Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI TUNGKU HEMAT ENERGI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBERSIHAN DAPUR DAN EFISIENSI BAHAN BAKAR DI UKM KERIPIK TEMPE Hety Handayani Hidayat; Nur Wijayanti; Ratna Satriani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i1.7969

Abstract

Abstract. Higienities includes the kitchen hygiene is very important for SMEs (Small Mesiem Entreprise) of snacks in order to minimize contamination to their products. Besides higienity, to increase their competitive advantages, SMEs must be more efficience to use resources. Hence, this activity was aim to improve the higienity of the kitchen and resource efficiency in SMEs of Tempe chips Yu Mudah in the Pliken, Kembaran, Banyumas. The method used was ipteks diffusion of the application of the furnace energy efficiency with patners partsipatif. The event was begun with a discussion to mining the main problems with partners, the importance of the application of GMP (Good Manufacturing Practices) on SMEs, manufacture of  furnace energy efficiency and metoring its usage, then calculated the fuel efficiency before and after using the new furnace. The results of this community service activity are increasing the efficiency of walls, roofs and production floors as well as the efficient use of fuel.     Abstrak. Higienitas termasuk kebersihan dapur sangat penting bagi UKM makanan ringan agar dapat meminimalisir kontaminasi pada produk yang dihasilkan. Selain higienitas ini, agar dapat bersaing UKM juga dituntut untuk melakukan efisiensi sumber daya. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatan kebersihan dapur dan efisiensi sumber daya pada UKM Keripik Tempe Yu Mudah di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan adalah difusi IPTEKS berupa penerapan tungku hemat energi dengan partsipatif dari mitra. Kegiatan diawali dengan diskusi permasalahan utama dengan mitra, sosialisasi pentingnya penerapan CPPB (Cara Pengolahan Pangan yang Baik) pada UKM makanan ringan, pembuatan dan pendampingan penggunaan tungku hemat energi serta perhitungan efisiensi bahan bakar sebelum dan sesudah penggunaan tungku hemat energi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan kebersihan dinding, atap dan lantai produksi serta efisiensi penggunaan bahan bakar.
Problematika dan Tantangan Pengembangan Industri Akuakultur di Desa Panembangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas dalam Mewujudkan Smart Fisheries Villages Taufik Budhi Pramono; Teuku Junaidi; Agung Cahyo Setyawan; Norman Arie Prayogo; Endang Hilmi; Hamdan Syakuri; Nur Wijayanti; Purwandaru Widyasunu; Undiono Undiono; Mas Yedi Sumaryadi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v5i.717

Abstract

Salah satu strategi pengembangan industry akuakultur adalah dengan menerapkan program smart fisheries villages (SFV) di perdesaan. Pencapaian target dan indikator keberhasilan di lapangan tidaklah mudah, banyak problematika dan tantangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika dan tantangan desa Panembangan Kecamatan Cilongok Banyumas dalam mewujudkan smart fisheries villages. Pelaksanaan penelitian dilakukan dengan survey aktif. Penggalian informasi data primer dilakukan menggunakan kuisioner, wawancara mendalam dengan pemerintah desa, dinas perikanan dan peternakan, kelompok pembudidaya, kelompok pengolah pemasar, koperasi dan bumdes serta focus group discussion (FGD) dengan multi stakeholder. Problematika dan tantangan yang dijumpai antara lain pengembangan sumberdaya manusia, kelembagaan, teknologi, bisnis, ekonomi, infrastruktur, ekonomi dan lingkungan. Permasalahan yang dijumpai merupak masalah fundamental yang harus diselesaikan. Penyelesaian masalah dan menjawab tantangan SFV tersebut perlu dilakukan dengan beberapa strategi pengembangan yang komprehensif, terarah, dan terukur.