Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Media Teori Pendidikan Kewarganegaraan Liberal Berbasis Teknologi bagi Perguruan Tinggi di Masa Pandemi Covid-19 Putri Mahanani; Sutarno Sutarno; Muchtar Muchtar; Puri Selfi Cholifah
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 6, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i22021p061

Abstract

Abstract: The theory of citizenship education is one of the main materials that must be understood by the next generation of the nation. One of the theories of civic education is the theory of liberal citizenship education. Based on the results of the initial interviews conducted, so far the learning media for civic education theory is still very limited. Therefore, it is necessary to develop technology-based learning media so that students can learn optimally even during the Covid-19 pandemic. This study aims to produce valid and interesting learning media for liberal citizenship education theory materials for college students. The research method used is the 4D model. Data collection techniques using observation techniques and questionnaires. The data analysis technique used quantitative descriptive techniques in the form of percentages and qualitative descriptive techniques in the form of exposure to generalizations from the results of the experiments carried out. The results showed that the learning media for liberal citizenship theory developed was valid and interesting. The results of media validation are 97.5 percent with a very valid category. The results of material expert validation are 91.67 percent with a very valid category. Meanwhile, the developed media has an attractive percentage of 89.44 percent of students. Abstrak: Teori Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu materi utama yang harus dipahami generasi penerus bangsa. Teori pendidikan kewarganegaraan salah satunya yaitu teori pendidikan kewarganegaraan liberal. Berdasarkan hasil wawancara awal yang dilakukan, selama ini media pembelajaran materi teori pendidikan kewarganegaraan masih sangat terbatas. Oleh karenanya perlu untuk dikembangkan media pembelajaran berbasis teknologi agar mahasiswa bisa belajar maksimal meskipun di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran materi teori pendidikan kewarganegaraan liberal yang valid dan menarik bagi mahasiswa di perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu model 4D. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berupa persentase dan teknik deskriptif kualitatif berupa paparan generalisasi dari hasil uji coba yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran materi teori kewarganegaraan liberal yang dikembangkan telah valid dan menarik. Hasil validasi media sebesar 97,5 persen dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ahli materi sebesar 91,67 persen dengan kategori sangat valid. Sementara itu media yang dikembangkan memiliki persentase menarik sebesar 89,44 persen dari mahasiswa.
Pengembangan Media E-Comic Berbasis Budaya Lokal Kota Malang dalam Pembelajaran Keunikan Daerah Tempat Tinggalku untuk Muatan PPKn Kelas 4 SD Rori Rachmadani; Sutarno Sutarno; Rori Rachmadani; Sutarno Sutarno; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.302 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i82021p676-681

Abstract

Abstract: This study aims to produce media products in the form of e-comic on PPKN content with the theme of local culture of Malang City, class IV SD semester 2 at SDN Tasikmadu 1 Malang and SDN Tasikmadu 2 Malang which are valid and interesting. This research is a development research, which consists of (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. The test subjects were fourth grade students at SDN Tasikmadu 1 and SDN Tasikmadu 2 Malang. The small group trial subjects consisted of 10 students and the large group test subjects consisted of 45 students. The results of this study indicate that the developed media received a very valid and very interesting rating, according to experts and users. The results of the small-scale test showed a result of 0.93 which was stated to be very interesting and the large-scale test showed a result of 0.95. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk media berupa e-comic pada muatan PPKn bertemakan kebudayaan lokal Kota Malang kelas IV SD semester 2 di SDN Tasikmadu 1 Malang dan SDN Tasikmadu 2 Malang yang valid dan menarik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang terdiri dari (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5) Evaluation. Subjek uji coba adalah siswa kelas IV SDN Tasikmadu 1 dan SDN Tasikmadu 2 Malang. Subjek uji coba kelompok kecil terdiri dari 10 siswa dan subjek uji coba kelompok besar terdiri dari 45 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan media yang dikembangkan ini mendapatkan penilaian yang sangat valid dan sangat menarik, menurut para ahli dan pengguna. Hasil dari uji skala kecil menunjukkan hasil 0,93 yang dinyatakan sangat menarik dan uji skala besar menunjukkan hasil 0,95.
PENGARUH KOMPENSASI, LIGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU TIDAK TETAP DI PAUD SE-KOTA MATARAM Nur Adni Fadilah Putri; Achmad Rasyad; Sutarno Sutarno; Imron Arifin
Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia Vol 7, No 2 (2022): JIAI (JURNAL ILMIAH AKUNTANSI INDONESIA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiai.v7i2.8728

