Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Monitoring Gangguan Pada Panel Surya Menggunakan NodeMCU Berbasis Website Ragil Ardhiansyah; Endryansyah Endryansyah; Nur Kholis
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 5 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v5n1.p29-38

Abstract

Panel surya merupakan penghasil energi listrik yang bergantung pada tingkat intensitas cahaya matahari yang jatuh pada panel surya, penyerapan sinar matahari mudah dipengaruhi terhadap gangguan dari faktor eksternal. Penurunan efisiensi panel surya yang disebabkan oleh gangguan eksternal seperti cuaca maupun panel tertutup oleh benda. Penempatan panel surya selalu yang berada diatas dan di tempat yang luas membuat panel surya tidak dapat dipantau setiap saat, maka diperlukannya pemantauan atau monitoring dalam jarak jauh untuk mengetahui kondisi pada panel surya. Penurunan efisiensi panel surya yang disebabkan oleh gangguan eksternal seperti cuaca maupun panel tertutup oleh benda. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat monitoring gangguan pada panel surya menggunakan mikrokontroler  nodemcu esp8266 berbasis website yang dapat memantau panel dimanapun, kapanpun dan secara realtime. Alat monitoring ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi panel surya dengan mendeteksi gangguan pada panel surya yang dapat menurunkan efisiensi panel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Aturan menentukan gangguan panel surya terdiri dari beberapa hubungan antara efisiensi panel surya, suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya. Hasil dari penelitian ini alat monitoring gangguan pada panel surya menggunakan nodemcu berbasis website terbukti efektif meningkatkan efisiensi panel surya dalam monitoring gangguan pada panel PV, peningkatan efisiensi panel surya hingga mencapai 7,5%. Keyword : renewable energi solar cell, Internet of think (IoT), gangguan, Website
Sistem Monitroring dan Pengukuran Pembangkit Listrik Surya dan Angin Berbasis Internet of Things (IoT) Ichwan Dwi Wahyu Hermanto; Unit Three Kartini; Bambang Suprianto; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p371-378

Abstract

Seiring bertambah nya penduduk di Indonesia kebutuhan akan energi listrik terus meningkat. Hal ini sering kali berdampak pada daerah di Indonesia yang terbatas akan energi listrik. Dalam hal ini untuk mengurangi ketergantungan penggunaan energi listrik berbahan bakar fosil maka dari itu dibutuhkan pemanfaatan energi alternatif sebagai sumber energi listrik dan dapat di aplikasikan di berbagai daerah di Indonesia salah satu nya. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti membuat rancangan sistem monitoring dan pengukuran pembangkit listrik sel surya dan angin berbasis Internet of Things (IoT) untuk mempermudah penggunaan energi listrik dimana rancangan ini dapat mengetahui tegangan, arus dan daya dari pembangkit listrik melalui jaringan internet. Tegangan, arus dan daya yang dihasilkan pada pembangkit dideteksi oleh dua sensor, sensor tegangan DC dan sensor arus ACS712. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah pemodelan pembangkit listrik hybrid sel surya dan angin berbasis IoT dimana data yang dihasilkan berupa tegangan, arus dan daya dari radiasi matahari dan angin yang diterima oleh panel surya serta turbin angin dapat di monitoring melalui aplikasi Blynk. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan perbandingan pengukuran multimeter. Pengujian alat dilaksanakan di Gedung A8 Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. Dari pengujian alat ini didapatkan hasil tegangan hingga 18,2 Volt, arus 2074,3 mili Ampere dan daya listrik sebesar 37,75 Watt yang dihasilkan oleh panel surya dan hasil tegangan yang dihasilkan oleh turbin angin hingga 12,2 V, arus 322,23 mili Ampere dan daya listrik sebesar 3,6 W. Hasil data tersebut ditampilkan pada smartphone melalui aplikasi Blynk. Kata Kunci: energi listrik, energi alternatif, Internet of Things (IoT), panel surya, turbin angin
Peningkatan Penyerapan Panas Matahari Pada Prototipe Pembangkit Listrik Termoelektrik Generator Menggunakan Penghantar Panas Kuningan Dengan Pelapisan Warna Hitam Deo Dwi Cahya; Joko Joko; Achmad Imam Agung; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p379-385

