Glory Indira Diana Purba
Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN E-LEARNING MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MAHASISWA Glory Indira Diana Purba
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 2 (2021): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.68 KB) | DOI: 10.24114/sejpgsd.v11i2.27203

Abstract

This study aims to determine whether the application of e-learning in problem-based learning can improve the problem solving abilities of FMIPA Unimed students. The approach used in this research is descriptive qualitative research by actively involving through e-learning the actors in the learning process, namely lecturers and students, as well as other related subjects. This study's design consists of three stages: (1) the development of learning tools and research instruments, (2) the testing of learning tools and research instruments, and (3) the implementation of experiments. Keywords: Electronic Learning, Problem-Based Learning, Mathematica Problem Solving Ability
Pengembangan Modul Berbasis Problem Based-Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Self Efficacy Siswa Fiqri Subhan; Glory Indira Diana Purba
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.28345

Abstract

Abstrak Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy siswa menunjukkan perlunya pengembangan bahan ajar yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas modul pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi peluang dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-efficacy siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-A UPT SMP Negeri 37 Medan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket kepraktisan, angket respon siswa, angket self efficacy, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis persentase, dan uji Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan tergolong sangat valid dengan skor rata-rata 4,30 dari ahli materi dan 4,46 dari ahli media, sangat praktis berdasarkan respon guru sebesar 83,75% dan respon siswa sebesar 87,54%, serta efektif ditunjukkan oleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 93,75%, respon positif siswa sebesar 91,56%, peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai N-Gain 0,86 (kategori tinggi), dan peningkatan self-efficacy dengan nilai N-Gain 0,74 (kategori tinggi). Hasil penelitian ini memberikan kontribusi berupa alternatif bahan ajar yang efektif untuk mendukung pembelajaran matematika yang berpusat pada siswa serta meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy siswa.
KECEMASAN MATEMATIKA PADA SISWA SMA: TINJAUAN SISTEMATIS FAKTOR DAN INTERVENSI Rehana Rehana; Mutia Hafiza; Dwi Anggraini; Santa De Luisa Sitorus; Yokebet Hutapea; Glory Indira Diana Purba
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9971

Abstract

ABSTRACT Mathematics anxiety is a psychological issue commonly experienced by high school students and has a significant impact on conceptual understanding and academic achievement. This phenomenon is not only related to cognitive aspects but is also influenced by internal and external factors within the learning process. This study aims to identify the factors contributing to mathematics anxiety and to formulate effective interventions through a systematic review approach. The method employed is a systematic literature review based on PRISMA guidelines, involving identification, screening, eligibility, and inclusion stages of articles published between 2019 and 2025. The findings indicate that psychological factors, particularly low self-efficacy, negative thinking patterns, and fear of failure, serve as the primary determinants of mathematics anxiety, which are further reinforced by external factors such as an unsupportive learning environment and academic pressure. In addition, psychological interventions such as Cognitive Behavioral Therapy (CBT), along with pedagogical approaches like cooperative learning, have been proven effective in reducing anxiety levels. These findings confirm that mathematics anxiety is a multidimensional phenomenon that requires integrated treatment through both psychological and pedagogical approaches. Therefore, this study contributes a comprehensive synthesis that can serve as a foundation for developing more adaptive and supportive learning strategies. ABSTRAK Kecemasan matematika merupakan permasalahan psikologis yang banyak dialami siswa sekolah menengah atas dan berdampak pada pemahaman konsep serta hasil belajar. Fenomena ini tidak hanya berkaitan dengan aspek kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kecemasan matematika serta merumuskan intervensi yang efektif melalui pendekatan tinjauan sistematis. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA, melalui tahapan identifikasi, seleksi, kelayakan, dan inklusi terhadap artikel yang dipublikasikan pada periode 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor psikologis, terutama rendahnya self-efficacy, pola pikir negatif, dan ketakutan akan kegagalan, menjadi determinan utama kecemasan matematika, yang diperkuat oleh faktor eksternal seperti lingkungan belajar yang kurang kondusif dan tekanan akademik. Selain itu, intervensi berbasis psikologis seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) serta pendekatan pedagogis seperti pembelajaran kooperatif terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan. Temuan ini menegaskan bahwa kecemasan matematika bersifat multidimensional dan memerlukan penanganan yang terintegrasi melalui pendekatan psikologis dan pedagogis. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berupa sintesis komprehensif yang dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan suportif.