Sri Haryati
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH SSP TEMATIK INTEGRATIF TERHADAP PENINGKATKAN KARAKTER KEJUJURAN DAN KEPEDULIAN SISWA KELAS II SD Sri Haryati
Jurnal Prima Edukasia Vol 4, No 2: July 2016
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.026 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v4i2.6144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh Subject Spesific Pedagogy (SSP) tematik integratif terhadap peningkatan: (1) karakter kejujuran, dan (2) karakter kepedulian pada siswa kelas II SDN Karet 1 Sepatan Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian nonequivalent-groups pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SDN Karet 1 Sepatan Tangerang yang terdiri atas empat rombongan belajar. Sampel penelitian ini sebanyak tiga kelas yang ditentukan menggunakan simple cluster random technique. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) pembelajaran menggunakan SSP tematik integratif berpengaruh positif dan signifikan dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan SSP tematik integratif terhadap peningkatan karakter kejujuran siswa SD (Sig.= 0,000 0,05). (2) Pembelajaran menggunakan SSP tematik integratif berpengaruh positif dan signifikan dibandingkan dengan pembelajaran tanpa menggunakan SSP tematik integratif terhadap peningkatan karakter kepedulian siswa SD (Sig.= 0,000 0,05).Kata Kunci: SSP tematik integratif, karakter kejujuran, karakter kepedulian, siswa SD THE EFFECT OF INTEGRATIVE THEMATIC SSP ON THE IMPROVEMENT OF CHARACTERS OF HONESTY AND CARE AMONG GRADE II ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS AbstractThis study aims to investigate the effect of the integrative thematic Subject-Specific Pedagogy (SSP) on the improvement of characters honesty and care among grade II students of SDN Karet 1, Sepatan, Tangerang. This was a quasi-experimental study employing the nonequivalent-groups pretest-posttest design. The research population comprised grade II students of SDN Karet 1, Sepatan, Tangerang, consisting of four classes. The sample, consisting of three classes, was established by means of the cluster random sampling technique. The results of the study are as follows. (1) The learning through the integrative thematic SSP has a more significant effect and positive than that without the use of integrative thematic SSP learning in terms of the improvement of elementary school students’ character of honesty (Sig. = 0.000 0.05). (2) The learning through the integrative thematic SSP has a more significant effect and positive than that without the use of integrative thematic SSP learning in terms of the improvement of elementary school students’ character of care (Sig.= 0.000 0.05).Keywords: integrative thematic SSP, honesty, care, elementary students
PENGARUH MODEL TIME TOKEN TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SDN MATAGARA KABUPATEN TANGERANG Devy Rizani Pajriati; Winda Dwi Hudhana; Sri Haryati
p-ISSN 2356-0576
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.344 KB) | DOI: 10.37729/btr.v6i11.5547

Abstract

Abstrak: Keterampilan berbicara sulit dikuasai oleh siswa karena berbicara membutuhkan kecakapan berbahasa.Model pembelajaran time token diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara siswa dengan model pembelajaran Time Token di kelas IV SDN Matagara Kabupaten Tagerang. Dalam penelitian ini digunakan metode Quasi Eksperimental dengan desain penelitian None equivalent Control Group Design. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Matagara Kabupaten Tangerang yang berjumlah 92 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas sebanyak 60 siswa yaitu kelas IV A yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas IV B yang berjumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes keterampilan berbicara berbentuk tes lisan. Untuk pengujian hipotesis pretes dalam penelitian ini digunakan uji , dari hasil uji  diperoleh hitung = 0,661 dan tabel = 2,0021  maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh keterampilan berbicara antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sedangkan untuk pengujian hipotesis postes dari hasil uji  diperoleh hitung = 5,950 dan tabel = 2,0021, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh keterampilan berbicara antara siswa yang diberi model pembelajaran Time Token dengan siswa yang diberi model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat diartikan bahwa keterampilan berbicara dengan menggunakan model pembelajaran Time Token lebih tinggi daripada menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci : Model Time Token, Keterampilan Berbicara
Analisis Peran Orang Tua terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 2 Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang Widia Kartika; Siti Nurhayati; Sri Haryati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.207 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6523