Abstract

Energi terbarukan dibutuhkan untuk mengatasi sumber energi fosil yang semakin menipis, salah satu energi alternatif adalah energi matahari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelapisan warna hitam pada media kuningan terhadap penyerapan panas matahari sehingga penyerapan panas matahari dapat maksimal dan untuk mengetahui perbandingan daya antara termoelektrik dengan penghantar kuningan dan penghantar kuningan dengan pelapisan warna hitam. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Rangkaian yang digunakan pada termoelektrik adalah seri dengan jumlah 8 buah termoelektrik dan menggunakan beban resistor sebesar 22Ω. Hasil ketika menggunakan penghantar panas kuningan adalah daya sebesar 0,001892Watt, dan selisih suhu antara heatsink dengan kuningan paling tinggi sebesar 7,9ºC pada hari pertama pukul 12:00-13:00, dan pada penghantar panas kuningan berlapis warna hitam didapat hasil paling tinggi adalah daya sebesar 0,008574Watt, dan perbedaan suhu antara heatsink dengan kuningan paling tinggi sebesar 19,9ºC pada hari ke-3 pukul 12:00-13:00. Dapat disimpulkan bahwa pelapisan warna hitam pada penghantar panas kuningan sangat berpengaruh terhadap penyerapan panas matahari dan daya listrik lebih besar bila dibandingkan dengan penghantar panas kuningan tanpa pelapisan warna hitam. Penelitian ini sebagai referensi pilihan pembangkit listrik terbarukan yang memanfatkan energi matahari selain panel surya. Kata kunci : energi, generator, terbarukan, termoelektrik
Simulasi Sistem Proteksi Motor Induksi Tiga Fasa Terhadap Gangguan Menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) Omron CP1H Berbasis Cx-Programmer 9.6 Chandra Purianto Juwono; Joko Joko; Bambang Suprianto; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p409-415

Abstract

Pada era industri 5.0 perkembangan teknologi sangat pesat, penggunaan motor induksi tiga fasa di industri juga meningkat untuk menunjang pada industri, maka dari itu dibutuhkan sistem proteksi. Penelitian ini bertujuan membuat simulasi proteksi pada motor induksi tiga fasa menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) sebagai kontrol, untuk terhindar dari gangguan-gangguan seperti suhu berlebih, arus berlebih, tegangan berlebih dan tegangan kurang yang dapat menyebabkan kerusakan pada motor induksi tiga fasa. Tujuan dari proteksi yaitu dapat meningkatkan kinerja dari motor induksi tiga fasa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen melalui simulasi yang menggunakan CX-Programmer sebagai pemrograman dan CX-Designer sebagai visualisasi. Teknik analisis dengan membandingkan hasil simulasi dengan perhitungan. Untuk memproteksi motor induksi tiga fasa dibutukan komponen yaitu Temperature Controller (TC), Over Current Relay (OCR) dan Phase Failure Relay (PFR). Batas maksimum atau minimum pada TC sebesar 50 ℃ , OCR sebesar 3,421 A dan PFR sebesar 399 V untuk tegangan maksimum, dan 342 V untuk tegangan minimum, jika melebihi atau kurang dari nilai tersebut maka komponen-komponen tersebut mengirimkan sinyal pada PLC ketika terjadi gangguan untuk mematikan motor induksi tiga fasa, hasil penelitian pada simulasi dijalankan, ketika besaran-besaran pada motor listrik melebihi dan atau kurang dari batas-batas yang ditetapkan maka motor listrik berhenti bekerja. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi untuk merancang alat proteksi pada motor induksi tiga fasa. Kata Kunci : PLC, CX-Programmer, CX-Designer, Motor Induksi Tiga Fasa, Proteksi
Sistem Pengaturan Kelembaban Pada Prototype Budidaya Cacing Menggunakan Fuzzy Logic Berbasis Wemos D1 R2 Akhmad Muchlis Musyafa'; Puput Wanarti Rusimamto,; Endryansyah Endryansyah; Muhammad Syariffuddien Zuhrie
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p424-432