Abstract

Non-permanent teachers who work in Early Childhood Education institutions do not yet have an appropriate salary standard, especially in the Mataram city area. The existence of a good, harmonious and conducive work environment is one of the factors in determining performance. providing motivation is one of the references so that teachers can work optimally so as to achieve the targets imposed by the institution. This study aims to 1) determine the effect of compensation on the performance of precarious teachers in PAUD in Mataram, 2) determine the effect of the work environment on the performance of precarious teachers in PAUD in Mataram, 3) determine the effect of work motivation on the performance of precarious teachers. in PAUD in the city of Mataram. This type of research is quantitative associative with a sample of non-permanent teachers in PAUD spread across the city of Mataram. The data collection method used a survey through filling out a questionnaire on a google form with a Likert scale of 1-5 and data analysis using SmartPLS 3.0. The results of hypothesis testing found that all variables, namely compensation, work environment, and work motivation had a positive and significant effect on the performance of non-permanent teachers with P-Value values of 0.000, 0.000, and 0.008 where all values were 0.05. Thus, the higher the compensation, a good work environment, and high work motivation, the performance of non-permanent teachers in PAUD throughout the city of Mataram will also increase.
Implementasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila Dalam Ekstrakurikuler Pushbike di TK Laboratorium UM Laili Mufarrihah Mufarrihah; Sutarno Sutarno; Pramono Pramono
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3471

Abstract

Penelitian ini akan membahas implementasi dimensi-dimensi profil pelajar Pancasila dalam ekstrakurikuler pushbike di TK Laboratorium UM. Profil pelajar Pancasila memiliki enam elemen yaitu, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan berpikir kreatif. Pushbike secara istilah adalah sepeda roda dua tanpa menggunakan pedal dan rem, sepeda ini berfungsi seperti sepeda pada umumnya, tetapi cara menggunakannya bukan dikayuh melainkan dengan dorongan kaki ke tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April, dilanjutkan oktober dan November di TK Laboratorium UM kota Malang. Teknik analisis data menggunakan teori dari miles, Huberman, dan Saldana yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia dapat diimplementasikan pada ekstrakurikuler pushbike melalui pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan ekstrakurikuler, selain itu anak dapat berkata jujur. Dimensi berkebhinekaan global dapat diimplementasikan dengan anak-anak dapat menghargai perbedaan budaya, dan warna kulit antar teman. Dimensi gotong royong dapat diimplementasikan dengan kolaborasi saat menyiapkan alat-alat ekstrakurikuler. Dimensi mandiri dapat ditunjukkan dengan anak-anak dapat menyekesaikan tugas secara mandiri, bernalar kritis ditunjukkan dengan kemampuan anak bertanya dan memberikan alasan pada setiap keputusan yang diambil, sedangkan berpikir kreatif ditunjukkan dengan anak selalu mempunyai inovasi-inovasi baru terhadap lintasan pushbike, diluar tugas yang diberikan oleh pelatih
Analisis Asesmen Pembelajaran PPKn Daring Kelas II SDN Plintahan 1 Dan SDN Durensewu 1 Miftakhul Romzah; Sutarno Sutarno; Miftakhul Romzah; Sutarno Sutarno; Khusnul Khotimah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p1003-1007

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to analyze the planning and implementation of online Civics learning assessment in class II at SDN Plintahan 1 and SDN Durensewu 1 located in Pasuruan Regency. This study used qualitative descriptive research. The subjects of this study were second grade teachers at SDN Plintahan 1 and SDN Durensewu 1. The methods used in this study were observation, interviews, and documentation methods. Data analysis was carried out to draw conclusions from the online Civics learning assessment. The results of this study indicate that the teacher has planned an assessment in the form of a written test in planning the assessment of the cognitive domain, planning an assessment in the form of observation in the planning of the assessment of the affective domain, and did not plan a performance assessment in the planning of the assessment of the psychomotor domain. In practice, the teacher assesses the cognitive domain by giving written tests to students, but it is not in accordance with the lesson plans, the teacher assesses the affective domain by assessing the timeliness of students in collecting assignments and seeing the neatness of students' writing, and the teacher does not assess the psychomotor domain because it takes time. long and difficult to do during a pandemic. Abstrak: Penelitian ini bertujuan ini menganalisis perencanaan dan pelaksanaan asesmen pembelajaran PPKn daring kelas II di SDN Plintahan 1 dan SDN Durensewu 1 yang berlokasi di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas II SDN Plintahan 1 dan SDN Durensewu 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk menarik kesimpulan dari asesmen pembelajaran PPKn daring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah merencanakan penilaian berupa tes tulis pada perencanaan asesmen ranah kognitif, merencanakan penilaian berupa observasi pada perencananaan asesmen ranah afektif, dan tidak merencanakan penilaian kinerja pada perencanaan asesmen ranah psikomotor. Dalam pelaksanaannya, guru melakukan asesmen ranah kognitif dengan memberikan tes tulis kepada siswa, namun tidak sesuai dengan RPP, guru melakukan asesmen ranah afektif dengan menilai ketepatan waktu siswa dalam mengumpulkan tugas dan melihat kerapian tulisan siswa, dan guru tidak melakukan asesmen ranah psikomotor karena membutukan waktu yang lama dan sulit dilakukan pada masa pandemi.
Analisis Higher Order Thinking Skills pada Soal Penilaian Akhir Semester Gasal Muatan Pendidikan Kewarganegaraan Kelas V Tahun Ajaran 2020/2021 Di SD Negeri Gugus V Kecamatan Gedangan Kota Malang Bella Nahdhatul Putri; Sutarno Sutarno; Bella Nahdhatul Putri; Sutarno Sutarno; Syaiful Imam
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p38-44

