Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Membina Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah Melalui Kartu Media Bergambar Pada PAUD Kelas B Khairul Huda; Ahmad Zainul Irfan; Baiq Sarlita Kartiani
Jurnal Dedikasi Madani Vol 1, No 2 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.513 KB) | DOI: 10.33394/jdm.v1i2.7032

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih guru dalam menerapkan Strategi Guru dalam Membina Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah melalui Kartu Media Bergambar Pada PAUD Kelas B. Hal ini didasarkan atas masih kurangnya pengalaman dan keterampilan guru dalam mengemabangkan strategi pendekatan kontekstual. Target khusus yang dicapai dari kegiatan pelatihan ini adalah memberikan penguatan serta meningkatkan kecakapan guru dalam menggunakan strategi pendekatan pembelajaran kontekstual dalam membina kemampuan dasar mengenal huruf hijaiyyah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan yang bersifat partisipatif. semua guru yang ada di lembaga tersebut menjadi peserta pelatihan dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penguatan dan kemampuan guru dalam menerapkan strategi pendekatan media kartu bergambar. Setelah penguatan konseptual, Guru melakukan pendampingan intensif dalam praktik evaluasi dengan berdasar pada mekanisme evaluasi program yang terstandar mulai dari pemilihan program yang akan dievaluasi, formulasi tujuan, penentuan model evaluasi yang digunakan, pengembangan instrumen, pengumpula data, dan analisis data dari hasil evaluasi program. Untuk menjaga keberlanjutan hasil dari kegiatan ini, pendampingan terus dilakukan antara guru dengan Tim Pelaksan pengabdian sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat tercapai secara optimal
Pengaruh Model Bermain Peran Berbasis Budaya Lokal Terhadap Kemampuan Sosial-Emosional Anak Usia 5–6 Tahun Ahmad Zainul Irfan; Nurul Iman; Lalu Sirajul Hadi; Baiq Sarlita Kartiani
Jurnal Eduforia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Masyarakat Cita Insani (YAMACITA) Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66957/nx8jf628

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of a local culture-based role-play model in enhancing the social-emotional competence of early childhood learners. Employing a quasi-experimental pretest–posttest control group design, the study involved children aged 5–6 years enrolled in early childhood education (ECE) institutions. The intervention was conducted over 6–8 weeks, consisting of 2–3 sessions per week using role-play scenarios derived from local folklore and cultural values. Social-emotional competence was measured using culturally adapted versions of the Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) and the Assessment, Evaluation, and Programming System (AEPS). ANCOVA results revealed significant improvements in the treatment group compared to the control group, particularly in areas of empathy, emotional regulation, and prosocial behavior. The intervention’s effectiveness was reinforced by high fidelity of implementation and active involvement of teachers and parents. These findings underscore the potential of integrating local cultural elements into learning models as a culturally responsive strategy to foster social-emotional development and curriculum relevance in ECE settings. The study recommends national-level adoption of such programs through targeted teacher training and community-based curriculum design as part of a sustainable early childhood education framework.
Peningkatan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Kolaboratif Nengah Darmajaya; Ahmad Zainul Irfan
HARAPAN: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Psikologi Vol. 2 No. 1 (2025): HARAPAN: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Psikologi
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/harapan.v2i1.230

Abstract

Improving student engagement in learning mathematics is a major challenge in education today. This study aims to explore the effectiveness of a collaborative approach in active learning methods to increase student engagement. The method used is classroom action research, which involves cycles of planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that the implementation of the collaborative approach was able to significantly increase student participation, measured through observations and questionnaires administered before and after the intervention. Students showed increased motivation and cooperation in groups, as well as better understanding of mathematical concepts. The implications of this study can be used as a reference for educators to implement more interactive and collaborative learning methods, thus creating a more dynamic and enjoyable learning environment. This research is expected to make a positive contribution to the development of mathematics teaching methods in schools.
Implementation of Learning the Yellow Book Using the Classical Method (Halaqah) at the Anwarul Halimy Girl's Islamic Boarding School, Sesela, West Lombok Regency Zainiya Anisa; Dina Oktaviana; Ahmad Zainul Irfan; Farida Ariany
Global Education Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i3.1161

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the halaqah method in the teaching of classical Islamic texts (kitab kuning) and its influence on students’ comprehension abilities at Pondok Pesantren Putri Anwarul Halimy in Lombok Barat. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the halaqah method is conducted intensively and systematically, with 24 sessions held weekly and students grouped into three proficiency levels. The learning process involves text reading, grammatical explanation, makna gandul annotation, and interactive discussion. The halaqah method significantly enhances students’ abilities to read unvowelled Arabic texts, understand classical Arabic structures, and interpret the content of classical Islamic books. Furthermore, halaqah contributes to character building, spiritual development, and the cultivation of discipline among students. However, a major challenge identified is the limited number of teachers, which affects the effectiveness of ability-based grouping and results in some students struggling in higher-level halaqah sessions. Thus, although the halaqah method remains relevant and effective in contemporary Islamic education, it requires sufficient instructional personnel to optimize the learning process of yellow book.
PENGARUH KONSELING CBT SYSTEMATIC DESENSITIZATION TERHADAP KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN KELAS PADA SISWA SMA Athaya Faeruz Aisy Rizki; Ni Ketut Alit Suarti; Ahmad Zainul Irfan
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.10345

