Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN KESETARAAN PAKET C DI UPTD SANGGAR KEGIATAN BELAJAR KABUPATEN KARAWANG Mahmuda Ardiagarini; Ahmad Syahid; Ratna Sari Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.18287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi program pembelajaran kesetaraan paket C di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari satu orang kepala SKB Karawang, dua orang tutor, dan dua orang warga belajar yang menjadi sumber informasi dalam pelaksanaan program kesetaraan paket C. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi atau pelaksanaan program pembelajaran kesetaraan paket C di UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) kabupaten Karawang melibatkan beberapa indikator, antara lain latar belakang, materi, metode, teknik, media, pendekatan, sikap, waktu, dan biaya. Indikator-indikator tersebut saling terkait dan memastikan efektivitas proses pembelajaran. Namun, SKB ini masih menghadapi kendala dalam hal sarana dan prasarana yang kurang memadai, sehingga warga belajar mengalami kesulitan dalam menyimak pelajaran. Selain itu, peraturan yang kurang tegas menyebabkan kurangnya kedisiplinan dalam mengerjakan tugas atau evaluasi, dan fasilitas buku di perpustakaan yang tidak lengkap dan terawat dengan baik.
Pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Kalijati Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang Tika Santika; Dadan Ahmad Fadili; Ratna Sari Dewi; Ansori Ansori
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.16945

Abstract

Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat merupakan strategi dalam pembangunan yang berpusat pada masyarakat sebagai subjek pembangunan. Untuk memberdayakan masyarakat dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki desa dimana masyarakat tinggal. Pembangunan masyarakat bisa dimulai dengan melihat perilaku dan budaya masyarakat setempat. Pendampingan Pemberdayaan dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas dalam kesejahteraan masyarakat meliputi kesejahteraan keluarga, memandirikan masyarakat miskin, mengangkat harkat dan martabat masyarakat lapisan bawah. Salah satu pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Kalijati adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pengrajin Boneka. Usaha ini memiliki peran dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Community Empowerment Assistance is a strategy in community-centered development as the subject of development. To empower the community can be done by utilizing the local potential of the village where the community lives. Community development can be started by looking at the behavior and culture of the local community. Empowerment assistance is carried out in an effort to improve the quality of community welfare including family welfare, self-reliance for the poor, and raising the dignity of the lower strata of society. One of the community empowerment programs in Kalijati Village is Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of doll craftsmen. This business has a role in developing economic growth and employment in Kalijati Village, Jatisari District, Karawang Regency. 
IMPLEMENTASI PROGRAM KETAHANAN KELUARGA DI DPPKB KABUPATEN KARAWANG Samuel Roy Perdana; Tika Santika; Ratna Sari Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 10, No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v10i1.18520

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses dan hasil dari implementasi program ketahanan keluarga di DPPKB Kabupaten Karawang. Subjek dalam penelitian ini yaitu 4 orang narasumber yang terdiri dari 1 orang ketua pelaksana, 1 orang intruktur dan 2 anggota pkk. Teknik pengumpulan data yang diperoleh dalam penelitian ini dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahap-tahap penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu tahap persiapan/pra lapangan, tahap lapangan dan tahap analisis data. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data serta kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Proses pelaksanaan program ketahanan keluarga ini sudah berjalan dengan baik dengan tujuan mensejahterakan keluarga dan masyarakat sekitar melalui program-program yang ada. Materi yang diberikan sampaikan berupa proses menajemen keluarga serta pembinaan sumber daya manusia. Serta media yang berupa alat permainan atau edukasi dan buku dongeng bagi ibu-ibu yang memiliki anak. Adapun strategi yang diberikan berupa melakukan pembinaan kepada masyarakat. Dengan jenis evaluasi formatif dan sumatif. (2) Hasil pelaksanaan program ketahanan keluarga ini adanya peningkatan dalam kesejahteraan, kebutuhan (ketahanan fisik), taraf hidup (ketahanan ekonomi), pemberdayaan (ketahanan psikologi) dan kegiatan sosial (ketahanan sosial budaya) bagi keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga dengan adanya program ini mereka mendapatkan pengetahuan dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
Pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Kalijati Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang Tika Santika; Dadan Ahmad Fadili; Ratna Sari Dewi; Ansori Ansori
Abdimas Siliwangi Vol. 6 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.16945