Abstract

Pengontrolan kelembaban tanah pada budidaya cacing tanah menjadi hal yang sangat penting bagi para pembudidaya agar tingkat produktifitas cacing tanah tinggi dan berkualitas baik. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat yang dapat menggantikan pekerjaan secara manual menjadi secara otomatis melalui sistem pengaturan kelembaban. Sistem pengaturan kelembaban tanah ini berbasis IoT (Internet of Things). Metode yang digunakan untuk mengatur kelembaban adalah metode fuzzy logic, dengan pembacaan kelembaban menggunakan sensor soil moisture, dan untuk user interface dapat menggunakan aplikasi Blynk yang akan dihubungkan ke alat. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pembudidaya cacing tanah dapat mengontrol kelembaban tanah dengan lebih efisien sehingga dapat meningkatkan perkembangan dan produktifitas cacing tanah menjadi lebih maksimal. Pembuatan alat dilakukan dengan merancang, membuat, dan menerapkankomponen-komponen sistem meliputi pompa air, LCD, blynk, DS18B20, soil moisture, IC L298N, fuzzy logic dan modul I2C. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa alat dapat berfungsi dan dapat dikembangkan dengan baik.Kata Kunci: Kelembaban tanah, Logika fuzzy, Wemos D1 R2
Monitoring Level Air Pada Tambak Udang Dengan Sensor Ultrasonic Berbasis Internet Of Things (IoT) Akbar Tahir Kalbii; Unit Three Kartini; Nur Kholis; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p433-439

Abstract

Untuk memonitoring permukaan tinggi air yaitu water level control dan penggunaan alternatif ini dapat menerapkan beberapa metode, tahanan geser, kawat resistansi, dan sensor ultrasonik. Penggunaan metode kawat resistansi, berikut adanya senyawa pada air bisa mengakibatkan perhitungan resistivitas yang berubah. Kekurangan kawat resistansi bisa korosi diakibatkan logam ditaruh dalam air saat proses pengukuran tinggi air dan bisa terjadi error pada hasil yang diakibatkan adanya dasar air yang berubah dangkal, sama dengan metode tahanan geser. Beda saat yang di gunakan adalah sensor ultrasonik, yang di peruntukan mengukur tinggi level air tanpa harus memasukan alat ke dalam air yang bisa mendapatkan hasil dengan metode eksperimen yang menghasilkan keakuratan dan daya tahan alat.pada eksperimen ini bertujuan juga menguji real team pada alat dan pada aplikasi monitoring otomatis dengan menggunakan blynk, Kerja sensor ultrasonik memanfaatkan kecepatan rambatan gelombang ultrasonik diudara yang baik di gunakan sebagai pengukur tinggi air pada tambak udang dengan menggunakan teknik sensor ultrasonic dengan perhitungan persentase error yang terjadi dengan rata-rata 0,1% dan teruji keakuratan real time pada alat ini. Dengan demikian pertimbangan tersebut dibuat dan di uji alat automatic water level control berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor ultrasonik dengan metode eksperimen memanfaatkan energi dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk energi yang cocok dipakai karena alat ini akan di tempatkan di luar ruangan yaitu di tambak udang. Kata kunci: Arduino IDE, Esp-32wroom-32, Internet of Things (IoT), Sensor Ultrasonik, Solar sel
Optimasi Sistem Monitoring Penghitung Produk Gula dengan Menggunakan SCADA Berbasis Distributed Control System (DCS) Muhammad Fahri Rizki Setiawan; Endryansyah Endryansyah; Subuh Isnur Haryudo; Achmad Imam Agung
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p463-470

