Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JE-Unisla

Deteksi dan Klasifikasi Sinyal Listrik Non-Stasioner yang Mengandung Masalah Kualitas Daya Menggunakan Transformasi Hilbert Huang Mohammad Jasa Afroni; Oktriza Melfazen
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je.v2i2.81

Abstract

Makalah ini menyajikan klasifikasi sinyal listrik non-stasioner yang mengandung masalah Kualitas Daya (KD) berbasis Transformasi Hilbert Huang (THH) dan Jaringan Saraf Tiruan (JST). Transformasi Hilbert Huang (THH) adalah metode analisis sinyal yang relatif baru, yang terdiri dari dua tahap - Dekomposisi Mode Empiris (DME) dan Transformasi Hilbert (TH). Proses DME menguraikan sinyal menjadi komponen – komponennya dalam bentuk Fungsi Mode Intrinsik (FMI) sementara TH digunakan untuk memperoleh amplitudo dan frekuensi sesaat dari masing-masing FMI. Fitur yang diekstraksi melalui THH digunakan untuk melatih JST guna mengenali kelas sinyal yang diproses. Kelas sinyal yang diidentifikasi mulai dari sinyal normal, interupsi, sag, swell, harmonisa, transien, dan gabungannya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kombinasi THH dan JST dapat secara efektif mendeteksi dan mengklasifikasikan sinyal yang mengandung berbagai masalah KD.
PENERAPAN SCADA BERBASIS IOT UNTUK SIMULATOR KONTROL PANEL PADA CONTOH KASUS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTM) Amin Supriyono; M. Jasa Afroni; Oktriza Melfazen
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 7, No 2 (2022): JE-UNISLA
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v7i2.889

Abstract

Beberapa PLTM di Indonesia belum dilengkapi dengan sistem SCADA. Ketiadaan sistem SCADA mengakibatkan pengoperasian PLTM harus dilakukan secara konvensional. Dengan sistem SCADA, pengawasan pada peralatan dapat dilakukan secara terus menerus dan terpusat sehingga pengoperasian peralatan bisa lebih optimal. Penambahan/pemasangan suatu alat (sistem SCADA) yang terkait dengan sistem operasi PLTM, tentu memerlukan ijin dari pihak pengelola PLTM. Agar dapat menggambarkan dampak adanya sistem SCADA pada sebuah PLTM tanpa harus melakukan pemasangan secara langsung pada sistem PLTM, maka diperlukan adanya simulator yang dapat digunakan sebagai interface untuk menghubungkan antara sistem SCADA dengan sebuah prototype kontrol panel PLTM yang dapat menggambarkan proses atau alur pengoperasian sebuah PLTM secara ringkas. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode eksperimental. Penelitian ini menghasilkan sebuah simulator kontrol panel berbasis SCADA yang menggunakan IoT sebagai kontroller serta internet sebagai perantara untuk menghubungkan manusia dengan simulator. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu Simulator dianggap membantu dalam mempelajari bagaimana mendesain sebuah sistem SCADA dengan menggunakan IoT, serta menjelaskan bagaimana alur proses PLTM dan apa saja yang dikontrol dan diawasi.