Bagi Peternak Sapi Di Kecamatan Jiken Kabupaten Blora Korawan Agus; Sarjono Sarjono; Ali Achmadi; Ratna Dwi Rahayu; M. Slamet Riyadi; Mudjijanto Mudjijanto; Bambang Supranoto; Drajat Indah Mawarni; Muksan Junaidi; Rosadila Febritasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4888

Abstract

Mesin pencacah rumput adalah mesin yang digunakan untuk memotong-motong rumput menjadi kecil-kecil, rumput yang di cacah biasanya adalah rumput berbatang besar dan panjang.  Pembuatan mesin diawali dengan gambar desain, terdiri dari kerangka, saringan, mesin penggerak, transmisi sabuk-V, bantalan, poros, pisau pencacah, dan tutup. Proses pembuatan dilakukan per bagian, dilanjutkan dengan proses perakitan menjadi mesin, proses selanjutnya adalah uji coba dan penyempurnaan. Serah terima dilakukan di lokasi mitra, yaitu peternak sapi, hasilnya sudah memenuhi seperti yang diinginkan.
Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Solar Panel di Desa Gagakan Kecamatan Sambong Blora Ratna Dwi Rahayu; Agus Dwi korawan; Ari puji Prasetiyo; Eko Prayitno; Mudjijanto Mudjijanto; Ali Achmadi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9079

Abstract

Solar Cell merupakan salah satu Alat yang dapat dikembangkan sebagai suatu alat penerangan jalan. Di kelurahan Gagakan terdapat Lampu Penerangan Jalan menggunakan Solar Cell yang membutuhkan perawatan. Minimnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat dalam perawatan Lampu Penenrangan Jalan Menggunakan Colaar Cell menjadi sebuah gagasan bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyrakat. Dengan berbekal kemampuan dan pengetahuan yang dpeoleh selama pendidikan dapat memberikan mamfaat yang ada di masyarakat. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah dengan mengidentifikasi sumber-sumber masalah yang ada, lalu dilanjutkan dengan Peerbaikan dan evaluasi atau uji coba kelayakan sebelum dilakukan pemasangan lagi. Dari hasil identifikasi dilapangan diperoleh 7 titik Lampu Penerangan Jalan Umum yang ada di sekitar wilayah kelurahan Gagakan. Berdasarkan kesepekatan dengan Kepala Kelurahan Gagakan terdapat 2 diantaranya yang membutuhkan prioritas Penanganan. Adapun penangan yang dilakukan adalah dengan mengganti Accu, SCC (Solar Charge Controller) serta beberapa part pendukung lainnya seperti MCB maupun terminal Block.