Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Deteksi mastitis subklinis pada kambing peranakan etawa di hanif fram dusun aik mual timur desa aik mual kecamatan praya kabupaten lombok tengah provinsi nusa tenggara barat Mardani; Kholik; Dina Oktaviana; Maratun Janah
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 5 (2026): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i5.6410

Abstract

The Etawa crossbred goat is a hybrid goat that plays a strategic role in the Indonesian livestock sector. A cross between the native Etawa goat from India and local Indonesian goats, this species has undergone a historical evolution that reflects the adaptation of modern livestock technology to tropical environments. Mastitis occurs when pathogens enter the udder through the milk ducts, from unhygienic milking processes, or wounds in the udder skin. The main causes are bacteria such as Staphylococcus aureus, Streptococcus spp., or Escherichia coli. The purpose of this study was to determine the detection of subclinical mastitis in Etawa crossbred goats and to determine the California Mastitis Test (CMT) score. It can be concluded that an average of 16 Etawa crossbred goat tail samples (lactaxes) were found to be 14 goat tail samples that were indicated positive for subclinical mastitis, with a detection rate of 87.5%. Subclinical mastitis is caused by several factors, including poor barn management, the age of the lactation and sow, and poor hygiene during milking, which can lead to contamination of healthy goats from sick PE goats.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN BERUPA PROAMINO PROTEIN DALAM PAKAN KOMERSIALTERHADAP PERFORMA BURUNG PUYUH FASE FINISHER Hasan Wirayuda; Dina Oktaviana; Candra Dwi Atma
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pakan pemegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan usaha eternakan unggas karna pakan adalah salah satu input produksi yang mempengaruhi produktifitas dan efisiensi usaha. Unggas membutuhkan protein sekitar 24-57 persen dari berat total makanan, namun kebutuhan optimumnya berkisar antara 3036 persen, Jika protein yang dikonsumsi tidak mencapai kebutuhan akan mengganggu kecepatan pertumbuhan,rancangan penilitian yang akan digunakan dalam penilitian ini adalah rancangan acak pengkap (RAL) dengan 5 (lima) perlakuan terdiri dari 1 (satu) kali ulangan.Masing-masing ulangan terdiri dari 4 burung puyuh jumlah sempel yang digunakan dalam penilitian ini yaitu 20 ekor burung puyuh yang berumur 6-8 minggu berdasarkan uji statistik one way anova dan lanjutkan dengan uji duncan didapatkan hasil uji statistik nilai P (P>0,05) maka dengan penambahan bahan pakan proamino protein dalam pakan komersial tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot potong. Sedangkan uji hasil statistik nilai (P) dapat disimpulkan penambahan proamino protrin dalam pakan komersial memberikan pengaruh nyata terhadap konsumsi pakan burung puyuh dan hasil uji satatistik (P) maka dapt disimpulkan bahwa penambahan proamino protein dalm pakan komersial memberikan pengaruh nyata terhadap peingkatan konsumsi pakan burung puyuh fase finisher Kata kunci: Performa burung puyuh, Substitusi proamino protein.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN BERUPA PROAMINO PROTEIN DALAM PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PRODUKSI KARKAS BURUNG PUYUH FASE FINISHER Ramdani Junaidi; Dina Oktaviana; Maratun Janah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pakan pemegang peranan penting dalam menentekuan keberhasilan usaha peternakan ungags karna pakan Adalah salah satu input produksi yang mempengaruhi produktifitas dan efesiansi dalam penambahan pakan proamino protein. Rancangan penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 (lima) perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 1 (satu) kali ulangan. Masing masing ulangan terdiri dari 4 ekor burung puyuh. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 20 ekor burung puyuh yang berumur 6-8 minggu. Berdasarkan uji statistik one way Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan didapatkan hasil uji statistik nilai p (P > 0,05) maka dengan penambahan bahan pakan proamino protein dalam pakan komersil tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot potong. Sedangkan hasil uji statistik nilai p (P < 0,05) dapat disimpulkan penambahan proamino protein dalam pakan komersil memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan bobot karkas burung puyuh, dan hasil uji statistik nilai P (P > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa penambahan proamino protein dalam pakan komersil tidak memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan persentase karkas burung puyuh. Kata Kunci: Proamino protein, bobot potong, bobot karkas, persentase karkas.
Implementation of Learning the Yellow Book Using the Classical Method (Halaqah) at the Anwarul Halimy Girl's Islamic Boarding School, Sesela, West Lombok Regency Zainiya Anisa; Dina Oktaviana; Ahmad Zainul Irfan; Farida Ariany
Global Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i3.1161

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the halaqah method in the teaching of classical Islamic texts (kitab kuning) and its influence on students’ comprehension abilities at Pondok Pesantren Putri Anwarul Halimy in Lombok Barat. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the halaqah method is conducted intensively and systematically, with 24 sessions held weekly and students grouped into three proficiency levels. The learning process involves text reading, grammatical explanation, makna gandul annotation, and interactive discussion. The halaqah method significantly enhances students’ abilities to read unvowelled Arabic texts, understand classical Arabic structures, and interpret the content of classical Islamic books. Furthermore, halaqah contributes to character building, spiritual development, and the cultivation of discipline among students. However, a major challenge identified is the limited number of teachers, which affects the effectiveness of ability-based grouping and results in some students struggling in higher-level halaqah sessions. Thus, although the halaqah method remains relevant and effective in contemporary Islamic education, it requires sufficient instructional personnel to optimize the learning process of yellow book.