Abstract

Widia Kartika. Analisis Peran Orang Tua Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 2 SDN Pasirnangka Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Skripsi. Tangerang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Tangerang, 2022. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan pada siswa.Tujuan penelitian untuk mengetahui peran orang tua terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 di SDN Pasirnangka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes dan non tes. Non tes meliputi observasi,wawancara dan dokumentasi. Instrumen tes untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan. Instrument ini sudah diuji validitas dan reabilitas nya oleh dosen ahli. Hasil yang diperoleh pada tes kemampuan membaca permulaan adalah kurangnya perhatian dari orang tua siswa karena sibuk bekerja dan kurang nya pengetahuan tentang pentingnya peran orang tua dalam mendidik, memotivasi, memfasilitasi serta menjadi pembimbing dirumahnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Motivasi Belajar PKn Siswa Kelas V SDN Peninggilan 1 Mia Khofifaturrahmah; Sri Haryati; Saktian Dwi Hartantri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar Pkn siswa antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang menggunakan pembelajaran secara konvensional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eskperimental. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas V SDN Peninggilan 1, dengan mengambil sampel dua kelas sebanyak 64 siswa yaitu kelas VA berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VB berjumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar sebagai data utama dengan didukung lembar soal (test). Hasil pengujian hipotesis dengan uji t pada akhir pembelajaran (posttest) pada kelas kontrol dan kelas eksperimen pada kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh thitung = 3,11 dengan taraf signifikansi 95 % (? = 0,05) diperoleh ttabel = 1,998 karena 3,11 > 1,998 (thitung > ttabel) maka Ho ditolak. Hasil pengujian hipotesis dengan uji t pada skala motivasi (angket) pada kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh thitung = 6,751 dengan taraf signifikansi 95 % (? = 0,05) diperoleh ttabel = 1,998 karena 6,751 > 1,998 (thitung > ttabel) maka Ho ditolak. Dengan demikian pada akhir pembelajaran terdapat perbedaan motivasi belajar PKn siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh dan meningkatkan motivasi belajar PKn siswa kelas V.
Pengaruh Metode Picture and Picture terhadap Minat Belajar IPS Siswa Kelas V SD Negeri Jelambar 01 Pagi Jakarta Barat Fitri Alia; Saktian Dwi Hartantri; Sri Haryati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6605

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode picture and picture terhadap minat belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Jelambar 01 Pagi Jakarta Barat. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan non equivalent control group design. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Jelambar 01 Pagi Jakarta Barat. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa kelas V di SD Negeri Jelambar 01 Pagi Jakarta Barat, dalam pengambilan sampel peneliti dilakukan dengan Sampling purposive untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah test dan non test. Berdasarkan hasil analisis data yang dihitung maka dapat disimpulkan hasil uji t pada akhir pembelajaran (posttest) pada kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh diperoleh thitung = 8,06 dengan taraf signifikansi 95 % (? = 0,05) diperoleh ttabel = 2,00 karena 8,06 > 2,00 (thitung > ttabel) maka Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel artinya metode picture and picture mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat belajar IPS siswa kelas V di SD Negeri Jelambar 01 Pagi Jakarta Barat.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB SISWA LAMBAN BELAJAR DI KELAS IV SDN PETIR 3 KOTA TANGERANG Adinda Bilqis Azizah; Rahmawati Eka Saputri; Sri Haryati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1667

Abstract

This study aims to analyze the learning of slow learners and find out the causes of slow learning among students in the class IV B SD Negeri Petir 3 Tangerang city. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection methods of observation, interviews, questionnaires and documentation. The results of the analysis in this study showed that there were three slow learners in class IV B SD Negeri Petir 3 Tangerang city. The three slow learners in learning activities often lag behind their friends, getting grades below the Minimum Completeness Criteria (KKM), more passive, less focused when the teacher explains the material, and difficulties in memorizing and understanding. This is because the cognitive slow learning students are limited, so that every time they work on a problem given by the teacher, the answers are not in accordance with the questions and are filled in as best they can. This makes it difficult for teachers, because they do not only focus on students with special needs but also regular students. There are factors that cause the three students to learn slowly in class IV B namely Poverty factor and Parental Intelligence Factor.