Abstract

Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat merupakan strategi dalam pembangunan yang berpusat pada masyarakat sebagai subjek pembangunan. Untuk memberdayakan masyarakat dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki desa dimana masyarakat tinggal. Pembangunan masyarakat bisa dimulai dengan melihat perilaku dan budaya masyarakat setempat. Pendampingan Pemberdayaan dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas dalam kesejahteraan masyarakat meliputi kesejahteraan keluarga, memandirikan masyarakat miskin, mengangkat harkat dan martabat masyarakat lapisan bawah. Salah satu pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Kalijati adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pengrajin Boneka. Usaha ini memiliki peran dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Community Empowerment Assistance is a strategy in community-centered development as the subject of development. To empower the community can be done by utilizing the local potential of the village where the community lives. Community development can be started by looking at the behavior and culture of the local community. Empowerment assistance is carried out in an effort to improve the quality of community welfare including family welfare, self-reliance for the poor, and raising the dignity of the lower strata of society. One of the community empowerment programs in Kalijati Village is Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) of doll craftsmen. This business has a role in developing economic growth and employment in Kalijati Village, Jatisari District, Karawang Regency. 
PERAN PENDIDIK DALAM MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN KOLASE DI PAUD MOTEKAR X KABUPATEN KARAWANG Nabila Putri Ardiansyah; Ahmad Syahid; Ratna Sari Dewi
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 2 (2023): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i2.8023

Abstract

PAUD Motekar X Kabupaten Karawang masih kurang stimulan dari orang tua terhadap perkembangan fisik motorik halus, sehingga para pendidik perlu meningkatkan kemampuan fisik motorik halus para anak didik dalam kegiatan pembelajaran. Peran pendidik dalam pembelajaran salah satunya dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik halus anak didik yaitu melalui kegiatan kolase. Pengembangan kemampuan fisik motorik halus dalam kegiatan kolase bagi seorang anak didik merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan karena dalam kegiatan tersebut anak didik dapat bermain sambil belajar dan belajar sambil bermain sehingga mampu untuk melatih perkembangan kemampuan motorik halus serta sesuai dengan prinsip pendidikan di Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD).Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui data tentang peran pendidik dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase di PAUD Motekar X Kabupaten Karawang. (2) Mengetahui data tentang hasil dari peningkatan motorik halus melalui kegiatan kolase pada anak usia dini di PAUD Motekar X Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 orang pengelola, 2 pendidik, dan 2 orang tua anak didik. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Peran pendidik yang diterapkan di PAUD Motekar X Kabupaten Karawang yaitu peran pendidik sebagai fasilitator, pembimbing,dan motivator yang sudah terlaksana dengan baik dan berhasil meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase. (2) Hasil dari kegiatan keterampilan kolase adalah sebagian anak sudah mampu memilih bahan dan mengenal warna serta tekstur kemudian memadukannya pada bahan yang satu dan bahan yang lainnya sesuai pola. Dari segi kemampuan berbahasa anak didik yang sudah terlatih dan sosial emosional anak didik masih ada beberapa yang belum berkembang baik karena kurangnya ketelitian dan kesadaran pada saat mengerjakan pekerjaannya.Kata kunci : Peran Pendidik , Motorik Halus , Anak Usia Dini, Kolase
Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Siska Wulandari; Ratna Sari Dewi; Ika Rizqi Meilya
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 2 (2023): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v8i2.8003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan alat permainan edukati, perkembangan kreativitas anak usia dini, dan faktor yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini di PAUD Surya Kasih Kota Jakarta Timur. Pnelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di PAUD Surya Kasih Kota Jakarta Timur. Subjek penelitian terdiri dari satu orang pengelola, dua orang guru, dua orang tua, dan sepuluh pesrta didik. . Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Data penelitian diperoleh melalui teknik obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) penyampaian materi dengan menggunakan alat permainan edukatif berupa tujuan, media, materi, metode. Tahap pembimbingan meliputi pemilihan alat permaianan edukatif, pengarahan penggunaan alat permaian edukatif, dan penilaian. (3) perkembangan kreativitas anak usia dini adalah 0% Belum Berkembang (BB), 0% Mulai Berkembang (MB), 70% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 30% Berkembang Sangat Baik (BSB). (3) Faktor internal yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini melalui penggunaan alat permaian edukatif adalah faktor biologis dan faktor fisiologis anak usia dini. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini melalui penggunaan alat permaian edukatif adalah faktor lingkungan keluarga dan faktor lingkungan sekolah.