Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Optimasi Prediksi Cryptocurrency Menggunakan Pendekatan Deep Learning Ida Nurhaida; Mochamad Sobiri; Safitri Jaya
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i2.5288

Abstract

Cryptocurrency is a decentralized digital currency that a central government regulates. Since cryptocurrencies are highly volatile, analysis is required before using cryptocurrencies to minimize losses. This research compares the Long Short Term Memory (LSTM) model and optimization algorithms such as Adam and Root Mean Square Propagation (RMSProp) to predict cryptocurrency values. The LSTM method was optimized using the Adam Optimizer and evaluated based on the Root Mean Square Error (RMSE). Thus the predicted RMSE value is 0.08217562639465784, which is a slight error value so that it is close to the actual value. While the RMSE value of 0.10699215580552895 using RMSProp gets a more significant value which impacts the accuracy of the prediction results. Thus the combination of the LSTM and Adam algorithms can accurately predict and optimize data.
Efektivitas Pembangunan Saluran Air Sebagai Sumber Kebutuhan Air Bersih Bagi Masyarakat Di Kampung Garung, Desa Leuwibatu, Kabupaten Bogor Giacinta Galuh Dwi Widowati; Anugerah Ganesha Prasojo; Markalef Wijaya Indraningrat; Safitri Jaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan utama bagi seluruh makhluk hidup di muka bumi ini.Pembangunan saluran air di Kampung Garung, Desa Leuwibatu, Kabupaten Bogor menjadi upayauntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memfasilitaskan dan mendistribusikan airbersih dari sumber air ke lingkungan sekitar. Untuk mengetahui tingkat efektivitas daripembangunan saluran air tersebut, penelitian ini dilakukan dengan survei secara langsung danmengumpulkan tanggapan-tanggapan dari masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwamasyarakat menjadi lebih mudah dalam mengakses air dan tingkat kejernihan air jauh lebih bersihsesudah adanya pembangunan saluran air bersih kegiatan PHP2D. Adanya kemudahan dalampengaksesan air bersih ini dapat melancarkan segala aktivitas masyarakat, baik dari segi ekonomimaupun pendidikan. Kata Kunci:  Air Bersih, Pembangunan Saluran Air, Efektivitas
PEMBANGUNAN SALURAN DAN PENAMPUNGAN SANITASI AIR BERSIH SEBAGAI PENINGKATAN MUTU HIDUP DAN KEBUTUHAN AIR BERSIH MASYARAKAT KAMPUNG GARUNG Methodius Antonio Bernhard Wago; Ryan Arya Prakoso; Salwa Ahmad Zanjabila; Safitri Jaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan primer yang sangat dibutuhkan oleh semua orang namun, belomtentu disetiap wilayah memiliki filterisasi air bersih maupun penampungan air bersih. Air bersih yangberasal dari mata air bisa juga tercemar saat mengalir ke rumah-rumah warga, dan juga cuaca yangbisa mempengaruhi kebersihan dari sumber air tersebut. Air yang tercemar juga tidak baik untuktubuh karena  air tercemar dapat menimbulkan beberapa penyakit seperti kolera dan juga tifus.Pembangunan saluran air dan bak penampungan yang lebih tersusun dan menggunakan bahan yanglebih baik dapat meningkatkan mutu masyarakat dalam kebutuhan air bersih sehari-hari. Aliran airyang baru dan adanya bak penampungan dilengkapi filter, pasokan air yang ada menjadi lebih stabildan tidak keruh walaupun adanya pengaruh cuaca di sumber air. Hasilnya warga tidak lagi kesulitanuntuk mendapat air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya air bersih yangmelimpah dapat meningkatkan mutu hidup masyarakat. Masyarkat dapat terhindar dari berbagaipenyakit akibat kontaminasi air dan masyrakat tidak perlu membeli air bersih lagi karena sudahtersedia untuk umum. Kata kunci: Kebutuhan air bersih, Pembangunan saluran air, mutu hidup
