Soni Sisbudi Harsono
Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember Jalan Kalimantan No. 37 Kampus Tegalboto, Universitas Jember, Sumbersari, Jember 68121

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Performance Analysis of a Multi Seed Smart Dryer Machine for Drying Peanuts (Arachis hypogaea L.) Siswoyo Soekarno; Fina Firdiyanti; Soni Sisbudi Harsono; Bambang Marhaenanto
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 13, No 4 (2024): December 2024
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v13i4.1262-1271

Abstract

Peanuts are the second largest legume crop in Indonesia, both cultivated on farms and wild. In 2019-2023, Indonesia experienced a decline in peanut production due to the declining in harvesting area. In addition, this is also due to the poor quality of seeds in the cultivation process. This study aims to observe the performance of the Multi Seed Smart Dryer (MSSD) machine for peanut seeding. This research was conducted by observing changes in moisture content, drying rate, drying temperature, and peanut germination test results using the Multi Seed Smart Dryer machine. The results showed that the left side of all shelves experienced an increase in temperature because it was close to the heat source and the level of temperature uniformity was still said to be uniform because it did not exceed the uniformity limit. The peak drying rate occurred at the 12th hour and decreased further. Based on the results of the germination test, the dried beans have a germination rate of 83%. This is in accordance with the passing standard of seed quality according to the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia and International Seed Testing Association. Keywords: Drying, Multi Seed Smart Dryer, Peanut, Temperature.
PENGELOLAAN PANEN DAN PASCAPANEN KOPI BERBASIS PENERAPAN GOOD AGRICULTURE PRACTICES DI KEBUN KOPI RAKYAT LERENG IJEN KABUPATEN BONDOWOSO Soni Sisbudi Harsono; Siswoyo Soekarno; Sudaryanto Sudaryanto
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5694

Abstract

Penerapan Good Agricultural Practice (GAP) pada pengelolaan panen dan pasca panen kopi sangat penting untuk memastikan kualitas kopi yang optimal dan menjaga keberlanjutan produksi. GAP pada tahap pasca panen berfokus pada serangkaian praktik yang memastikan hasil panen kopi diproses dengan cara yang menjaga kualitas, kebersihan, serta keamanan produk kopi. Tujuan dari pelaksanaan PKM ini adalah memberikan pembimbingan dan pelatihan kepada petani kopi di Lereng Ijen Kabupaten Bondowoso agar dapat meningkatkan kinerja dalam pengelolaan dan pasca panen kopi yang sangat vital untuk memperbaiki dan meningkatkan kualias kopi yang merupakan andalan petani kopi di lereng Ijen ini. 1 Tahap Pertama. Pada tahap pertama ini dilakukan beberapa kegiatan diantaranya, a) observasi, b) kordinasi, dan c) kesepakatan dan kesepamaham antara tim pelaksana dengan petani. Dalam implementasinya, observasi merupakan kegiatan paling awal dan mendasar untuk mengumpulkan data serta mendeskripsikan permasalahan yang ada di lapangan [6]. 2) Tahap II adalah Kegiatan sosialisasi progam pengabdian kepada amasyarakat dan penerapan Good Agriculture Practice on Coffee (GAP on Coffee) pada pascapanen kopi dilaksanakan pada tahap ini. Hasil PKM ini adalah pemanenan yang selektif, pemrosesan yang teliti dan benar, pengeringan yang baik dan proses penyangraian serta pembubukan kopi yang sesuai SNI dengan kemasan yang aman dan higienis.