Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN DAN STRATEGI PEMASARAN PADA PELAKU USAHA IKAN OLAHAN SELAMA KONDISI PANDEMI COVID-19: Change in Consumer Behavior and Marketing Stratesies in Fish Processing Bussiness during COVID-19 Pandemic Antonya Rumondang Sinaga; Ima Kusumanti
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Sains Terapan, Volume 11 Nomor 2, Tahun 2021
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.008 KB) | DOI: 10.29244/jstsv.11.2.20-32

Abstract

ABSTRAKIndonesia sebagai negara kepulauan terbesar memiliki potensi perikanan yang terbesar di dunia. Potensi perikanan tersebut dapat ditingkatkan dengan memberikan nilai tambah melalui produk ikan olahan. Memberikan nilai tambah pada produk mentah banyak disadari oleh masyarakat sehubungan dengan kondisi force majeure COVID-19 yang menciptakan tren produksi mandiri produk makanan olahan, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk diperjualbelikan kembali. Preferensi masyarakat akan konsumsi produk olahan ikan masih belum optimal, sehingga penulis tertarik untuk meneliti perilaku konsumen terhadap produk olahan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persepsi dan perubahan perilaku konsumen akhir dan konsumen bisnis serta strategi yang diambil terhadap produk ikan olahan dan kaitannya dengan kondisi pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantatif. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisa SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats). SWOT analisis dipakai untuk menganalisa faktor internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal yang terdiri dari peluang dan ancaman. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan yaitu mulai bulan Oktober sampai Desember 2020 dan digambarkan dalam matriks Internal External Factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koordinat analisis internal sebesar 0,79 dan koordinat analisis eksternal sebesar 0,85. Nilai ini menunjukkan bahwa preferensi konsumen terhadap produk olahan ikan berada pada kuadran I dan strategi pemasaran yang perlu dilakukan berupa strategi pertumbuhan agresif.Kata kunci : COVID-19, metode swot, olahan ikan, perilaku konsumen
Analisis Biaya Volume Laba Pada UMKM Kebab Palestina Uncle Hasan Antonya Rumondang Sinaga; Nadira Naira Zahra; Muhammad Fatih Fauzan Azhim; Nabilah Ratu Zahrah; Faldiena Marcelita
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62398/probisnis.v17i03.1592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara biaya, volume penjualan, dan laba pada UMKM Kebab Palestina Uncle Hasan menggunakan metode Cost Volume Profit (CVP). Penelitian dilakukan pada UMKM Kebab Palestina Uncle Hasan yang berlokasi di Kota Bogor dengan menggunakan pendekatan mixed methods yang didominasi metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Analisis yang dilakukan meliputi perhitungan biaya variabel, biaya tetap, contribution margin, dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total contribution margin usaha sebesar Rp118.485.200 mampu menutupi total biaya tetap sebesar Rp50.607.083 sehingga usaha memperoleh laba operasional yang baik. Produk kebab ayam memberikan contribution margin terbesar sebesar Rp55.046.400 karena memiliki volume penjualan tertinggi dan biaya variabel yang relatif rendah. Produk kebab sapi juga memberikan kontribusi laba yang cukup besar meskipun memiliki biaya bahan baku lebih tinggi, sedangkan produk kebab kambing memiliki contribution margin paling rendah akibat tingginya biaya variabel dan rendahnya volume penjualan. Hasil analisis Break Even Point menunjukkan seluruh produk telah melampaui titik impas sehingga usaha berada dalam kondisi menguntungkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian biaya produksi dan peningkatan volume penjualan menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas dan mendukung keberlanjutan usaha Kebab Palestina Uncle Hasan.
Analisis Kelayakan UMKM Gudhas Salad Menggunakan Metode Capital Budgeting Nisma Ardita Putri; Adelia Mutiara Dewi; Ines Shela Arzeti; Mochammad Raditya Nugraha; Muhammad Alfathdry Suwandi; Antonya Rumondang Sinaga
ACCOUNT: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan Vol 12 No 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/account.v12i2.7600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan sehat, dengan studi kasus pada usaha salad sayur “Gudhas Salad”. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, peluang bisnis makanan sehat semakin terbuka lebar. Namun, untuk memastikan keberlanjutan usaha, diperlukan analisis keuangan yang komprehensif melalui metode capital budgeting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan pemilik usaha, serta dokumentasi laporan keuangan. Metode yang digunakan dalam analisis kelayakan meliputi Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan dana proyek sebesar Rp44.092.216, dengan struktur pembiayaan berasal dari kombinasi modal sendiri dan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR). Perhitungan menunjukkan bahwa proyek memiliki nilai PP selama 1,6 bulan (sekitar 1 bulan 18 hari), NPV sebesar Rp122.850.429, IRR sebesar 52,2%, dan PI sebesar 6,8. Keempat indikator tersebut mengindikasikan bahwa investasi pada usaha Gudhas Salad sangat layak secara finansial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku UMKM dalam menyusun strategi investasi yang efektif dan rasional, serta mendorong lembaga keuangan untuk memberikan dukungan pembiayaan yang tepat sasaran