Pentingnya Sistem Jaringan Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran dan Pembangunan Sanitasi Air Bersih Bagi Masyarakat Kampung Garung, Desa Leuwibatu Abimanyu Luthfi Rizq Ramadhan; Muhammad Wildan Fadhilah; Raihan Ashil Zaki; Safitri Jaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan utama bagi seluruh makhluk hidup di muka bumi ini,terutama bagi manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, salah satunya aktivitas pembelajaran.Namun pada era yang serba digital ini, sistem jaringan merupakan salah satu sarana penting untukmendukung segala bidang di dalam kehidupan, salah satunya pada bidang pendidikan karenamembutuhkan sistem jaringan agar kegiatan belajar mengajar dapat  berjalan dengan maksimal,terutama pada kondisi pandemi seperti saat ini. Oleh karena itu, kami mengikuti kegiatan ProgramHolistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) yang dilaksanakan di Kampung Garung selamadelapan hari dengan tujuan membangun sanitasi air bersih, melakukan kegiatan penyuluhan untukseluruh warga Kampung Garung, dan pendidikan bagi anak-anak di kampung tersebut.  Hal tersebutkami lakukan dengan tujuan membantu masyarakat di kampung tersebut mendapatkan air bersih secaramerata, menambah wawasan akademik maupun non-akademik bagi anak-anak di kampung tersebut,serta menambah pengetahuan tentang bagaimana cara menjaga air bersih bagi seluruh masyarakat dikampung tersebut. Kata kunci: Sanitasi Air Bersih, Pendidikan, dan Sistem Jaringan
Peran Teknologi Yang Kurang Merata Serta Upaya Meningkatkan Fasilitas Sanitasi Air Bersih di Desa Leuwibatu. Edwin Tandira; Rifqi Muhammad; Rizki Fadillah; Safitri Jaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi merupakan suatu hal yang tidak luput dengan seiring berkembangannya zaman,terlebih saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0. Teknologi akan terus berkembang akan tetapiperkembangan teknologi yang belum merata di berbagai wilayah tentunya juga diiringi dengan fasilitasyang dibangun terutama mereka yang berada di daerah terpencil, seperti halnya yang terjadi pada desaLeuwibatu tepatnya Kampung Garung Bogor, Jawa Barat yang memiliki permasalahan penerapanteknologi yang belum merata pada daerah tersebut, banyak dari mereka masyarakat yang memiliki gawaiakan tetapi tak memiliki akses jaringan internet. Hal itu disebabkan oleh teknologi yang belum merataatau kesenjangan digital, kesenjangan digital tersebut juga dapat berdampak pada aspek pendidikan.Pembangunan fasilitas yang masih belum merata juga berakibat pada pemanfaatan sumber daya alamyang dimiliki oleh Desa Garung. Desa garung memiliki ketersediaan air yang cukup melimpah akan tetapisarana dan prasarana akses sanitasi air bersih yang kurang memadai sehingga belum memastikan aksessanitasi air bersih yang layak bagi masyarakat Kampung Garung. Dengan adanya Program PHP2D dapat membantu meningkatkan fasilitas sanitasi air yang kurang layak tersebut. Penelitian yang kamilakukan ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dengan hasil daripenelitian tersebut guna meningkatkan mutu pendidikan serta fasilitas air bersih. Kata Kunci : Teknologi, Pendidikan, Sanitasi Air Bersih
Kegiatan PHP2D Membangun dan Membentuk Keterampilan Berkomunikasi yang Baik dalam Bidang Pendidikan Aura Natasya; Suci Rahmadhona; Carla Suci Lestari; Safitri Jaya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi sangat penting bagi keberlangsungan individu dalam berbagai bidang, salah satunyadalam bidang pendidikan. Namun masih banyak individu yang mengalami kesulitan berinteraksiatau berkomunikasi dengan individu lain yang disebabkan oleh berbagai macam faktor, antara lainsulitnya akses jalan, akses jaringan seluler, dan minimnya fasilitas desa. Kesulitan ini dialami olehpelajar di Desa Leuwibatu, Kampung Garung, Kota Bogor, Jawa Barat yang memiliki keterbatasandalam hal penunjang komunikasi antar individu. Program Holistik Pembinaan dan PemberdayaanDesa (PHP2D) tahun 2021 bertujuan untuk membantu meningkatkan keterampilan komunikasipelajar Desa Leuwibatu dalam bidang pendidikan. Dengan melakukan analisis selama delapan hari diDesa Leuwibatu kami melihat adanya semangat dan ketertarikan para pelajar dalam mengikutikegiatan ini. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptifmelalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilankomunikasi yang cukup signifikan selama kegiatan PHP2D dilaksanakan. Kata Kunci: Komunikasi, antusias pelajar, interaksi masyarakat.
Enhancing Problem-Solving Abilities of Teachers and Students through Integrated Computational Thinking Training in the Curriculum Jaya, Safitri
Sebatik Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v29i1.2606