Abstract

Distributed Control System (DCS) adalah sistem yang dapat mendistribusikan fungsi yang berbeda dan dapat digunakan untuk mengontrol suatu variabel proses dengan berbagai fungsi kontrol, seperti pemantauan dan optimasi dengan skala yang besar. Pada sebuah industri, penghitungan dan pencatatan produk barang yang keluar dari pengepakan akan disimpan ke dalam gudang merupakan proses yang sangat menyita banyak waktu serta tenaga, hal itu tentunya mempengaruhi tingkat efisiensi pada proses produksi. Pada salah satu industri gula yang dijadikan sebagai tempat penelitian, proses penghitungan dan pencatatan produk gula yang sudah di packing dan nantinya akan di simpan di dalam gudang saat ini masih dilakukan oleh tenaga manusia secara manual dalam pencatatannya. Dalam situasi tersebut, proses produksi akan terhambat, dan permintaan untuk proses produksi yang lebih cepat tidak akan terpenuhi. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan membahas tentang permasalahan tersebut dengan judul “Optimasi Sistem Monitoring Penghitung Produk Gula Dengan Menggunakan SCADA Berbasis Distributed Control System (DCS)”. Penelitian ini bertujuan agar dapat menigkatkan produktivitas dalam hal pencatatan dan pendataan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan dukungan software ABB Compact Control Builder sebagai media untuk melakukan proses simulasi. Dalam penelitian ini diperoleh hasil simulasi yang sesuai dengan apa yang diharapkan, serta sistem monitoring penghitungan produk gula bekerja dengan baik, mendapatkan data produksi gula paling banyak yaitu pada saat masa giling Raw Sugar, tanggal 23 Februari 2022, Shift 3, yang berjumlah 6.109. Sedangkan data produksi gula paling rendah didapatkan pada tanggal 11 Oktober 2021, Shift 2, yang berjumlah 3.897. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan mempermudah pekerjaan operator dalam melakukan pencatatan dan pendataan. Kata Kunci: ABB Compact Control Builder, DCS, Monitoring, SCADA
Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Dengan Pendeteksi Hujan Pada Instalasi Hidroponik NFT Tanpa Atap Berbasis Telegram BOT Andika Dwi Wibowo; Nur Kholis; Farid Baskoro; Endryansyah Endryansyah
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 11 No 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v11n3.p471-480

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat sebuah rancang bangun sistem kontrol dan memantau parameter nutrisi hidroponik serta dapat meminimalkan tercampurnya air hujan dengan air nutrisi pada instalasi hidroponik tanpa atap. Metode penelitian dilakukan mulai dengan study literatur dilanjutkan dengan perancangan hardware dan software, kemudian melakukan percobaan alat dan pengujian alat, yang terakhir melakukan analisis hasil dan pembahasan. Pada penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMCU ESP8266 serta menggunakan Bot API pada aplikasi Telegram sebagai sistem interface pengguna. Sistem dilengkapi dengan pendeteksi hujan yang dapat membuka kran output dari instalasi serta mematikan pompa utama pada hidroponik tanpa atap saat terjadi hujan. Dengan begitu air hujan yang masuk dan mengalir pada instalasi dapat terbuang dan tidak bercampur dengan air nutrisi hidroponik. Sistem mampu menjaga dan mempertahankan tingkat kadar nutrisi hidroponik dengan menambah dan mencampur air nutrisi jika air nutrsi berkurang dari bibir bak penampungan nutrisi. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi dari penggunaan nutrisi hidroponik. Dari pengujian pada penelitian ini didapatkan hasil pembacaan pada sensor TDS memiliki nilai eror rata-rata sebesar 2.77 %. Pembacaan suhu air memiliki nilai eror rata-rata sebesar 1.50 %. Sedangkan hasil uji pembacaan pH air memiliki nilai eror rata-rata 1.74 %. Sistem monitoring berbasis Telegram Bot yang digunakan memiliki respon waktu pengiriman rata-rata tertinngi 84,5 detik dan respon waktu pengiriman tercepat 5,3 detik. Kata kunci : Hidroponiik NFT, Sensor TDS, Sensor pH, Sensor Hujan, Telegram BOT
Sistem Positioning Robot Four-Omnidirectional Wheels Menggunakan MPU6050 dan Encoder Berbasis PD-Fuzzy Controller Nur Holis; Muhammad Syariffuddien Zuhrie; Endryansyah Endryansyah; Nurhayati Nurhayati
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 5, No 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v5i2.20138

