Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Elektrik

Alat Pengering Simplisia Kentos Kelapa (Cocos nucifera): Studi Potensi Karlah Lifiie R. Mansauda; Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; I Gede Para Atmaja; Christopel H. Simanjuntak; Arief Perdana Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 1 (2023): Vol.2 No.1 1 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i1.583

Abstract

Salah satu bagian kelapa yang belum dimanfaatkan dengan baik adalah bagian kentos buah kelapa. Pada beberapa daerah kentos kelapa masih dipandang sebagai sampah/limbah, padahal kentos kelapa memiliki kandungan yang berpotensi menjadi obat. Pada proses pembuatan obat, kentos kelapa perlu dibuat dalam bentuk simplisia. Tantangan lainnya adalah kentos kelapa perlu diproduksi dengan kondisi yang bersih. Pengering dengan tipe pemanasan melalui pembakaran dan atau pengeringan langsung dari matahari rentan terkontaminasi senyawa lainnya. Oleh sebab itu salah satu solusinya adalah dengan menggunakan pengering elektrik yang lebih baik dalam menjaga kualitas simplisia kentos kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi pemanfaatan kentos buah kelapa (Cocos nucifera) melalui pembuatan alat pengering untuk produk simplisia. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan studi literatur untuk mengumpulkan informasi mengenai penelitian yang ada yang terkait dengan topik pembahasan ini. Metode linnya adalah dengan metode studi deskriptif yaitu dengan wawancara mengenai potensi alat pengering simplisia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa diperlukan alat pengering untuk aplikasi simplisia kentos kelapa dengan desain tertentu untuk dapat digunakan sebagai aplikasi seperti bahan dasar obat.
Produk Alat Praktek PLTS Atap, Perspektif: Kelayakan Produksi Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; i Gede Para Atmaja; Stanley Bernadus Dodie; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1043

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin menjadi fokus dalam upaya pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dalam konteks pendidikan dan pelatihan untuk pemanfaatan energi terbarukan khususnya pada PLTS atap, ketersediaan alat praktek yang efektif sangat penting untuk membekali tenaga kerja dengan keterampilan instalasi dan pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan produksi alat praktek PLTS atap yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran di bidang energi terbarukan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur untuk mengidentifikasi tren dan kebutuhan teknologi dalam pendidikan dan pelatihan PLTS serta studi deskriptif melalui wawancara dengan ahli di bidang energi terbarukan dan beberapa pihak yang menjadi sasaran konsumen produk ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki kelayakan tinggi untuk diproduksi, dengan keunggulan pada aspek Kelayakan Hukum/Legalitas, Kelayakan Operasional, Kelayakan Jadwal/Waktu, Kelayakan Ekonomi. Alat ini juga dirancang dengan komponen yang mudah diperoleh dan dapat dibongkar pasang, sehingga fleksibel untuk penggunaan di dalam dan luar ruangan. Analisis menunjukkan bahwa alat ini dapat berfungsi sebagai sarana efektif dalam pembelajaran praktis PLTS, memberikan pengalaman mendekati kondisi nyata di lapangan, serta memiliki potensi menjadi produk unggulan yang dapat diterapkan melalui proses pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa) institusi pendidikan teknik.
Perancangan Sistem Proteksi Pada Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal Terintegrasi PV System Muhamad Farhan Faresa; I Gede Para Atmaja; Jusuf Luther Mappadang; Josephin Sundah; Sonny R. Kasenda; Tony Jemy Wungkana
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 2 (2025): Vol.4 No.2 1 Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i2.1221

Abstract

Produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi besar sebagai bahan dasar toiletris herbal. Namun, proses produksinya, yang seringkali menggunakan peralatan manual, rentan terhadap berbagai risiko kelistrikan seperti arus lebih dan tegangan lebih. Keterbatasan sistem proteksi pada alat produksi konvensional dapat membahayakan pengguna dan menyebabkan kerusakan pada peralatan. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem proteksi yang andal dan terintegrasi, khususnya dengan memanfaatkan sumber daya terbarukan seperti PV (photovoltaic) system, Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem proteksi pada alat produksi serbuk arang tempurung kelapa, menggunakan alat proteksi seperti Thermal Overload Relay (TOR), Miniature Circuit Breaker (MCB), Molded Case Circuit Breaker (MCCB), Fuse, dan Surge Protective Device (SPD), Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan sistem proteksi berdasarkan standar PUIL dan SPLN, perancangan sistem proteksi dengan pemilihan komponen yang tepat, serta pengujian kinerja sistem. Proses perancangan mencakup instalasi TOR untuk melindungi dari arus lebih, MCB dan MCCB perlindungan terhadap hubung singkat, Fuse sebagai pengaman tambahan, dan SPD untuk melindungi dari lonjakan tegangan. Pengujian dilakukan dengan simulasi berbagai gangguan listrik dan pengukuran kinerja sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem proteksi yang dirancang mampu mendeteksi dan mengatasi gangguan listrik dengan efektif. TOR berfungsi dengan baik dalam mencegah overheating, MCB dan MCCB berhasil memutus arus dalam waktu kurang dari 0,02 detik saat terjadi hubung singkat, dan Fuse berfungsi sebagai pengaman tambahan yang dapat diandalkan. SPD berhasil melindungi peralatan dari lonjakan tegangan, sehingga meningkatkan keandalan sistem secara keseluruhan. Integrasi dengan PV System menunjukkan efisiensi energi mencapai 90%, dengan suplai energi yang stabil untuk proses produksi.
Konsep Desain Alat Penghasil Coco Coir Terintegrasi Pemisah Cocopeat dan Cocofiber Stieven Netanel Rumokoy; I Gede Para Atmaja; Christopel H. Simanjuntak; Leony A. Wenno; Stanley B. Dodie; Karlah Lifie R. Mansauda
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1223

Abstract

Pemanfaatan sabut kelapa sebagai produk yang memiliki nilai jual lebih masih terbatas. Sabut kelapa mengandung komponen bernilai tinggi, yaitu serat (cocofiber) dan serbuk (cocopeat), yang berpotensi digunakan dalam industri, hortikultura, dan produk bernilai tambah lainnya. Namun, pengolahan sabut kelapa secara konvensional masih manual, terpisah, dan kurang efisien, sehingga produktivitas rendah dan kualitas produk tidak seragam. Penelitian ini bertujuan merancang konsep alat penghasil coco coir terintegrasi yang mampu memisahkan cocopeat dan cocofiber secara otomatis untuk mendukung UMKM. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan studi deskriptif. Studi literatur fokus pada karakteristik sabut kelapa, teknik pengolahan, dan analisis desain alat yang ada. Studi deskriptif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan ahli, teknisi, dan pelaku UMKM untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, aspek ergonomi, keamanan, serta potensi ekonomi alat. Hasil rancangan konsep alat terdiri dari dua komponen utama: tabung pencacah dan kerucut pemisah. Tabung pencacah menghancurkan sabut kelapa menjadi coco coir, sedangkan kerucut pemisah memisahkan campuran menjadi cocopeat dan cocofiber. Sistem ini meningkatkan efisiensi proses, kualitas produk seragam, serta mendukung pemanfaatan limbah sabut kelapa secara ekonomis dan ramah lingkungan.