Abstract

Computational Thinking (CT) is a problem-solving approach that utilizes fundamental concepts of computer science. CT involves systematic and logical thinking to break down complex problems into smaller, manageable parts, recognize patterns, perform abstractions, and design algorithmic solutions. This skill is crucial in 21st-century learning as it helps teachers and students develop better problem-solving abilities. A relevant 21st-century curriculum should include skills such as computational thinking, problem-solving, collaboration, and communication. This training aimed to identify teachers' and students' abilities in solving problems using their existing knowledge and skills. The training was conducted using a blended learning method, featuring lectures, exercises, and quizzes. The activity took place at Erenos School in South Tangerang, involving 52 teachers and 184 students from elementary to high school levels. The training, organized by the Bebras Bureau of Universitas Pembangunan Jaya (UPJ), showed an improvement in analysis, synthesis, and evaluation skills among teachers and students who participated in the CT training integrated with the curriculum. The evaluation results revealed a significant increase in students' and teachers' understanding and application of CT concepts in real-life scenarios. Furthermore, teachers reported increased confidence in developing CT-based lesson plans and incorporating computational principles into everyday learning. These findings support the importance of CT integration into the national curriculum to enhance educational quality and equip learners with essential skills for the digital era.
Application of NFT and ERC-1155 Algorithm in Digital Certificate Verification Process Hardi, Azkaa Rahiila; Jaya, Safitri
INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Vol. 11 No. 1 (2026): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/bezhpb82

Abstract

Digital certificate forgery remains a real problem in education and employment because traditional verification processes rely on centralized databases, are vulnerable to manipulation, and often take a long time. This study designs and implements a blockchain-based digital certificate verification system that models certificates as Non-Fungible Tokens (NFTs) using the ERC-1155 standard on the Manta Pacific Layer 2 network, and incorporates a Soulbound Token (SBT) mechanism to ensure that certificates cannot be transferred. The research adopts a prototyping method through eight stages, starting from architecture design and prototype development to the integration of ERC-1155 smart contracts with IPFS and wallets, as well as testing of minting functions, QR code-based verification, and rejection of asset transfers. The results demonstrate successful on-chain certificate issuance with significantly reduced transaction costs compared to ERC-72 based certificates on Layer 1 networks reported in previous studies, while maintaining a decentralized audit trail. The SBT implementation successfully rejects every attempt to transfer certificates to other wallets, thereby preventing the sale or illicit transfer of credential ownership. These findings indicate that the combination of ERC-1155, SBT, and IPFS on a Layer 2 network has strong potential as an efficient, secure, and practically adoptable digital certificate verification model for educational institutions.
Development of a Blockchain-Based LMS for Digital Learning Transparency Rahmat, Revo; Jaya, Safitri
INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Vol. 11 No. 1 (2026): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/nyjn9270

Abstract

Current blockchain-based Learning Management Systems (LMS) are predominantly limited to partial certificate validation using ERC-721 and face significant scalability constraints and high transaction costs on Layer-1 infrastructures, failing to address the complete educational lifecycle. This study proposes a novel end-to-end decentralized LMS architecture integrating the Manta Pacific Layer 2 network for cost efficiency, the ERC-1155 standard for bulk license management, and Livepeer/IPFS protocols for autonomous content distribution. Employing a prototyping method, system performance was evaluated on the Manta Pacific Sepolia Testnet through 97 transaction scenarios covering course creation, enrollment, and real-time progress tracking via the Goldsky Indexer. Testing parameters focused on gas efficiency, transaction latency, and data integrity. Test results demonstrate significant operational efficiency with an average gas cost of 260.899 wei per transaction and a stable average block confirmation time of 10.0 seconds. Forensic validation confirmed 100% data consistency between internal system logs and blockchain explorer trails, alongside the successful execution of an automatic, intermediary-free revenue split (90/10). The proposed architecture proves capable of overcoming cost and latency barriers in educational blockchain adoption, offering a transparent, accountable, and technically feasible infrastructure for institutional scale.