Abstract

Robot beroda four-omnidirectional wheels merupakan robot autonomous yang dapat bergerak ke arah mana saja tanpa mengubah arah hadap robot tersebut. Sehingga tantangan utama dari robot ini yaitu sistem positioning yang hingga saat ini belum terdapat solusi absolut untuk mengatas permasalahan tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem kendali yang bisa memperbaiki dan mengurangi terjadinya eror positioning robot. Pada penelitian ini menggunakan kombinasi dua controller yaitu PD Controller dan fuzzy logic controller dengan algoritma switching controller yang diolah pada software STM32CubeIDE. Selain itu, pergerakan robot beroda four-omnidirectional wheels menggunakan inverse kinematika sehingga robot dapat menuju titik koordinat yang ditentukan dengan baik dan cepat. Sistem positioning pada penelitian ini menggunakan sensor MPU6050 sebagai pembaca orientasi hadap robot, dan sensor rotary encoder sebagai pembaca posisi robot di lapangan. Pengujian sistem positioning ini dilakukan dengan membandingkan antara positioning tanpa controller, Positioning Fuzzy Logic Controller, Positioning PD Controller dan Positioning dengan PD-Fuzzy controller pada pergerakan home to point, point to point, dan point to home. Diperoleh sistem Positioning dengan PD-Fuzzy controller menjadi yang terbaik dengan rata-rata eror 2,33 cm terhadap sumbu x dan 1,33 cm terhadap sumbu y, serta membutuhkan waktu 3,25 detik untuk mencapai setpoint.-- A four-omnidirectional wheels robot is an autonomous robot that can move in any direction without changing the direction it is facing. So that the main challenge of this robot is the positioning system which until now there is no absolute solution to overcome this problem. Therefore we need a control system that can improve responses and reduce the occurrence of robot positioning errors. In this research, a combination of two controllers was used, namely the PD controller and the fuzzy logic controller with a switching controller algorithm that was processed in the STM32CubeIDE software. In addition, the movement of the four-omnidirectional wheels robot uses inverse kinematics so that the robot can go to the coordinates that are determined properly and quickly. The positioning system in this study uses the MPU6050 sensor as a reader for the orientation of the robot, and a rotary encoder sensor as a reader for the position of the robot in the field. Testing of the positioning system is carried out by comparing positioning without a controller, Positioning Fuzzy Logic Controller, Positioning PD Controller and Positioning with PD-Fuzzy controller on home to point, point to point and point to home movements. The Positioning system with PD-Fuzzy controller is the best with an average error of 2.33 cm on the x-axis and 1.33 cm on the y-axis, and takes 3.09 seconds to reach the setpoint.
Pengembangan Job Sheet PLC dan HMI Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Instalasi Motor Listrik HUDA RAKHMAWAN; Endryansyah Endryansyah
Journal of Vocational and Technical Education (JVTE) Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jvte.v5n2.p210-216

Abstract

Media Pembelajaran merupakan salah satu media yang efektif dan efisien untuk menyampaikan materi pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Hasil pengamatan yang telah dilakukan pada SMK Negeri 5 Surabaya, dalam program keahlian Teknik Tenaga Listrik yaitu belum adanya job sheet yang sesuai dengan peralatan yang ada di bengkel/lab sehingga kegiatan praktikum menggunakan peralatan praktik dirasa belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan job sheet programmable logic controller (PLC) dan human machine interface (HMI) yang layak digunakan pada mata pelajaran Instalasi Motor Listrik berdasarkan (1) validitas job sheet PLC dan HMI, (2) kepraktisan ditinjau dari respon peserta didik terhadap job sheet PLC dan HMI, (3) keefektifan ditinjau dari hasil belajar peserta didik menggunakan job sheet PLC dan HMI. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah peserta didik SMK Negeri 5 Surabaya kelas XII TTL 2 yang berjumlah 31 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan job sheet PLC dan HMI pada aspek validitas dinyatakan sangat valid dengan hasil rating sebesar 92,22%, aspek kepraktisan dinyatakan sangat praktis dengan hasil rating sebesar 91,6%. Dari hasil uji coba menggunakan desain one shot case study dan uji t dengan signifikansi (α) 0,05, yakni pencapaian kompetensi sikap peserta didik memiliki rata-rata 94,58 dengan nilai signifikansi 0,000, kompetensi pengetahuan memiliki rata-rata 93,16 dengan nilai signifikansi 0,000 dan kompetensi keterampilan memiliki rata-rata 95,11 dengan nilai signifikasi 0,000, sehingga dapat disimpulkan job sheet PLC dan HMI pada mata pelajaran Instalasi Motor Listrik di SMK Negeri 5 Surabaya dinyatakan layak digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: HMI, Instalasi Motor Listrik, Job Sheet, PLC