Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI, MORALITAS, RELIGIUSITAS DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DALAM PENGELOLAAN DANA DESA Octaviyah, Dwi Nazilah; Munari, Munari
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i1.2412

Abstract

ABSTRAKHingga saat ini dana desa masih menjadi ladang bagi beberapa oknum untuk bertindak fraud. Selama tahun 2023 kasus korupsi tertinggi justru terjadi di sektor desa dengan total 187 kasus terungkap. Kajian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kompetensi, moralitas, religiusitas dan budaya organisasi terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan dana desa. Adapun pendekatan yang dipilih dalam studi ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan data primer. Proses pengumpulan data melibatkan penyebaran kuesioner kepada 80 responden. Responden diantaranya terdapat kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan atau bendahara desa, dan ketua BPD dari 20 desa di Kecamatan Laren. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan cara datang secara door to door ke setiap kantor pemerintah desa. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 30. Temuan dari uji F mengindikasikan bahwa seluruh variabel penelitian secara simultan mempengaruhi pencegahan kecurangan atau fraud. Temuan dari uji t mengindikasikan bahwa variable kompetensi dan religiusitas terbukti tidak mempengaruhi pencegahan kecurangan atau fraud. Sementara itu, variable moralitas dan budaya organisasi terbukti mempengaruhi pencegahan kecurangan atau fraud.Kata kunci: Budaya Organisasi, Dana Desa, Kompetensi, Moralitas, Pencegahan Fraud, ReligiusitasABSTRACTUntil now, village funds are still a field for some people to act fraud. During 2023 the highest corruption cases occurred in the village sector with a total of 187 cases revealed. This study was conducted to examine the effect of competence, morality, religiosity and organizational culture on fraud prevention in the management of village funds. The approach chosen in this study is a quantitative approach with primary data. The data collection process involved distributing questionnaires to 80 respondents. The respondents consisting of village heads, village secretaries, financial heads or village treasurers, and BPD chairmen from 20 villages in Laren sub-district. The questionnaires were distributed by going door to door to each village government office. The data that has been collected is then analyzed with multiple linear regression through the help of SPSS software version 30. Findings from the F test indicate that all research variables simultaneously affect fraud prevention. Findings from the t test indicate that the variables of competence and religiosity are proven not to affect fraud prevention. Meanwhile, the variables of morality and organizational culture are proven to affect the prevention of fraud or fraud.Keywords: Competence, Fraud Prevention, Morality, Organizational Culture, Religiosity, Village Funds
PENGARUH KUALITAS SDM, PEMANFAATAN TI, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENGELOLAAN DANA DESA DENGAN MODERASI KECERDASAN SPIRITUAL Timoriawan, Shanella Oktabilla; Munari, Munari
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i1.2430

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia, korupsi kemungkinan besar memengaruhi sektor pemerintahan desa, yang menunjukkan bahwasannya ada masalah signifikan dengan cara pengelolaan pendapatan desa. Ketidakmampuan dan kurangnya kesiapan otoritas desa untuk menangani jumlah uang yang relatif besar ialah satu diantara faktor utama. Sampel 102 pejabat dari 14 desa di Kabupaten Pandaan dipakai pada penyelidikan kuantitatif ini. Kuesioner menggunakan skala diferensial semantik 1–7 dipakai untuk mengumpulkan data. Dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0, metode analisis yang dipakai ialah Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan penelitian menunjukkan bahwasannya tidak setiap variabel independen secara langsung memengaruhi manajemen keuangan. Tidak ada dampak yang terlihat dari kualitas sumber daya manusia. Sebaliknya, sistem pengendalian internal serta pemanfaatan teknologi informasi sama-sama menyajikan kontribusi yang bermanfaat, dengan sistem pengendalian internal sebagai komponen yang paling penting. Telah dibuktikan bahwasannya kecerdasan spiritual memperkuat pengaruh manajemen keuangan dengan memoderasi hubungan antara manajemen keuangan dan kualitas sumber daya manusia. Namun, pada kenyataannya, variabel ini mengurangi dampak pengendalian internal dan teknologi informasi. Berlandaskan hasil ini, elemen teknis dan struktural mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap kinerja manajerial daripada nilai-nilai individual.Kata kunci: Kecerdasan Spiritual, Kualitas SDM, Pemanfaatan TI, Pengelolaan Dana Desa, Sistem Pengendalian InternalABSTRACTThe village government sector represents the most corruption-prone area in Indonesia, reflecting persistent and serious challenges in the management of village funds. A primary contributing factor is the limited capacity and lack of preparedness among village officials in administering relatively large financial resources. This study adopts a quantitative approach, involving a sample of 102 village officials across 14 villages within the Pandaan District. Questionnaires with a semantic differential scale from 1 to 7 were used to gather data. With the aid of SmartPLS version 4.0 software, the analysis was carried out using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that not every independent variable directly affects financial management. The impact of human resource quality is not statistically significant. On the other hand, the use of internal control systems and information technology both show beneficial effects, with internal control being the most important component. Furthermore, spiritual intelligence is found to moderate the relationship between human resource quality and financial management by strengthening its effect. However, it attenuates the influence of information technology utilization and internal control systems. These results suggest that the effectiveness of financial management is more reliant on technical and structural aspects rather than solely on personal value-based dimensions.Keywords: Human Resource Quality, Internal Control System, Spiritual Intelligence, Utilization of Information Technology, Village Fund Management.