Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KEARIFAN LOKAL DAN PREFERENSI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KAMPUNG EBUNGFA, KABUPATEN JAYAPURA Alfons, Alfred Benjamin; Condro, Novita
DINAMIS Vol 19 No 1. Juli (2022): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v19i1.1192

Abstract

Manusia dalam aktivitas sehari-hari menghasilkan sampah sebagai sisa dari aktivitas atau kegiatan. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga tentunya meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk dan pola hidup konsumtif. Permasalahan sampah tidak hanya terjadi di daerah perkotaan tetapi juga di daerah perkampungan. Kampung Ebungfa merupakan salah satu kampung yang terletak di sebuah pulau di tengah Danau Sentani, Kabupaten Jayapura. Mengingat lokasinya yang berada cukup jauh dari pusat kota, maka diperlukan suatu konsep pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di lokasi tersebut. Salah satu aspek penting yang harus dipertimbangkan dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kampung Ebungfa adalah Aspek Sosial. Oleh karena itu, kearifan lokal dan preferensi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kampung Ebungfa perlu dikaji secara mendalam mengingat selama ini pelayanan pengangkutan sampah di Kampung Ebungfa belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kearifan lokal dan preferensi masyarakat di Kampung Ebungfa terhadap pengelolaan sampah rumah tangga yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, berupa analisis deskriptif dan deskriptif komparatif terkait pola penanganan sampah rumah tangga, kearifan lokal dan preferensi masyarakat terkait penanganan sampah rumah tangga yang dihasilkan oleh masyarakat. Hasil penelitian diperoleh bahwa Suku Sentani yang bermukim di Kampung Ebungfa pada prinsipnya telah memiliki pengetahuan kearifan lokal dalam penanganan sampah rumah tangga dan Pola penanganan sampah yang diinginkan oleh masyarakat yang bermukim di Kampung Ebungfa ialah sistem pengelolaan sampah secara individual oleh masyarakat, dimana masyarakat terlibat secara langsung dalam pengelolaan sampah yang meraka hasilkan melalui kelompok–kelompok masyarakat yang ada di sana.
Skrinning Fitokimia Pandanus julianetii Sebagai Sumber Pangan Fungsional Lokal Papua Condro, Novita
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v4i1.6182

Abstract

Pandanus julianetii or the local name is tuke, also called kelapa hutan is a commodity plant in the Papua Mountain area and has long been used by local people as food. This aims to identify bioactive compounds through phytochemical screening in extraction to find out and study the potential of Pandanus julianetii as a local functional food of Papua. Raw Pandanus julianetii was obtained from Yahukimo District. Pandanus julianetii used three treatments namely raw, burned, and smoked. Furthermore, the stages of sample preparation are made into powder and extracted. Phytochemical screening analysis includes alkaloid, flavanoid,and tannin tests. Phytochemical screening resulted showed that Pandanus julianetii contains flavonoids, alkaloids, saponins and tannins which are bioactive components and have functional properties.
ANALISIS KADAR LEMAK PADA PRODUK COKLAT DI RUMAH COKLAT KENAMBAI UMBAI KABUPATEN JAYAPURA Stefanie, Selmi Yohana; Condro, Novita; Mano, Natalia
Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Terpadu Santo Thomas Aquinas
Publisher : STIPER Santo Thomas Aquinas Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cocoa is a type of plantation plant that is very popular with preparations the fruit, chocolate is processed derived from cocoa beans. In Jayapura Regency, there is a household industry, the Kenambai Umbai Chocolate House, which processes fermented cocoa beans from farmers in the Nimbokran District, Jayapura Regency. The purpose of this study was to determine differences in fat content in chocolate bar products from the household industry, Kenambai Umbai Chocolate House, Jayapura Regency, and commercial chocolate products. The implementation of the fat content test was carried out at the Chemistry Education Laboratory, Cenderawasih University, Jayapura. The method used for the fat content in chocolate bars is a qualitative method because the analysis was carried out in the laboratory using the Soxhlet method. The fat content of chocolate at Kenambai Umbai Chocolate House after being tested for fat content using the Soxhlet method, in one package of chocolate with a net weight of 100 grams contains 21.4% total fat. Meanwhile, the SNI (Indonesian National Standard) for total fat in chocolate bars is > 31%. So it can be concluded that the fat content in chocolate products Kenambai Umbai Chocolate House does not meet SNI.