Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : APTEK

PREDIKSI PREDIKSI LENGAS TANAH DI DAERAH GAMBUT TROPIS RIAU, INDONESIA Hugo Pratama; Sigit Sutikno; Muhammad Yusa
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 12, No. 02, Juli 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v12i2.301

Abstract

Desa Dompas merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan kebakaran lahan gambut pada Kabupaten Bengkalis. Selain faktor curah hujan yang rendah, kebakaran terjadi akibat musim kemarau yang berkepanjangan sehingga muka air tanah berada dikedalaman lebih dari 40 cm. Penurunan muka air tanah diikuti oleh kadar lengas tanah yang menurun. Pada penelitian ini dilakukan analisis regresi yang dapat digunakan untuk memprediksi lengas tanah di lahan gambut. Data yang digunakan untuk pemodelan adalah muka air tanah dan lengas tanah dari peralatan SESAME di desa Dompas. Analisis regresi dilakukan dengan menggunakan skenario tiga bulan dan enam bulan untuk mengetahui periode waktu mana yang dapat mewakili kondisi hidrologi di lapangan. Hasil penelititan menunjukkan bahwa analisis regresi menggunakan data tiga bulan dan enam bulan mewakili hasil terbaik prediksi lengas tanah dengan koefisien korelasi 0,66.
EVALUASI STRUKTUR PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE EMPIRIS DAN MEKANISTIK-EMPIRIS : Studi Kasus: Jalan Kubang Raya-Simpang Panam Fahrurrozi; Gunawan Wibisono; Muhammad Yusa
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 12, No. 02, Juli 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v12i2.351

Abstract

Tahapan evaluasi terhadap perkerasan lama sangat penting dilakukan untuk pengambilan keputusan rehabilitasi jalan, Metode empiris seperti AASHTO 93 menjadi rujukan yang cukup lama digunakan di Indonesia. diperlukan perbandingan kesesuaian desain empiris dengan mekanistik-empiris yang dapat memprediksi model kerusakan berdasar analisis pembebanan roda dan kualitas dari material. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi perkerasan lama melalui repetisi beban gandar standar hingga mengalami retak lelah (fatigue) dan alur roda (rutting), mengetahui kebutuhan tebal lapisan overlay metode empiris (AASHTO 93) dan mekanistik-empiris (Program Komputer KENPAVE), dan pengaruh variasi modulus resilient tanah dasar terhadap respon struktur perkerasan. Jalan yang diteliti adalah ruas jalan Kubang Raya-Simpang-Panam STA + 0,001 s/d +0.403. Struktur perkerasan terdiri dari lapisan permukaan dengan ketebalan 10 cm yang dianalisis dengan permodelan viscoelastic, lapis pondasi atas 20 cm, pondasi bawah 30 cm yang diasumsikan sebagai lapisan tanah dasar dengan ketebalan di tinjau hingga kedalaman 1 m dari permukaan yang dianalisis dengan permodelan non-linear elastic. Penelitian dimulai dengan pengolahan data lendutan yang diperoleh dari penyelidikan lapangan dengan peralatan Falling Weight Deflektometer sebagai data primer dari P2JN Provinsi Riau, keluaran proses backcalculation dengan formula AASHTO 93 dan perangkat Lunak ELMOD berupa modulus resilient tanah dasar dan modulus elastisitas yang digunakan untuk analisis overlay kedua metode. Data lalulintas ekivalen beban gandar dianalisis dengan menggunakan metode AASHTO 93 dan digunakan untuk analisis kedua metode. Dari hasil analisis, didapati kondisi perkerasan eksisting sudah mengalami fatigue dan rutting pada kondisi jalan lama, kebutuhan lapis tambah perkerasan dengan Program Komputer KENPAVE sebesar 18 cm berbanding 17 cm dengan metode AASHTO 93. Semakin besar nilai modulus tanah dasar, semakin kecil lapis tambah dan regangan yang terjadi serta semakin besar nilai repetisi yang dicapai hingga mengalami kerusakan fatigue dan rutting.