Abstract

Abstract: Final Semester Assessment is an assessment carried out at the end of the semester to determine student learning outcomes. Making final of semester assessment questions requires questions that contain higher order thinking skills. This study aims to describe the description of the questions and percentages which include questions with the ability to analyze, evaluate, and create at the end of the odd semester final assessment of class V content of Citizenship Education in SD Negeri cluster V, Gedangan District, Malang Regency. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection using documentation and interview techniques. Based on the results of the study, it was found that the Final Assessment Question for the Odd Semester Class V content of Citizenship Education at SD Negeri Gugus V, Gedangan District, Malang City for the 2020/2021 academic year had questions with high-level thinking skills or often called HOTS as many as 11 questions out of 25 questions. These 11 questions include 6 questions with the ability to analyze, 4 questions from the ability to evaluate, and 1 question from the ability to create. The percentage of questions includes 44 percent for HOTS-loaded questions, 24 percent for questions with analytical skills, 16 percent for questions with the ability to evaluate, and 4 percent for questions with the ability to create. Abstrak: Penilaian Akhir Semester adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester guna mengetahui hasil belajar peserta didik. Pembuatan soal penilaian akhir semester membutuhkan soal yang bermuatan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau disebut higher order thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran soal dan persentase yang meliputi soal dengan kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan pada penilaian akhir semester gasal kelas V muatan Pendidikan Kewarganegaraan di SD Negeri gugus V Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa Soal Penilaian Akhir Semester Gasal Kelas V muatan Pendidikan Kewarganegaraan di SD Negeri Gugus V Kecamatan Gedangan Kota Malang tahun ajaran 2020/2021 memiliki soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau sering disebut HOTS sebanyak 11 soal dari 25 soal. 11 soal ini meliputi dari 6 soal dengan kemampuan menganalisis, 4 soal dari kemampuan mengevaluasi, dan 1 soal dari kemampuan menciptakan. Gambaran persentase soal meliputi 44 persen untuk soal bermuatan HOTS, 24 persen untuk soal dengan kemampuan menganalisis, 16 persen untuk soal dengan kemampuan mengevaluasi, dan 4 persen untuk soal dengan kemampuan menciptakan.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Tematik di Kelas IV Selama Pembelajaran Daring Yesi Wulaning Anagari; Sutarno Sutarno; Yesi Wulaning Anagari; Sutarno Sutarno; Khusnul Khotimah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p96-106

Abstract

Abstract: This study aims to describe the planning, implementation, and evaluation in implementing strengthening character education in thematic learning in grade IV during online learning. To achieve this goal, the research uses a qualitative approach with a phenomenology type of research. The data collected in the form of observations, interviews, and documentation using data analysis techniques Milles and Huberman. The results showed that in planning the teacher instilled five character values ​​in sub-theme 2 of learning 6. In the implementation the teacher only applied two character values ​​in each lesson. While in the evaluation, the assessment is carried out by the teacher by assessing spiritual attitudes and social attitudes. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiakan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam mengimplementasi penguatan pendidikan karakter pada pembelajaran tematik di kelas IV selama pembelajaran daring. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data yang dikumpulkan berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perencanaan guru menanamkan lima nilai karakter pada subtema 2 pembelajaran 6. Pada pelaksanaan guru menerapkan dua nilai karakter dalam setiap pembelajarannya. Sedangkan pada evaluasi, penilaian dilakukan guru dengan menilai sikap spiritual dan sikap sosial.
Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran P5 pada Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar Putri Mahanani; Puri Selfi Cholifah; Khusnul Khotimah; Sutarno Sutarno
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p10-17

Abstract

Kurikulum Merdeka sudah diterapkan oleh sekolah di Indonesia sejak tahun 2022. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler basis proyek yang sengaja dirancang untuk menguatkan karakter profil pelajar pancasila dan mencapai kompetensi yang telah disusun oleh pemerintah. P5 dirancang terpisah dengan kegiatan intrakurikuler dengan sifat fleksibel. Mitra kegiatan ini yaitu guru sekolah dasar yang ada di Kabupaten Malang. Salah satu permasalah mitra yaitu pengembangan keterampilan pembuatan rancangan pembelajaran untuk kegiatan P5. Kegiatan dimulai dengan pemberian materi terkait pembuatan perangkat pembelajaran P5. Selanjutnya pendampingan secara khusus terhadap peserta kegiatan dalam menghasilkan produk berupa modul ajar P5. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan pendampingan, seluruh peserta atau 100% guru telah dapat menyelesaikan pembuatan perangkat pembelajaran P5 pada kurikulum Merdeka. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 96.42%. Hasil pengabdian yang telah dilakukan berkontribusi dalam penguatan SDGs ke 4 yaitu pendidikan yang berkualitas dengan memberikan penguatan keterampilan pembuatan perangkat pembelajaran P5 utamanya bagi guru SD. Dengan demikian, dampak utama dilaksanakannya kegiatan ini bagi pendidikan di Indonesia yaitu meningkatkan keterampilan guru SD di Kabupaten Malang Jawa Timur dalam membuat perangkat pembelajaran P5 sesuai dengan Kurikulum Merdeka.