Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI Partono, -; Minarni, Tri
Dinamika Pendidikan Vol 1, No 2 (2006): December 2006
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Adakah pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi,adakah pengaruh lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi, adakah pengaruh disiplin dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi pada siswa kelas VIII semester I SMP Negeri 11 Semarang Tahun Ajaran 2004/2005?. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Semarang Tahun Ajaran 2004/2005 sebanyak 242 siswa. Pengambilan sampel yang berjumlah 60 siswa dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif persentase kemudian dianalisis dengan analisis regresi linier berganda, uji simultan dan uji parsial. Berdasarkan analisis deskriptif persentase menunjukkan bahwa tingkat disiplin belajar siswa termasuk dalam kategori tinggi dan untuk lingkungan belajar termasuk dalam kategori baik sedangkan untuk prestasi belajar mata pelajaran ekonomi termasuk dalam kategori cukup baik. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi Y= 3,629 + 0,030X1 + 0,028X2. Uji keberartian persamaan regresi dengan uji F, diperoleh Fhitung = 39,095 dengan probabilitas sebesar 0,000 dan lebih kecil dari 0,05. Besarnya pengaruh secara simultan atau bersama-sama dari disiplin belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi yaitu sebesar 57,8%. Diantara disiplin dan lingkungan belajar yang memberikan pengaruh paling besar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi secara parsial adalah disiplin belajar yaitu sebesar 25,50%, sedangkan lingkungan belajar berpengaruh lebih kecil sebesar 18,57%. Kata Kunci : Disiplin, Lingkungan, Prestasi Belajar
Dinamika Kebijakan REDD+ Di Kalimantan Tengah: Dari Implementasi Awal (2007–2012) Hingga Reaktivasi Tahun 2025: REDD+ Policy Dynamics in Central Kalimantan: From Initial Implementation (2007–2012) to Reactivation in 2025 Jemi, Renhart; Manuri, Solichin; Afentina, Afentina; Harinie, Luluk Tri; Perdana, Indra; Anshari, Rifqi; Yoyo, Yoyo; Minarni, Tri; Jagau, Yanedi; Uthan, Lyra Asaria; Sukarna, Raden Mas; Wahyudi , Wahyudi
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.23194

Abstract

ABSTRACTS The Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) Program is a global initiative aimed at reducing carbon emissions from the forestry sector. Central Kalimantan has served as a pilot province for REDD+ implementation in Indonesia since 2007 through various initiatives led by the government and international organizations. This study aims to analyze the initial implementation dynamics of REDD+ in Central Kalimantan in 2007, focusing on policies, implementing actors, and key challenges encountered. The research applies a descriptive qualitative approach, using literature review and policy document analysis. The results indicate that the period 2007–2012 was the readiness phase, during which institutional and policy frameworks were developed; the period 2013–2014 marked the implementation phase; and the period 2016 to the present represents the result-based payment phase. However, the early implementation faced several major challenges, including limited inter-agency coordination, low technical capacity, and weak synchronization between national and regional policies. Despite these obstacles, the early stage of REDD+ implementation in Central Kalimantan has provided an important foundation for the future development of climate and forest governance policies in Indonesia. KEYWORDS: Carbon Emissions, Program Implementation, Central Kalimantan, Forestry Policy, REDD+