Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Membina Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah Melalui Kartu Media Bergambar Pada PAUD Kelas B Khairul Huda; Ahmad Zainul Irfan; Baiq Sarlita Kartiani
Jurnal Dedikasi Madani Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.513 KB) | DOI: 10.33394/jdm.v1i2.7032

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih guru dalam menerapkan Strategi Guru dalam Membina Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah melalui Kartu Media Bergambar Pada PAUD Kelas B. Hal ini didasarkan atas masih kurangnya pengalaman dan keterampilan guru dalam mengemabangkan strategi pendekatan kontekstual. Target khusus yang dicapai dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan penguatan serta meningkatkan kecakapan guru dalam menggunakan strategi pendekatan pembelajaran kontekstual dalam membina kemampuan dasar mengenal huruf hijaiyyah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan yang bersifat partisipatif. semua guru yang ada di lembaga tersebut menjadi peserta pelatihan dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penguatan dan kemampuan guru dalam menerapkan strategi pendekatan media kartu bergambar. Setelah penguatan konseptual, Guru melakukan pendampingan intensif dalam praktik evaluasi dengan berdasar pada mekanisme evaluasi program yang terstandar mulai dari pemilihan program yang akan dievaluasi, formulasi tujuan, penentuan model evaluasi yang digunakan, pengembangan instrumen, pengumpula data, dan analisis data dari hasil evaluasi program. Untuk menjaga keberlanjutan hasil dari kegiatan ini, pendampingan terus dilakukan antara guru dengan Tim Pelaksan pengabdian sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat tercapai secara optimal
Pengaruh Model Bermain Peran Berbasis Budaya Lokal Terhadap Kemampuan Sosial-Emosional Anak Usia 5–6 Tahun Ahmad Zainul Irfan; Nurul Iman; Lalu Sirajul Hadi; Baiq Sarlita Kartiani
Jurnal Eduforia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA) Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of a local culture-based role-play model in enhancing the social-emotional competence of early childhood learners. Employing a quasi-experimental pretest–posttest control group design, the study involved children aged 5–6 years enrolled in early childhood education (ECE) institutions. The intervention was conducted over 6–8 weeks, consisting of 2–3 sessions per week using role-play scenarios derived from local folklore and cultural values. Social-emotional competence was measured using culturally adapted versions of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) and the Assessment, Evaluation, and Programming System (AEPS). ANCOVA results revealed significant improvements in the treatment group compared to the control group, particularly in areas of empathy, emotional regulation, and prosocial behavior. The intervention’s effectiveness was reinforced by high fidelity of implementation and active involvement of teachers and parents. These findings underscore the potential of integrating local cultural elements into learning models as a culturally responsive strategy to foster social-emotional development and curriculum relevance in ECE settings. The study recommends national-level adoption of such programs through targeted teacher training and community-based curriculum design as part of a sustainable early childhood education framework.