Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Penetapan Upah Tenaga Kerja Berdasarkan Waktu Standar di PT. Semen Tonasa Retnari Dian Mudiastuti; Irfan Saputra
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 20 No 1 (2016)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.51 KB)

Abstract

Standar waktu kerja digunakan dalam merencanakan jumlah produksi perusahaan sehingga dapat berpengaruh jumlah upah yang akan diterima oleh pekerja. Jika pemberian upah dilakukan secara tepat dan benar, maka pekerja akan lebih terpuaskan dan termotifasi dalam pencapaian tujuan dan peningkatan produktifitas dalam perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung waktu standar packing semen, menghitung kapastitas produksi ideal, menghitung standar upah tenaga kerja. Metode dalam penelitian adalah metode jam henti (stopwatch) yaitu metode pengukuran kerja secara langsung bersifat obyektif dan biasa diterapkan pada pekerjaan yang memiliki suatu siklus kerja yang berulang-ulang dengan jangka waktu pendek hingga panjang dengan menggunakan stopwatch sebagai alat untuk mengukur. Besarnya waktu standar yang diperoleh yaitu operator packer 2 (3,24 detik), operator packer 3 (3,06 detik), operator packer 4a (3,02 detik) dan operator packer 4b (3,05 detik) sehingga diperoleh rata-rata kapasitas produksi ideal jam normal kerja (8 jam) adalah 9319 sak. Upah berdasarkan waktu standar (Rp.1.906.160,00) lebih besar dari upah yang diberikan PT. Biringkassi Raya (Rp.1.425.760,00) kepada operator packer dan upah yang diberikan PT. Biringkassi Raya lebih besar dari upah minimum provinsi (Rp.1.100.000,00)
Pengembangan Kewirausahaan Rumahan yang Ramah Lingkungan untuk Meningkatkan Perekonomian Komunitas Perempuan Single Parent di Desa Tetebatu Kecamatan Pallangga Gowa Kifayah Amar; Syamsul Bahri; Mulyadi Hambali; Rosmalina Hanafi; Amrin Rapi; Sapta Asmal; Ilham Bakri; Farid Mardin; Muhammad Rusman; Saiful -; Irwan Setiawan; Syarifuddin M. Parenreng; Retnari Dian Mudiastuti; Nilda -; Nurfaidah Tahir; Nadzirah Ikasari; A. Besse Riyani Indah; Megasari Kurnia
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2022): Mengembangkan Kehiodupan Masyarakat melalui Kesatuan dan Kekuatan
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v5i2.298

Abstract

This community service program (PkM) focuses on empowering the single parent woman community in Tetebatu Village, Kec. Pallangga Kab. Gowa through socialization, training, and mentoring activities to improve skills in making environmentally friendly soap products. This PkM activity is carried out in collaboration between the Department of Industrial Engineering, Hasanuddin University and the Tetebatu Village Office, Pallanga District, Gowa Regency. The focus of this PkM is single parent women with the hope that they will be able to be economically independent through the business they run in the future. A total of 10 single parent women participated in the two-day activity which included introduction of environmentally friendly products, environmentally friendly soap-making production practices and discussions related to soap entrepreneurship opportunities and marketing strategies. During the implementation of this activity, pre-test and post-test were also conducted for participants as a way to measure the success of the activity. The results showed that participants' understanding of the definition of environmentally friendly increased by 80%. In addition, 90% of participants also understand the benefits of environmentally friendly products and about 60% of participants have understood the procedures, methods, and hygiene standards in making liquid soap after socialization and training.
Upaya Pencegahan Bahaya Ergonomi dan Risiko Gangguan Otot Rangka Pada Pekerja di Industri Pengolahan Hasil Ternak Kurnia, Megasari; Bakri, Ilham; Mudiastuti, Retnari Dian; Syamsul, Nadzirah Ikasari; Nadhira, Fathia Syifa
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): Mei (2025): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v11i1.10-15

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dialami oleh pekerja akibat pekerjaan. Kelelahan karena aktivitas kerja berulang dapat memunculkan risiko cedera tubuh. Salah satu aktivitas fisik yang terjadi dalam proses pengolahan hasil ternak yaitu pengangkutan bahan baku, pengolahan hasil ternak, hingga aktivitas pengemasan. Pekerja pengolahan hasil ternak dihadapkan pada faktor fisik di tempat kerja yang meliputi postur janggal saat bekerja, mengangkat beban berat, mengerahkan tenaga yang besar, dan melakukan kegiatan yang berulang. Risiko tersebut apabila tidak diperhatikan dapat menyebabkan pekerja mengalami cedera seperti nyeri, mati rasa, bengkak, kekakuan, dan lain-lain yang secara langsung dapat mempengaruhi produktivitas.Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja agar dapat bekerja dengan lebih aman, nyaman dan produktif dengan menerapkan prinsip-prinsip penanganan material secara manual dengan memperhatikan bahaya ergonomi, sehinga dapat mengurangi risiko gangguan otot rangka akibat kerja. Adapun metode yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan pengetahuan pekerja dengan melakukan pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pengukuran pre-test sebanyak 24 pekerja menjawab pertanyaan dengan jawaban 80% benar, kemudian setelah diberikan penyuluhan dan dilakukan post-test hasil menunjukkan adanya peningkatan bahwa seluruh pekerja di departemen produksi dapat menjawab >80% jawaban benar. Kesimpulannya setelah dilakukan pre-test dan post-test pada 37 pekerja menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait bahaya ergonomi dan risiko gangguan otot rangka akibat kerja (gotrak).
Socialization of Understanding Manual Material Handling and K3 for Manufacturing Industry Workers Megasari Kurnia; Ilham Bakri; Putri Indah Wardani; Retnari Dian Mudiastuti; Nadzirah Ikasari Syamsul
JURNAL TEPAT : Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 1 (2026): Environmental-based Awareness for Agile Community Strength
Publisher : Faculty of Engineering UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jurnal_tepat.v9i1.651

Abstract

This Community Service Program was conducted at a manufacturing company, PT. Andalan Fluid Sistem, which specializes in hydraulic and pneumatic cylinder services. The main issue faced by the partner company was the uneven level of workers’ knowledge regarding manual material handling techniques that comply with ergonomic and occupational safety and health principles. This program aimed to improve the knowledge of industrial workers in the manufacturing sector regarding Manual Material Handling (MMH) and Occupational Safety and Health (OSH) to support safe and productive work practices. The materials delivered included industrial ergonomics theory, Manual Material Handling (MMH), and Behavior-Based Safety (BBS) to provide workers with an understanding of the importance of proper manual material handling techniques. The program activities consisted of a pre-test, educational sessions, and a post-test involving 12 participants from managerial, production, and occupational safety departments. The analysis results indicated a significant improvement in workers’ understanding after participating in the program. Quantitatively, the post-test scores increased compared to the pre-test scores, with the average score rising from 5.4 in the pre-test to 9.2 in the post-test. Qualitatively, participants demonstrated high enthusiasm and a greater commitment to safe work practices. Overall, the program was effective in enhancing workers’ competence and awareness of ergonomics, while also strengthening the occupational safety and health culture within the manufacturing industry.