Yawma Wulida
Universitas Ubudiyah Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PENGENALAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU DI SMA NEGERI II BANDA ACEH Yawma Wulida; Herawati Herawati; Suci Rahmi Amjusfa; Rahmat Alimin; Silvia Rahmi; Dina Keumalasari Br Ginting; Lisnawati Lisnawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pengenalan Artificial Intelligence (AI) bagi guru di SMA Negeri 11 Banda Aceh dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi cerdas dalam pengembangan media pembelajaran interaktif di sekolah. Sebagian besar guru telah menggunakan teknologi digital, namun belum optimal dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu kreatif, adaptif, dan efisien dalam proses pembelajaran. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dasar AI serta keterampilan dalam mengaplikasikan berbagai tools berbasis AI untuk merancang media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan platform AI, praktik langsung, serta pendampingan dalam pembuatan produk media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan mampu menghasilkan contoh media pembelajaran interaktif seperti kuis digital, bahan ajar visual, dan konten presentasi berbasis AI. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam mendukung transformasi pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan teknologi di era digital. Kata Kunci: Artificial Intelligence, media pembelajaran interaktif, pelatihan guru, teknologi pendidikan
OPTIMALISASI LAYANAN PENDIDIKAN PASCABENCANA BANJIR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DAN SEKOLAH CERIA DI KABUPATEN PIDIE JAYA Herawati Herawati; Pardi Pardi; Rahmat Alimin; Rafni Fajriati; Yawma Wulida; Suci Rahmi Amjusfa; Rizki Julia Utama; Kurnia Rahmayanti; Tibyan Asyukri; Dina Keumala Sari Br Ginting; Lisda Yanti; Zahra Kesuma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie Jaya Aceh berdampak signifikan terhadap keberlangsungan pendidikan anak pada berbagai jenjang. Gangguan aktivitas belajar, keterbatasan fasilitas pendidikan, serta kondisi psikologis anak yang terdampak menjadi tantangan utama dalam proses pemulihan pascabencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan layanan pendidikan darurat melalui program Bimbingan Belajar (Bimbel) bagi siswa SMA dan Sekolah Ceria bagi anak TK dan SD. Program ini dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia melalui misi kemanusiaan berbasis sustainable university dengan melibatkan relawan pendidikan serta masyarakat setempat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan meliputi pendampingan akademik, penguatan materi ujian masuk perguruan tinggi, serta dukungan psikososial melalui permainan edukatif, storytelling, dan aktivitas kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa SMA serta membantu pemulihan kondisi psikologis anak TK dan SD. Program Sekolah Ceria terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan mengembalikan keceriaan anak pascabencana. Kata kunci: Pendidikan Darurat, Pascabencana, Sekolah Ceria, Bimbingan Belajar, Banjir. Abstract Flood disasters in Pidie Jaya Regency, Aceh, have significantly disrupted children's education across various levels. Learning interruptions, limited educational facilities, and psychological distress among affected children pose major challenges in post-disaster recovery. This community service activity aims to optimize emergency education services through tutoring programs for high school students and Fun School programs for kindergarten and elementary students. The program was implemented by Universitas Ubudiyah Indonesia through a sustainable university-based humanitarian mission involving education volunteers and local communities. The method used a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. Activities included academic mentoring, university entrance exam preparation, and psychosocial support through educational games, storytelling, and creative activities. The results indicate that the program improved students’ learning motivation and supported psychological recovery among young children. The Fun School program effectively reduced anxiety and restored children's emotional well-being after the disaster. Keywords: Emergency Education, Post-Disaster, Fun School, Tutoring, Flood.
ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN IPS DALAM KELAS INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANDA ACEH Yawma Wulida; Rafni Fajriati; Ayyu Wahifa Safira; Lisnawati Lisnawati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i2.5708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam kelas inklusi di Sekolah Dasar Negeri Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas, guru pendamping khusus, serta siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti pembelajaran IPS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan pembelajaran IPS dalam kelas inklusi meliputi perbedaan kemampuan kognitif siswa, keterbatasan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif, kurangnya media pembelajaran yang sesuai, serta keterbatasan waktu dalam memberikan pendampingan individual. Selain itu, pemahaman konsep abstrak dalam materi IPS menjadi tantangan utama bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan modifikasi metode pembelajaran, penggunaan media yang variatif, serta kolaborasi antara guru kelas dan guru pendamping khusus untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS di kelas inklusi. Kata Kunci: kesulitan belajar, IPS, kelas inklusi, sekolah dasar