Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DEVELOPMENT OF STEM-BASED LENS ELECTRONIC MODULE IN OPTICAL COURSES FOR PHYSICS TEACHER PROSPECTIVE STUDENTS Fitriyani Fitriyani; Sudirman Sudirman; Nely andriani
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 8, No 2 (2021): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v8i2.15725

Abstract

Telah berhasil dikembangkan modul elektronik berbasis STEM pada materi lensa untuk mahasiswa calon guru Fisika pada mata kuliah optik yang valid dan praktis , penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Penelitian ini  bertujuan untuk menghasilkan produk yang menggunakan model pengembangan   Rowntree, dengan  tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pengembangan , dan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi digunakan evaluasi formatif Tessmer yaitu, self evaluation, expert review, one-to-one evaluation dan small group evaluation untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan modul elektorrnik. Aplikasi yang digunakan pada penelitian ini adalah flip pdf professional .Tahap expert review diperoleh  rata-rata skor pada tahap validasi isi sebesar 4,93 (sangat valid), validasi tampilan modul sebesar 4, 88 (sangat valid), dan pada validasi Bahasa sebesar 4,75 (sangat valid).Tahap one-to-one evaluation dinyatakan sangat praktis dengan rata-rata hasil penilaian angket tanggapan terhadap penggunaan modul elektronik sebesar 93,8%.pada tahap uji coba small group evaluation, rata-rata hasil penilaian angket ta  nggapan mahasiswa terhadap penggunaan modul elektronik yang dikembangkan yaitu sebesar 85,7 % dengan kategori sangat praktis.
STUDI KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA KELAS X PADA PEMBELAJARAN FISIKA POKOK BAHASAN SUHU DAN KALOR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DI SMA NEGERI 11 PALEMBANG Nisya Ulmiah; Nely Andriani; Apit Fathurohman
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 1 (2016): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v3i1.3429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterampilan proses sains dan aktivitas siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 5 di SMA Negeri 11 Palembang yang berjumlah 37 orang. Penelitian ini menggunakan mixed method research dengan model penelitian single group post-test only design yang dilakukan sebanyak empat kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan observasi. Hasil analisis data kuantitatif dan data kualitatif menunjukkan persentase keterampilan mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, menyimpulkan dan mengkomunikasikan termasuk dalam kategori tinggi dengan rentang skor 61- 80%. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terlaksana dengan baik dan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam kategori aktif serta berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan menunjukkan bahwa siswa dan guru sangat tertarik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Dapat disimpulkan secara keseluruhan gambaran keterampilan proses sains siswa di SMA Negeri 11 Palembang termasuk dalam kategori tinggi dalam setiap aspek keterampilan proses sains siswa dan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWASMA NEGERI SE-KECAMATAN ILIR BARAT I PALEMBANG PADA MATERI SUHU DAN KALOR DENGAN INSTRUMEN TTCI DAN CRI Rerrysta Yolanda; Hendri Syukur; Nely andriani
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 3, No 1 (2016): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v3i1.3434

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pemahaman konsep, jenis miskonsepsi, dantingkat miskonsepsi siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian dilakukan pada SMA Negeri se-Kecamatan Ilir Barat I Palembang dengan sampel 94 siswa kelas X yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen Thermal and Transport Concept Inventory (TTCI) yang dilengkapi Certainty of Response Index (CRI) dan wawancara. Analisis data deskriptif kualitatifdigunakan untuk mencari rata-rata CRI dan fraksijawaban benar dan jawaban salah. Hasil penelitian didapatkan 1) skor pemahaman konsep siswa rendah yaitu sebesar 45,28%, 2) terdapat 45,28% siswa paham konsep, 0% siswa kurang pengetahuan dan 54,72% siswa mengalami miskonsepsi, 3) siswa mengalami miskonsepsi pada seluruh konsep yang diujikan yaitu 32 % pada konsep pemuaian zat, 44% pada konsep perubahan pertambahan panjang terhadap perubahan suhu, 45% pada konsep sifat anomali air, 83% pada konsep perubahan fase, 53% pada konsep laju masukan panas terhadap perubahan suhu, 52% pada konsep suhu yang dibagi sama rata dan 82% pada konsep hubungan kapasitas kalor dengan perubahan suhu. Implikasi penelitian, guru perlu menganalisis pemahaman konsep siswa dan memilih strategi pembelajaran perubahan konseptual yang cocok untuk meningkatkan pemahaman konsep dan meremediasi miskonsepsi siswa.
A Systematic Review of the Use of Ordinary Differential Equations in Modeling the Dynamics and Control of Autonomous Vehicles Detrika Mawar Arrum; Akhsan, Hamdi; Nely Andriani; Wardah Amalia
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 7 No. 1: April 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v7i1.46608

Abstract

This systematic review aims to synthesize and critically evaluate the application of ordinary differential equations (ODEs) in modeling and controlling autonomous vehicle dynamics from 2020 to 2025. Following the PRISMA framework, 36 peer-reviewed journal articles and conference proceedings were selected and analyzed to map model types, control strategies, and their practical trade-offs. The review identifies six primary ODE-based modeling approaches kinematic, dynamic, linear, nonlinear, single-track, and two-track each exhibiting distinct balances among accuracy, computational demand, and real-time feasibility. Integration with control methods such as PID, LQR, Model Predictive Control (MPC), and nonlinear techniques reveals context-dependent performance: while MPC and sliding mode control offer high accuracy and robustness, they impose significant computational burdens; in contrast, PID and LQR are lightweight but limited in nonlinear or high-disturbance scenarios. Critical gaps persist, including insufficient real-world validation, limited fusion of physics-based ODEs with data-driven learning, scarcity of open dynamic datasets, and unresolved real-time implementation challenges. The study concludes that model–control selection must be mission- and hardware-aware, and calls for stronger empirical validation, standardized benchmarks, and hybrid architectures combining ODE rigor with machine learning adaptability.