Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN MONUMEN KAPAL SELAM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KOTA SURABAYA Moch Nur Efendi; Anak Agung Ngurah Anom Kumbara; Ida Bagus Ketut Surya
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p07

Abstract

Wisata Monkasel telah ditetapkan sebagai salah satu daya tarik wisata heritage di kota Surabaya, tetapi masih perlu pembenahan dari segi perawatan, pengelolaan, inovasi dan pembaharuan Monkasel. Artikel ini membahas bagaimana pengelolaan dan strategi pengembangan Monumen Kapal Selam sebagai daya tarik wisata di kota Surabaya, Jawa Timur. Data diperoleh melalui observasi, kepustakaan, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis melalui skala likert, pendekatan matrik IE (internal eksternal) dan matrik SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil Monkasel sebagai sarana warisan nilai sejarah dan pengelolaannya memanfaatkan unsur-unsur manajemen, seperti: Men, Money, Methode, Materials, Machine, Market yang menghasilkan perhitungan matrik IFE dan EFE sebagai dasar dalam menentukan strategi, dan analisis. Selanjutnya dengan menggunakan matrik IE dan matrik SWOT dapat diketahui strategi yang perlu digunakan, yaitu pengembangan produk dan penetrasi pasar.
Pemberdayaan masyarakat berbasis kopi rakyat sebagai destinasi wisata di bongancina, kecamatan busungbiu, kabupaten singaraja Francisca Titing Koerniawaty; I Made Darsana; Moch Nur Efendi; Firman Sinaga; Bondan Pambudi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.74 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i1.22

Abstract

Desa Bongancina sangat cocok untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Institut Pariwisata Dan Bisnis Internasional, merespon peluang ini dengan mengambil bentuk kegiatan yang dikemas dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan diikuti dengan diskusi serta evaluasi akhir untuk mengukur tingkat capaian yang dihasilkan. Kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan pengabdian internal kampus IPB Internasional dengan mengembangkan upaya kemitraan pada masyarakat pelaku usaha di desa Bongancina. Kegiatan pengabdian dalam bentuk pendampingan di Desa Bongancina, terkait dengan pengembangan Desa Bongancina menjadi Desa Wisata, sudah berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini tampak dari antusias warga dari berbaga propesi untuk mengikuti kegiatan ini. Dukungan dari pihak kampus Institut Pariwisata Dan Bisnis Internasional berupa pendanaan dan bantuan sarana serta prasarana memiliki peran besar untuk keberhasilan kegiatan pengabdian ini. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini, sehingga program pengabdian kepada masyarakat Institut Pariwisata Dan Bisnis Internasional bisa selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Development of gastronomic tourism in the Bakas Klungkung tourism village I Putu Yoga Jaya Kesuma; Moch Nur Efendi; I Wayan Eka Mahendra
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243851

Abstract

Bakas Village is located in Klungkung Regency, Bali, Indonesia, and is known as a tourist village. Bakas Village offers visitors an authentic cultural and natural experience. Even though it may not be as big as culinary tourism destinations in larger areas, Bakas Village can provide a unique Balinese gastronomic tourism experience. Gastronomic tourism is a fun way to travel, while experiencing cultural diversity through food. Gastronomic tourism has a unique appeal because it allows tourists to explore new flavors and tastes. The development of gastronomic tourism in Bakas Village, Klungkung Regency, has local culinary potential as the main tourism attraction. This research aims to identify internal and external factors that influence the development of gastronomic tourism in Bakas Village, Klungkung Regency using a qualitative descriptive method through SWOT analysis (strengths, weaknesses, opportunities, threats). The results of this research found that by creating authentic culinary experiences through collaboration with industry players, involving local communities, utilizing digital technology, and partnerships with local educational institutions, Bakas Village can increase the visibility and attractiveness of gastronomic tourism.