Dahlia Hidayati
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan kualitas madrasah melalui sosialisasi regulasi akreditasi sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Jannah NW Ampenan Kota Mataram Dahlia Hidayati; Nur Hardiani
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 13 No. 2 (2017): Transformasi Juli
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v13i2.2206

Abstract

[Bahasa]: Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk Berangkat dari kerangka berpikir diatas maka pengabdian dengan tujuan peningkatan kualitas madrasah dengan sosialisasi akreditasi menjadi sangat bermakna, mengingat sasaran pengabdian adalah madrasah ibtidaiyah swasta yang berada diwilayah marjinal kota Mataram. Pelatihan ini akan menggunakan pendekatan pelatihan active learning dimana pembicara hanya merupakan fasilitator dan lebih mengeksplorasi capabilitas audience yang terdiri dari Kepala sekolah, guru dan Tata Usaha sekolah dan melaksanakan rencana tidak lanjut dengan memberikan pemdampingan dan bimbingan teknis sampai dokumen akreditasi dikirim untuk dinilai. Program pelatihan dalam berjalan sesuai rencana, sehingga peserta dapat melihat langsung di LCD dari mempraktekan yang disampaikan oleh narasumber. Para peserta sangat antusias dan senang dalam mengikuti pelatihan. Para peserta mendapatkan tambahan wawasan dan lebih mempersiapkan diri untuk akreditasi madrasah. Rencana tindak lanjut dari kegiatan pengabdian ini memberikan pendampingan selama 2 minggu setelah kegiatan UAS ganjil 2016/2017 sampai pengisian perangkat akreditasi lengkap dan siap dikirim ke badan akreditasi sekolah untuk diberikan penilaian. Kata Kunci: akreditasi sekolah, Madrasah Ibtidaiyah
Content Analysis on Tiktok Account @dr.intanrachmita as Women's Education Media in Dealing with Verbal and Non-Verbal Aggressiveness Fathurrahman Rahman; Nikmatullah; Dahlia Hidayati
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2710

Abstract

Pada era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu platform utama bagi individu untuk mengakses informasi dan edukasi di berbagai bidang, termasuk  tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan. TikTok sebagai salah satu platform media sosial terpopuler memiliki jangkauan yang luas dan mampu menarik perhatian jutaan pengguna dari berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh dr. Intan Rachmita dalam akun TikTok-nya @dr.intanrachmita dalam memberikan edukasi mengenai bagiamana perempuan tidak boleh untuk menormalisasikan sikap agresif verbal kekerasan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konten.Analisis isi konten digunakan untuk memahami bagaimana konten media disusun dan disampaikan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pengikut. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi konten danpenelitian kepustakaan dimana peneliti mengumpulkan data dengan cara mencari, membaca dan mengumpulkan tulisan, artikel, dokumen online dan informasi lainnya tentang @dr.intanrachmita, guna melengkapi penelitian yang peneliti lakukan. Hasil penelitian tersebut adalah TikTok memiliki potensi besar sebagai platform edukasitentang bagiaman perempuan memposisikan dirinya dihadapan laki-laki. Format video pendek pada aplikasiTikTok memungkinkan informasi tersampaikan secara cepat dan mudah dipahami. Pada postingan tiktok @dr.intanrachmita memanfaatkan fitur ini dengan baik, menghadirkan konten informatif yang menarik perhatianpenonton merupakan sebuah strategi yang digunakan dalam menyampaikan edukasi. Kecepatan dan fleksibilitas dalam menyampaikan informasi menjadi salah satu keunggulan utama TikTok dibandingkan media tradisional. dr. Intan Rachmita melalui akun @dr.intanrachmita menggunakan berbagai strategi komunikasi efektif untukmenjangkau dan menyampaikan pesan edukasi kepada para pengikut Tiktok.