Tian Belawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POLITIK WACANA DI MEDIA SOSIAL TWITTER MENJELANG PEMILIHAN PRESIDEN INDONESIA 2014 Tian Belawati
Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Lakon
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.191 KB) | DOI: 10.20473/lakon.v4i1.1939

Abstract

Most of Indonesian politicians used internet and social media for campaign. The phenomena of twitwar, counter attack tweet, and black campaign using ironical and sarcasm words were massively appearing during presidential election which has been held in July 2014. The black campaign which was appearing pointed to represent characters of an actor or a candidate of president. This study is aimed to answer what topics written by cyber activists and politicians during January to April 2014, to find the discourse politics in representing the actors, and also to map the democratic action during campaign period in the twitter. The subjects of this study were twitter accounts of @Fadjroel, @PartaiSocMed, and @TrioMacan2000. The critical discourse analysis within critical linguistics approach by Theu Van Leeuwen was used to analyze the marginalization and the discourse politics. Theory of cyber culture, cyber sphere, and democratic in cyber space were used to be frameworks. The result tells that the sarcasm and ironical words were used to be discourse poltics in representing the actors. The ironical and sarcasm words were used as democratic form in social media which made youth as target readers considering youth were the most active users.
Peran Guru dalam Implementasi Deep Learning di Pendidikan Rosita, Tita; Astri Dwi Jayanti Suhandoko; Tian Belawati; Maximus Gorky Sembiring; Agus Joko Purwanto
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21194

Abstract

Background: Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran guru dalam penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) di bidang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mendistribusikan kuesioner kepada 54 guru yang berasal dari berbagai jenjang dan latar belakang pendidikan. Data dianalisis menggunakan teknik Weighted Mean Score (WMS) untuk memperoleh gambaran tingkat penerapan konsep pembelajaran mendalam di kalangan guru serta pelaksanaan workshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi guru dalam penerapan pembelajaran mendalam menunjukkan tren peningkatan, meskipun belum merata di seluruh kelompok usia, tingkat pendidikan, dan masa kerja. Sebagian besar guru telah memiliki pengalaman mengikuti pelatihan dan mencoba menerapkan konsep pembelajaran mendalam di kelas, namun masih terdapat sebagian yang belum familiar dengan pendekatan ini atau belum mengintegrasikannya secara konsisten dalam praktik pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan, pendampingan profesional, serta kebijakan yang mendukung inovasi pedagogis agar guru dari berbagai latar belakang mampu mengimplementasikan pembelajaran mendalam secara efektif guna meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.