Abstract

ABSTRACT Speaking in front of the class is an important skill; however, not all students are able to perform optimally due to anxiety, which is characterized by nervous behavior, fear of making mistakes, and low self-confidence. This condition may negatively affect students’ academic achievement as well as social interaction. This study aims to analyze the effect of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) counseling techniques with a systematic desensitization approach on speaking anxiety among senior high school students. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design involving 7 students with high levels of speaking anxiety selected through purposive sampling. The limited sample size was used because this study was conducted as an initial intervention (pilot study) on a specific group. Data were collected using a speaking anxiety questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using a paired sample t-test as an inferential statistical test to examine differences before and after the intervention. The results showed that the implementation of CBT with systematic desensitization techniques significantly reduced speaking anxiety in front of the class, with a significance value of (p < 0.05). These findings indicate that the intervention is effective in helping students manage anxiety and improve self-confidence in academic situations. ABSTRAK Berbicara di depan kelas merupakan keterampilan penting, namun tidak semua siswa mampu tampil optimal karena mengalami kecemasan yang ditandai dengan perilaku gugup, takut melakukan kesalahan, dan rendahnya kepercayaan diri. Kondisi ini berpotensi berdampak pada pencapaian akademik maupun interaksi sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknik konseling Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan pendekatan systematic desensitization terhadap kecemasan berbicara di depan kelas pada siswa SMA.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest design yang melibatkan 7 siswa dengan tingkat kecemasan berbicara tinggi yang dipilih secara purposive. Jumlah sampel yang terbatas digunakan karena penelitian ini bersifat intervensi awal (pilot study) pada kelompok spesifik. Data dikumpulkan menggunakan angket kecemasan berbicara yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test sebagai uji statistik inferensial untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT dengan teknik systematic desensitization berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan berbicara di depan kelas, dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa intervensi yang diberikan efektif dalam membantu siswa mengelola kecemasan sehingga mendukung peningkatan kepercayaan diri dalam situasi akademik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Ahmad Zainul Irfan; Nurul Iman
Jurnal Pengetahuan dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Yayasan Baru Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas V SD Negeri 2 Basala. Rancangan tindakan mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif diambil dari hasil tes belajar siswa, dan data kualitatif diambil dari lembar observasi dan jurnal refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai hasil belajar siswa pada siklus I mencapai ketuntasan sebesar 68% dan siklus II meningkat menjadi 92%. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dengan persentase pada Siklus I sebesar 64,3%, dan pada siklus II meningkat menjadi 92,9%. Sedangkan aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan dengan persentase pada Siklus I sebesar 71,4%, dan pada siklus II menjadi 92,9%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas V MI NW Mertak Paok
Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Berhitung Melalui Permainan Balok di PAUD Mawwadatul Falah Yayu Khoerani Husni; Ahmad Zainul Irfan
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 1 No 1 (2022): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh membangun kemampuan berhitung anak TK dalam memahami konsep bilangan dengan menggunakan media permainan balok angka, masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Anak belum mampuh menemukan bermacam-macam berbagai macem pemecahan  masalah  2) Anak belum  mampu mengembangkan kemampuan logika matematika 3) kurangnya kemampuan dalam menggunkan media yang sesuai dengan kemampuan kognitif anak 4) kurangnya rangsangan dan pelatihan dari guru dalam media balok dalam meningkatkan dalam kemampuan kognitif anak. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) Yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 15 orang. Yang terdiri dari 7 orang anak perempuan dan 8 orang laki-laki. Alat pengumpulan data yang di gunakan penelitian adalah lembar observasi. Temuan hasil siklus I menunjukan bahwa perolehan anak yang tergolong kurang 3,33%, yang tergolong cukup adalah 20% yang tergolong baik adalah 66,7%, yang tergolong baik sekali adalah 10%. Dengan demikian kemampuan kognitif anak pertemuan I siklus I berada pada tingkatan kategori Baik sebesar 66,7%, belum maksimalnya pada saat dilakukan siklus I,Pada  siklus II dilakukan dengan menggunakan  balok maka  di peroleh data hasil siklus II tergolong baik sekali 96,7% , Berdasarkan urayan tersebut, dapat di simpulkan bahwa dengan menggunakan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak didik di Paud Mawwadatul Falah.