Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Berkala Ilmiah Pendidikan

Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam Di SMK Cendikia Lampung Supria Supria; Mispani Mispani; Tukiran Tukiran
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.86 KB) | DOI: 10.51214/bip.v1i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui sejauh mana efektivitas Mutu Pendidikan Agama Islam di . Secara lebih detail, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyususnan perencanaan peningkatan mutu, pengorganisasian, pelaksanaan program dan bentuk pengawasan yang dilaksanakan dalam Mutu Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan pemanfaatan observasi (partisipant observation), wawancara (indept interview), dan pengajian dokumen (dokumen study). Adapun langkah yang ditempuh dalam menganalisis data yaitu dengan cara menyusun data, menghubungkan data, mereduksi penyajian dan kemudian disimpulkan. Sedangkan untuk mencapai kepercayaan data penelitian yang telah dikumpulkan berikutnya di lakukan uji tingkat kepercayaan (Credibilitas) dengan cara perpanjangan keterikatan yang lama, ketekunan pengamatan, melakukan tringulasi, mendiskusikan dengan teman sejawat dan pengecekan anggota. Berdasarkan analisis penelitian, ditemukan Kecamatan Lempuing sebagai berikut: Perencanaan dilakukan melalui pemilihan dan penetapan kegiatan. Bentuk perencanaan meliputi: Pengaturan sumber daya, pengaturan sumber dana, pengembangan kurikulum dan pembinaan personil organisasi sekolah. Pengorganisasian dilaksanakan dengan proses perincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan setiap personil organisasi sekolah dalam mencapai tujuan organisasi. Pelaksanaan belum sepenuhnya mengikuti tahapan pelaksanaan pedoman umum pelaksanaan. Konsep dan tujuan kebijakan Manajemen Mutu Pendidikan Agama Islam belum dipahami secara utuh oleh pelaku kebijakan sebagai akibat dari pelaksanaan sosialisasi kebijakan yang masih temporer dan kurangnya komunikasi dan koordinasi di antara pelaku kebijakan. Pengawasan meliputi tiga tahapan, yaitu: Pengawasan pendahuluan, pengawasan yang dilakukan bersama dengan pelaksanaan kegiatan dan pengawasan umpan balik untuk mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah diselesaikan. Proses pengawasan yang dilakukan antara lain: Penetapan standar kegiatan, penentuan pengukuran kegiatan, pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata, membandingkan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-penyimpangan.
Implementasi Pendidikan Agama Islam Berwawasan Multikultural Di SMKN 1 Tegineneng Pesawaran Misbah Misbah; Mispani Mispani; Siti Roudhotul Jannah
Berkala Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Berkala Ilmiah Pendidikan
Publisher : Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.099 KB) | DOI: 10.51214/bip.v1i1.69

Abstract

Meneliti Implementasi Pendidikan Agama Islam di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) menarik dan perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural di SMKN 1 Tegineneng. Fokus penelitian ini hendak membahas bagaimana materi Pendidikan Agama Islam multikultural yang diterapkan? Metode apa saja yang diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam multikultural? Dan bagaimana evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam multikultural di SMKN 1 Tegineneng? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologis, dengan rancangan pendekatan studi. Untuk menggali data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya hasil dari teknik tersebut dipilih sesuai dengan fokus penelitian. Untuk melihat keabsahan data digunakan teknik trianggulasi data dan kemudian dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Setelah dilakukan penelitian secara menyeluruh tentang implementasi Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural di SMKN 1 Tegineneng, maka dapat disimpulkan bahwa: materi, metode dan evaluasi Pendidikan Agama Islam multikultural ini tepat digunakan dengan tujuan supaya bisa hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik dapat dilihat dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural dan dapat diukur dengan sikap keagamaan serta sikap sosial. Berbagai macam metode diskusi yang digunakan dalam pembelajaran PAI multikultural dengan tujuan agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan menggairahkan. Sehingga mempermudah dalam proses belajar mengajar baik bagi guru maupun peserta didik. Hal ini diharapkan untuk menunjukkan tingkah laku peserta didik yang saling menghargai, toleransi, apresiasi, dan tindakan peserta didik terhadap perbedaan budaya, agama, ras, suku lainnya.