Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Pakar

PERHITUNGAN TENAGA DORONG dan ISI AWAL MINYAK PADA RESEROVIR “H” MENGGUNAKAN METODE MATERIAL BALANCE Paula Emerald Hosianna Rewarto Sagala; Onnie Ridaliani; Lestari Said
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2597

Abstract

Parameter reservoir yang paling penting untuk diketahui adalah isi minyakawal ditempat (Original Oil in Place ) yang dapat diproduksikan secaraekonomis. Pengertian isi minyak awal adalah jumlah total minyak mula-mulayang terdapat di dalam suatu reservoir. Perhitungan isi minyak awal pada suatureservoir memerlukan beberapa parameter, yaitu data tekanan, temperatur, faktorvolume formasi gas, faktor volume formasi minyak, faktor volume formasi air,faktor volume formasi dua fasa dan kelarutan gas dalam minyak. Isi minyakawal pada Reservoir “H”adalah sebesar 25 MMSTB yang didapat dariperhitungan menggunakan metode volumetrik. Penelitian ini dilanjutkandengan menentukan jenis tenaga pendorong yang dihitung denganmenggunakan tiga metode yaitu Drive Index, Kualitatif, dan MetodeGanesh Thakur. Setelah menganalisa tenaga dorong dengan k e t i g a metodetersebut dapat disimpulkan bahwa jenis tenaga pendorong pada Reservoir“H” ini adalah solution gas drive.Setelah mengetahui jenis tenaga dorong dariReservoir “H”, setelah itu dapat dilakukan perhitungan isi mimyak awalditempat. Berdasarkan perhitungan dengan Metode Material Balance didapatisi minyak awal ditempat adalah sebesar 25,28 MMSTB yang dimanamempunyai persen kesalahan 1,01% jika dibandingkan dengan isi minyakawal yang dihitung dengan menggunakan metode volumetrik yaitu sebesar25 MMSTB. Perhitungan isi awal minyak yang kedua menggunakan metodeperhitungan M a t e r i a l B a l a n c e S t r a i g h t L i n e Havlena-Odehdidapatkan nilai isi minyak awal (Original Oil in Place) pada Reservoir “H”adalah senilai 25,75 MMSTB,yang dimana mempunyai persen kesalahansebesar 1,02% jika dibandingkan dengan isi minyak awal yang dihitung dengan25MMSTB.
PERHITUNGAN ISI AWAL MINYAK DI TEMPAT DAN PERAMALAN PRODUKSI PADA LAPISAN “E” LAPANGAN “JUY” Mohamad Reza Pradana; Onnie Ridaliani; Lestari Said
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2613

Abstract

Lapisan “E” Lapangan “JUY” ini berlokasi di Cekungan Sumatera Selatan.Lapisan “E” Lapangan “JUY” ini telah dikembangkan sejak Desember 1969.Penentuan jenis tenaga dorong atau Drive Mechanism pada Lapisan “E”Lapangan “JUY” dengan menggunakan tiga metode yakni metode kualitatif,Drive Index, dan Ganesh Thakur. Pada perhitungan isi awal minyak di tempat(Original Oil In Place) pada Lapisan “E” Lapangan “JUY” denganmengggunakan Material Balance Havlena – Odeh yang nantinya akandibandingkan dengan data volumetrik yang sudah tersedia. Lapisan “E”Lapangan “JUY” memiliki jenis tenaga dorong berupa Water Drive karenapada hasil analisa jenis tenaga dorong kualitatif nilai Gas Oil Ratio yang relatifkonstan dan nilai Water Cut yang tinggi, pada analisa Drive Index nilai WaterIndex yang lebih dominan, dan pada analisa Ganesh Thakur memiliki skemagrafik yang mirip dengan Water Drive. Nilai perhitungan isi awal minyak ditempat dengan menggunakan metode Material Balance Havlena - Odeh sebesar40 MMSTB. Dari hasil tersebut maka bisa ketahui bahwa perbedaan nilaiantara OOIP volumetrik dan OOIP yang didapatkan dengan menggunakanMaterial Balance Havlena - Odeh adalah sebesar 1% saja. Dengan menggunakansoftware OFM didapatkan hasil berupa forecast produksi yang diketahuisampai Maret 2030. Setelah melakukan forecast produksi, maka bisadidapatkan nilai Estimated Ultimate Recovery (EUR) sebesar 19.7569 MMSTBdan nilai Remaining Reserve (RR) sebesar 275.84 MSTB dengan Recovery Factor(RF) sebesar 49 %.