Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Desain

Teknik Animasi Frame by Frame pada Karakter Ikan Badut dalam “Game Edukasi: Petualangan Ikan Badut” Yasa, Ngakan Putu Darma; Anggara, I Gede Adi Sudi
Jurnal Desain Vol 9, No 2 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.903 KB) | DOI: 10.30998/jd.v9i2.11482

Abstract

Game edukasi merupakan sebuah permainan digital yang diciptakan untuk membantu proses pendidikan. Materi pendidikan yang dikemas dalam bentuk game bisa berupa materi-materi yang diajarkan di sekolah. Game edukasi saat ini semakin pesat perkembangannya karena dipengaruhi oleh banyak pengembang game yang bermunculan. Pengembang game saat ini didukung oleh teknologi yang maju serta teknik-teknik animasi yang beragam untuk menciptakan game. Salah satu teknik yang digunakan dalam Game Edukasi: Petualangan Ikan Badut adalah teknik animasi frame by frame. Frame by frame merupakan teknik dalam animasi yang menggunakan beberapa gambar berbeda dalam setiap frame. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan teknik animasi frame by frame pada karakter game edukasi yaitu, Ikan Badut. Metode yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan implementasi. Hasil yang diperoleh yaitu implementasi teknik animasi frame by frame menggunakan sembilan gambar agar memperoleh gerakan animasi Ikan Badut. Sketsa desain hingga animasi Ikan Badut langsung dikerjakan pada software pengolah animasi yaitu Adobe Flash CS6. 
Perancangan Film Animasi 2 Dimensi Cerita Rakyat berjudul Terima Kasih Dewi Sri Yasa, Ngakan Putu Darma; Netera, Anak Agung Gde Raka Wiadi
Jurnal Desain Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v11i1.15458

Abstract

Saat ini, cerita rakyat yang disampaikan dengan cara mendongeng mulai tidak diminati. Hal tersebut disebabkan oleh rendahnya minat membaca teks yang terlalu panjang. Perkembangan teknologi yang cepat menyebabkan cerita rakyat semakin menghilang. Namun cerita rakyat tetap perlu dilestarikan dengan mengikuti perkembangan teknologi. Untuk mengembangkan cerita rakyat secara modern diperlukan media yang menarik serta mudah untuk dipahami. Tujuan dari penelitian ini adalah menyajikan cerita rakyat berbasis teknologi dalam bentuk film animasi 2 dimensi. Kelebihan yang ditampilkan dalam film terletak pada bagian penyampaian cerita menggunakan gambar bergerak serta diikuti dengan narasi monolog. Animasi memiliki tampilan yang estetik sehingga mampu menarik minat orang untuk melihat dan memahami isi cerita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, kuesioner, dan kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah berupa film animasi 2 dimensi. Film ini juga diujikan kepada remaja di Denpasar serta mendapatkan respon positif bahwa animasinya menarik, penyampaian cerita dan pesan moral mudah dipahami.