Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

GAMBARAN TINGKAT STRES PADA KELUARGA YANG MEMILIKI PENDERITA GANGGUAN JIWA DI RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL M. Fatkhul Mubin; Tyas Andriani
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.42 KB)

Abstract

Stres merupakan perasaan yang paling umum dialami oleh pasien yang dirawat di rumah sakit  maupun keluarganya, apalagi sakitnya karena salah satu anggota keluarganya menderita gangguan jiwa. Stres keluarga yang muncul bisa berupa rasa malu, isolasi sosial, dan juga rasa kebingungan dalam pemenuhan kebutuhan treatment anggota keluarga yang sakit yang harus dilakukan secara terus menerus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada keluarga yang memiliki penderita gangguaan jiwa di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Desain penelitian menggunakan deskriptif eksploratif yaitu penelitian yang diarahkan untuk mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan didalam suatu komunitas atau populasi. Sampel penelitian ini adalahkeluarga yang memiliki anggota keluarga penderita gangguan jiwa dan yang datang ke RSUD Dr. H. Soewondo Kendal dengan jumlah sampel 78 orang. Tekniksampling yang digunakan adalah teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukanbahwa mayoritas responden mengalami stres sedang sebanyak 52 orang (66,7%), stres berat sebanyak 18 orang (23,1%), dan stres ringan sebanyak 8 orang (10,3%). Mayoritas responden berumur 36-60 tahun sebanyak 49 orang (62,8%), dan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 51 orang (65,4%). Dari hasil penelitian tersebut diharapkan RSUD Dr. H. Soewondo Kendal khususnya bagi Poli Jiwa dapat memberikan asuhan keperawatankepada klien dan keluarganya agar meningkatkan perawatan terhadap anggota yang menderita gangguan jiwa.Kata kunci : Stres, keluarga, gangguan jiwa
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN BPJS DI RSI KENDAL Eka Widyasih; M. Fatkhul Mubin; Eni Hidyati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.14 KB)

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS merupakan lembaga yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia menurut Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011. Setiap warga negara Indonesia dan warga asing yang sudah berdiam di Indonesia selama minimal enam bulan wajib menjadi anggota BPJS. Studi pendahuluan yang dilakukan pada peneliti dengan wawancara 10 masyarakat yang sedang membesuk saudaranya yang dirawat dirumah sakit, 6 orang mengatakan ruang pasien jamkesmas tidak nyaman, penuh pasien dan tidak adanya tempat untuk menunggu pasien, pasien sering ditelantarkan oleh tenaga kesehatan dan 4 masyarakat mengatakan dirawat dirumah sakit tidak mengeluarkan biaya walaupun tempatnya kurang nyaman tidak apa-apa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pelayanan BPJS di RSI Kendal. Penelitian ini merupakan deskriptif digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi sekarang. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang sedang berkunjung di Rumah Sakit Islam Kendal yang berjumlah 215 orang. Hasil penelitian didapatkan Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 123 orang (57,2%) sebagian besar responden berumur > 29 tahun sebanyak 154 orang (71,6%), sebagian besar responden berpendidikan SD sebanyak 96 orang (44,7%), sebagian besar responden ibu rumah tangga sebanyak 106 orang (49,3%), sebagian besar responden mempunyai persepsi baik terhadap pelayanan BPJS sebanyak 97 orang (45,1%). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan kesehatan seperti kehandalan, daya tanggap, jaminan, perhatian dan bukti fisik agar mendapatkan nilai kualitas pelayanan menjadi “Sangat Baik”