Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh nilai tukar, cadangan devisa dan pengeluaran pemerintah terhadap jumlah uang beredar di Indonesia Pranata, Julian; Militina, Theresia; Busari, Arfiah
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol. 8 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v8i2.10708

Abstract

Jumlah uang beredar adalah jumlah uang yang beredar ditangan masyarakat yang dapat berupa, uang kartal, uang giral dan deposito berjangka atau sering disebut jumlah uang beredar dalam arti luas (M2). Setiap perubahan jumlah uang beredar akan berpengaruh terhadap perekonomian, dengan demikian pengelolaan terhadap jumlah uang beredar harus dilakukan sangat hati-hati, dan mempertimbangkan pengaruh yang akan terjadi. Dasar pemikiran tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar (kurs), cadangan devisa dan pengeluaran pemerintah terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data kuartalan dari tahun 2008 sampai 2017, data diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan metode Regresi linear berganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara parsial nilai tukar, cadangan devisa dan pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap jumlah uang beredar. Koefisien regresi Nilai tukar (X1) sebesar 0.227 menyatakan bahwa setiap penambahan atau kenaikan inflasi sebesar 1% akan meningkatkan kurs sebesar 0.227%. Dengan catatan variabel lain dalam keadaan konstan. Koefisien regresi Pengeluaran pemerintah (X2) sebesar 0.018 menyatakan bahwa setiap penambahan atau kenaikan SBI sebesar 1% akan meningkatkan kurs sebesar 0.018%. Dengan catatan variabel lain dalam keadaan konstan. Koefisien regresi Cadangan devisa (X3) sebesar 0.167 menyatakan bahwa setiap penambahan atau kenaikan jumlah uang beredar sebesar 1% akan meningkatkan kurs sebesar 0.167%.
Analisis penyerapan tenaga kerja Susanti, Lisa Erawati; Militina, Theresia; Roy, Juliansyah
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v8i3.11547

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penentuan jumlah sampel dilakukan dengan rumus Slovin, diperoleh sebanyak 70 perusahaan dari 222 populasi perusahaan industri percetakan umum di Kota Samarinda, sehingga total responden yang digunakan adalah sebanyak 70 sampel penelitian. Teori ketenagakerjaan adalah adalah teori dasar yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antar variabel dalam penelitian ini. Variabel penelitian yang dipilih sebagai faktor yang memiliki pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja adalah variabel modal, produktivitas tenaga kerja, dan upah, dengan variabel produksi sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah analisis jalur. Hasil penelitian menyatakan bahwa modal, produktivitas, dan upah berpengaruh positif terhadap produksi, lalu variabel modal upah, dan produksi berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja sedangkan variabel produktivitas berpengaruh negatif terhadap penyerapan tenaga kerja, sementara variabel modal, produktivitas, dan upah berpengaruh secara tidak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja melalui variabel produksi.
Analisis Pengaruh Belanja Pemerintah Dan Tenaga Kerja Serta Investasi Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Dan Kemiskinan Di Kalimatan Timur Ping, Kristina; Militina, Theresia; Roy, Juliansyah
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol. 4 No. 4 (2019): November
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v4i4.6000

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menggunakan Analisis Path, hasil penelitian yang diperoleh menyimpulkan bahwa : Variabel belanja pemerintah secara langsung berpengaruh tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur.  Variabel tenaga kerja secara langsung berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimatan Timur. Variabel investasi terbukti secara langsung berpengaruh tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan  Timur Variabel belanja pemerintah secara langsung berpengaruh tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kalimantan Timur. Variabel tenaga kerja secara langsung berpengaruh  tidak signifikan terhadap Kemiskinan Provinsi Kalimatan Timur. Variabel pengaruh investasi terbukti secara langsung berpengaruh tidak signifikan terhadap Kemiskinan Provinsi Kalimantan Timur. Variabel Produk Domestik Regional Bruto terbukti secara langsung berpengaruh tidak signifikan terhada Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Timur. Variabel belanja pemerintah terbukti secara tidak langsung tidak berpengaruh terhadap Kemiskinan melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur.  Variabel tenaga kerja terbukti secara tidak langsung tidak berpengaruh terhadap Kemiskinan melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur. Variabel investasi terbukti secara tidak langsung berpengaruh terhadap Kemiskinan melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur..