sri artati waluyati
FKIP Universitas Sriwijaya

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR (SPPKB) TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAANSISWA KELAS XI SMAN 1 TEBING TINGGI Nena Ayu Putri; Sri Artati Waluyati; Emil El Faisal
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 2 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v1i2.4545

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan  Siswa Kelas XI SMAN 1 Tebing Tinggi. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah “apakah ada  pengaruh Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas XI SMAN 1 Tebing Tinggi ?” sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan  siswa kelas XI SMAN 1 Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan analisa data kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Tebing Tinggi Tahun Ajaran 2013/2014 berjumlah 155 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengambil 2 kelas, didapat jumlah sampel sebanyak 50 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan tes. Dari hasil analisis data tes melalui uji-t diperoleh nilai t hitung > t tabel atau t hitung =4,992 > t tabel = 1,677 pada tingkat signifikansi 5% (α=0,05). Dengan demikian menerima hipotesis kerja (Ha) yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dalam meningkatkan Hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan  siswa kelas XI SMAN 1 Tebing Tinggi.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB BELUM EFEKTIFNYA PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENYUSUNAN PERATURAN DESA (STUDI KASUS DI DESA SERI KEMBANG II KECAMATAN PAYARAMAN KABUPATEN OGAN ILIR) al mukri; Alfiandra alfiandra; sri artati waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 5, No 1 (2018): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v5i1.7895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab belum efektifnya peran Badan Pemusywaratan Desa dalam Penyusunan Peraturan Desa. Populasi adalah Aparatur Desa yang berjumlah 15 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan menggunakan sampel jenuh yaitu teknik penentuan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel, yaitu berjumlah 15 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan observasi. Teknik analisi data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dari kedua teknik pengumpulan data, dapat disimpulkan bahwa ada tiga faktor penyebab belum efektifnya peran Badan Permusyawaratan Desa dalam penyusunan Peraturan Desa yaitu faktor sumber daya yang meliputi keanggotan BPD tidak seluruhnya memiliki kemampuan menyusun Peraturan Desa, tidak adanya pelatihan khusus untuk penyusunan Peraturan Desa dan tidak ada anggaran atau dana yang dialokasikan untuk penyusunan Peraturan Desa, faktor inovasi yang meliputi rendahnya kreatifitas BPD dalam menggali aspirasi masyarakat dalam penyusunan Peraturan Desa, dan faktor adaptasi organisasi yang meliputi kurangnya sosialisasi kepada masyarakat pada setiap tahap penyusunan Peraturan Desa dan keanggotaan BPD belum terlalu dekat dengan masyarakat. Kata Kunci: Badan Permusyawaratan Desa, Peraturan Desa
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF QUIS TEAM TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN PKn DI SMP NEGERI 1 INDRALAYA UTARA Ayu Lestari; Emil El Faisal; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 1, No 1 (2014): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v1i1.4533

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah untuk menemukan pengaruh dari penerapan strategi pembelajaran aktif Quis Team terhadap keaktifan belajar kelas VII siswa pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Indralaya Utara. Penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan populasi semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Indralaya Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. kelas VII.c sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol VII.d. Data dianalisis menggunakan t-tes. Dari hasil analisis data, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan taraf signifikan sebesar 0,05% atau 5 %. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan rerata keaktifan belajar siswa. Pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang dapat diketahui rata-rata kelas kontrol yaitu 53,9% sedangkan rata-rata kelas eksperimen yaitu 75,3% selain itu juga berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji-t didapat bahwa thitung = 10,8 > ttabel = 1,999 dengan demikian hipotesis kerja (Ha) diterima
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BAGI GURU MATA PELAJARAN PPKn DI SMA NEGERI SE-KOTA PALEMBANG Dwi Anggi Wulandari; Emil El Faisal; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 3, No 1 (2016): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v3i1.4571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat implementasi kurikulum 2013 bagi guru mata pelajaran PPKn di SMA Negeri se-Kota Palembang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran  PPKn di SMA Negeri se-Kota Palembang yang berjumlah 44 orang. Sampel dalam  penelitian ini sebanyak 26 orang guru dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, dan angket. Instrumen diuji dengan menggunakan uji validitas, pengujian realibilitas. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan terhadap data penelitian dapat diketahui bahwa 78% responden menyatakan masih ada faktor-faktor penghambat implementasi kurikulum 2013 bagi guru mata pelajaran PPKn di SMA Negeri se-Kota Palembang yaitu kesulitan dalam membuat RPP sesuai dengan kurikulum 2013, kurangnya waktu dua jam untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, kurangnya materi pelajaran yang terdapat didalam buku PPKn kurikulum 2013, kesulitan dalam menilai sikap dengan cara observasi, penilaian diri, dan penilaian antar peserta didik, kesulitan melakukan evaluasi penilaian menggunakan penilaian otentik, belum sepenuhnya bisa menguasai IT, kurangnya minat baca peserta didik, kurang tersedianya alat dan media pembelajaran seperti laptop, LCD proyektor, minimnya akses internet di sekolah, dan kurang tersedianya buku kurikulum 2013 bagi pendidik dan peserta didik.
PENGARUH KETAATAN DALAM MENGIKUTI KEGIATAN JAM KE NOL TERHADAP PENINGKATAN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA SISWA DI SMA NEGERI 11 PALEMBANG Ririn Anggrini; Umi Chotimah; sri artati waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 4, No 2 (2017): Bhineka Tunggal Ika : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v4i2.7879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketaatan dalam mengikuti kegiatan jam ke nol terhadap peningkatan nilai-nilai religius pada siswa di SMA Negeri 11 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 642 orang dengan sampel sebanyak 20% dari populasi atau sebanyak 127 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan angket dan teknik dokumentasi. Dari hasil analisis data melalui uji regresi linier sederhana,  diperoleh nilai sig. sebesar  .000. Angka ini lebih kecil dari nilai ? = .05 (signifikansi 95%) atau dengan kata lain sig .000 < ? = .05.Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari ketaatan dalam mengikuti kegiatan jam ke nol terhadap peningkatan nilai-nilai religius pada siswa di SMA Negeri 11 Palembang dapat diterima kebenarannya atau dengan kata lain Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga apabila ketaatan dalam mengikuti kegiatan jam ke nol ditingkatkan, maka nilai-nilai religius pada siswa pun akan meningkat.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN MORAL REASONING TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMA NEGERI 10 PALEMBANG Amrina Rosyada; Umi Chotimah; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 2, No 1 (2015): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v2i1.4562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan moral reasoning terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 10 Palembang. Populasi adalahseluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Palembang berjumlah 415 orang. Teknik sampling yaitu purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 4 berjumlah 32 orang sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 5 berjumlah 32 orang sebagai kelas kontrol di SMA Negeri 10 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisa data dengan menggunakan uji-t. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pendekatan moral reasoning terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 10 Palembang. Hal ini terbukti dari hasil analisis rerata observasi keaktifan belajar di kelas eksperimen 80% sedangkan pada kelas kontrol 77%. Teknik analisa data menggunakan SPSS versi 21 untuk uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-test. Dari hasil pengolahan data dan analisis hasil penelitian diketahui taraf keaktifan belajar siswa meningkat dengan kriteria sangat aktif yaitu uji-t menunjukan thitung > ttabel yaitu 4,844 >2.000. Oleh karena itu penerapan pendekatan moral reasoning dapat dijadikan salah satu pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa