Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Desain dan Analisa Permanen Magnet Motor Sinkron untuk Aplikasi pada Lift Prian Gagani Chamdareno; Erwin Dermawan; Hendra Octafriandi
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 2, No 2 (2019): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.901 KB) | DOI: 10.24853/resistor.2.2.113-120

Abstract

Dengan hadirnya permanent magnet motor synchronous, dapat meningkatkan effisiensi pada motor dan dapat mengurangi torsi, pembahasan dalam hal ini adalah motor 4 kw yang di rancang dengan menggunakan software ANSYS Maxwell 16 dan di bandingkan dengan motor sinkron gearless yang saat ini ada di pasaran
Studi Analisa Start-Up Gas Turbin Memanfaatkan Generator Utama sebagai Motor Penggerak Mula dengan Menggunakan Static Frequency Converter (Sfc) pada Unit Blok 1-2 PT. PJB Unit Pembangkitan Muara Tawar Erwin Dermawan; Prian Gagani Chamdareno; Ady Rogo Priyono
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 2, No 2 (2019): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.644 KB) | DOI: 10.24853/resistor.2.2.83-88

Abstract

Abstrak Proses start-up pembangkit merupakan proses yang krusial dalam proses beroperasinya pembangkit. Proses start-up yang handal, aman dan efisien sangat diperlukan. Terutama pada PLTGU sebagai pembangkit peakload yang hampir setiap hari mengalami proses start-stop. Proses start-up gas turbin membutuhkan starting device yang handal, aman dan effisien sehingga proses start-up tercapai sesuai target. pada saat diminta oleh P2B untuk memenuhi kebutuhan jaringan. Static frequency converter digunakan pada PLTGU Muara Tawar untuk mengubah generator utama gas turbin menjadi motor starter pada saat proses start-up gas turbin. SFC digunakan mulai dari 0rpm hingga 2500rpm pada proses tersebut. Pada putaran 2500rpm, gas turbin diputar menggunakan bahan bakar utamanya (gas/hsd) yang sudah terjadi penyalaan sejak 700rpm. Generator utama yang merupakan generator sinkron diubah menjadi motor sinkron sebagai motor starter. SFC sendiri merupakan kontrol yang terdiri dari converter AC-DC dan DC-AC. Arus AC keluaran SFC merupakan arus AC yang terkontrol frekuensi dan tegangannya. Arus AC terkontrol tersebut dialirkan menuju stator generator dan arus DC dialirkan ke rotor generator.
Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro dengan Memanfaatkan Instalasi Air Bersih Prian Gagani Chamdareno; Deni Almanda; Hendra Gunawan
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.236 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4187

Abstract

Electricity today is a primary need for humans. But the use of energy currently used comes from fossil energy, which is not renewable and will be depleted as time and technology evolve. Therefore, there is a need for renewable energy to take advantage of the energy around us. The use of alternative energy does not have to be large scale. This study has been designed to model the Pico hydro Power Generator using clean water installations. In this model, the water debit and the water flow velocity are calculated based on the change in the opening of the faucet. The highest measurement results were obtained when the open position was fully open, with a water flow speed of 0.0049 m / s and a voltage of 12.2 volts with no load conditions. Then a change in flow velocity and voltage after being provided with a 20 watt led light load of 0.0054 m / s with a voltage of 8.59 Volts and a current of 0.14 A.
Perbandingan Pemahaman tentang Instalasi Listrik Rumah Tinggal antara Sebelum dan Sesudah Mengikuti Pelatihan Fadliondi Fadliondi; Prian Gagani Chamdareno; Haris Isyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.012 KB) | DOI: 10.24853/jpmt.1.1.1-11

Abstract

Pelatihan tentang instalasi listrik rumah tinggal telah dilaksanakan. Hasil menunjukkan bahwa setelah diadakan pelatihan, terlihat peningkatan yang sangat signifikan pada jumlah koresponden yang menjawab soal tentang instalasi listrik dengan benar.
Studi Perencanaan Pengaturan Kecepatan Motor BLDC pada Gerobak Listrik dengan Driver Votol EM-30S Eka Samsul Ma'arif; Budiyanto Budiyanto; Erwin Dermawan; Prian Gagani Chamdareno
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 5, No 2 (2022): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.5.2.137-144

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mengulas tentang Gerobak listrik sebagai salah satu solusi untuk memperluas jangkauan dan menaikkan omset penjualan bagi pelaku UKM. Motor penggerak listrik yang digunakan adalah BLDC 500 Watt dengan driver Votol EM-30S. Pengaturan kecepatan motor listrik harus dilakukan agar kecepatan gerobak dapat dijaga sesuai dengan peraturan pemerintah dan tetap aman meskipun dioperasikan oleh pegendara yang berbeda. Studi perhitungan kecepatan gerobak dilakukan dengan mengukur diameter roda yang diformulasikan dengan perhitungan kecepatan putaran motor BLDC.  Perhitungan kecepatan maksimum yang dapat dicapai oleh gerobak dengan roda penggerak berdiamter 66 cm dan kecepatan putaran motor 400 rpm menghasilkan nilai 50 km/jam. Dengan demikian, pembatasan perlu dilakukan pada driver agar kecepatan maksimum gerobak dapat dikendalikan sesuai peraturan, yaitu 25 km/jam. Pengaturan dilakukan menggunakan software dengan 3 level kecepatan, yaitu batas atas kecepatan rendah dengan putaran 30% atau setara dengan 15 km/jam, kecepatan sedang dengan putaran 40% atau setara dengan 20 km/jam dan kecepatan tinggi dengan putaran 50% atau setara dengan 25 km/jam.Kata Kunci : gerobak listrik, motor BLDC, driver, kecepatanABSTRACTThis research reviews electric carts as a solution to expand reach and increase sales turnover for SMEs. The electric drive motor used is a 500 Watt BLDC with a Votol EM-30S driver. Adjustment of the speed of the electric motor must be done so that the speed of the cart can be maintained in accordance with government regulations and remains safe even if it is operated by different riders. The study of cart speed calculations was carried out by measuring the wheel diameter which was formulated by calculating the rotational speed of a BLDC motor. Calculation of the maximum speed that can be achieved by a wheelbarrow with a drive wheel diameter of 66 cm and a motor rotation speed of 400 rpm produces a value of 50 km/hour. Thus, restrictions need to be placed on drivers so that the maximum speed of the cart can be controlled according to regulations, which is 25 km/hour. Settings are made using software with 3 speed levels, namely the upper limit of low speed with 30% rotation or the equivalent of 15 km/h, medium speed with 40% rotation or the equivalent of 20 km/h and high speed with 50% rotation or the equivalent of 25 km/h.Keywords : electric cart, BLDC Motor, driver, speed
Absensi Berbasis Arduino dan Mesin Kopi Otomatis dengan RFID Fadliondi Fadliondi; Prian Gagani Chamdareno; Muhamad Nurhuda
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 5, No 2 (2022): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.5.2.127-130

Abstract

ABSTRAKBeberapa perusahaan ada yang mengadakan coffee break dan perusahaan menyediakan kopi gratis. Permasalahannya adalah bahwa karyawan mengambil minum kopi semaunya sehingga ada yang tidak dapat minum kopi. Mesin kopi ini dioperasikan secara otomatis dengan dikontrol mengunnakan RFID. RFID tag di sini berfungsi sebagai absen kehadiraan dan pengambilan bagian minum kopi. Prinsip kerjanya mesin kopi otomatis berjalan menggunakan RFID tag yang di tempel di RFID reader. Pada saat di tempelkan, arduino nano akan membaca RFID pada saat terlambat masuk kerja telat atau datang tepat waktu karena salah satu syarat pengambilan kopi adalah masuk kerja tepat waktu. Bila arduino membaca RFID tag yang ditempel saat masuk kerja tepat waktu, lampu led warna hijau akan menyala dan kran akan membuka selama 6 detik dan menghasilkan air sebanyak 200 ml.ABSTRACTSome companies have coffee breaks and companies provide free coffee. The problem is that employees take coffee as they please so some cannot drink coffee. This coffee machine is operated automatically by being controlled using RFID. The RFID tag here functions as an attendance and coffee taking part. The working principle of the automatic coffee machine runs using an RFID tag that is attached to an RFID reader. When attached, the Arduino nano will read the RFID when you are late for work or arrive on time because one of the conditions for taking coffee is to come to work on time. When the Arduino reads the RFID tag attached when you come to work on time, the green LED will light up and the faucet will open for 6 seconds and produce 200 ml of water.
Pengembangan Sistem Kelistrikan pada Gerobak Listrik dengan Sistem Nanogrid pada Tegangan 48 Volt Budiyanto Budiyanto; Eka Samsul Ma'arif; Prian Gagani Chamdareno; Husnibes Muchtar; Riza Samsinar Riza Samsinar; Muhammad Rafi Ali; Abd Rozak
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 1 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.1.1-4

Abstract

Nanogrid  adalah sistem jaringan terdistribusi dari suatu sumber energi terbarukan yang digunakan untuk aplikasi rumah tangga berdaya rendah. Konsep jaringan nanogrid dapat dipalikasikan dalam sistem kelistrikan kendaran listrik baik pada mobil listrik, motor listrik maupun sepeda listrik. Dalam sistem nanogrid  terdiri dari sebagai sumber energi kecil yang digabung menjadi satu kesatuan dalam jaringan, sistem ini dilengkapi dengan beberapa konverter yang merubah besaran tegangan, Sistem jaringan ini mempunya baterai cadangan apabila sistem mengalai gangguan atau blacout. Pada penelitian ini baterai cadangan diaplikasikan sebagai sumber energi dalam  kelistrikan gerobah listrik.  Dari hasil penelitian ini untuk menggerakan gerobag listrik perangkat dibutuhkan baterai 48 V, 50 AH dengan dua konverter sebesar 48 Vdc ke 12Vdc dan konverter 12 V ke 5 Vdc.  Nanogrid is a distributed grid system from a renewable energy source that is used for low power household applications. The nanogrid network concept can be applied in electric vehicle electrical systems, both in electric cars, electric motorbikes and electric bicycles. In the nanogrid system, it consists of small energy sources that are combined into one unit in the network, this system is equipped with several converters that change the voltage level. This network system has a backup battery if the system experiences a disturbance or blackout. In this research, battery backup is applied as an energy source in electric carts. From the results of this study, to move the device's electric cart, a 48 V, 50 AH battery is needed with two converters of 48 Vdc to 12Vdc and a 12 V to 5 Vdc converter.
Implementasi Penggunaan Motor Brushless DC pada Gerobak Listrik Prian Gagani Chamdareno; Eka Samsul Ma’arif; Budiyanto Budiyanto; Erwin Dermawan
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol 6, No 1 (2023): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.6.1.43-46

Abstract

ABSTRAK                                Penggunaan gerobak lsitrik untuk meningkatkan jangkauan dagangan bagi pelaku usaha keliling saat ini menjadi hal yang patut mendapat perhatian di karena di era modern seperti ini sangat erat kaitannya dengan kendaraan berbasis listrik. Banyak jenis motor listrik yang di gunakan sebagai penggerak gerobak listrik, namun pada penelitian ini penulis mencoba menggunakan motor brushless DC sebagai penggerak gerobak listrik tersebut. Setelah melalui tahapan desain, rancangan dan uji coba ternyata gerobak listrik dengan menggunakan motor brushless DC ini dapat di implememtasikan pada gerobak listrik. Sehingga d engan adanya gerobak listrik dapat mempermudah para pelaku usaha atau pedang keliling dalam mejajakan dagangannya sehingga jangkauan pasarnya lebih luas dan diharapakan mendapatkan hasil yang lebih banyak.  Kata Kunci : gerobak listrik, motor brushless DC ABSTRACT The use of electric carts to increase the range of merchandise for mobile business actors is currently something that deserves attention because in this modern era it is very closely related to electric-based vehicles. Many types of electric motors are used to drive the electric cart, but in this study the authors tried to use a brushless DC motor to drive the electric cart. After going through the design, design and trial stages it turned out that the electric cart using a brushless DC motor could be implemented on an electric cart. So that the existence of an electric cart can make it easier for business actors or traveling swordsmen to peddle their wares so that the market reach is wider and it is hoped that they will get more results. Keywords: electric cart, brushless DC
Peningkatan Kehandalan Trafo Gardu Induk 150/20 kV terhadap Gangguan Through Fault Current dari Sisi Penyulang 20 kV di Wilayah PT PLN (Persero) UIT JBB Nowo Wicaksono; Prian Gagani Chamdareno; Budiyanto Budiyanto; Erwin Dermawan
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 1 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.1.37-42

Abstract

ABSTRAK Dalam penyaluran energi litrik, gangguan adalah sesuatu hal yang tidak dapat dihindari. Dalam berbagai macam sumber dan jenis gangguan, terdapat gangguan yang berpotensi merusak peralatan secara permanen. Salah satu gangguan tersebut adalah gangguan through fault current di sistem jaringan 20 kV yang berdampak terhadap trafo yang terpasang di Gardu Induk. Over Current Relay (OCR) sebagai proteksi eksisting di penyulang 20 kV, bertugas untuk memberikan perintah trip PMT Penyulang 20 kV ketika terjadi gangguan, namun ada potensi mala kerja PMT 20 kV yang berakibat menambah durasi gangguan yang dirasakan oleh Trafo. Di dalam penelitian ini akan membahas tentang perubahan skema proteksi antara penyulang dan incoming 20 kV terhadap gangguan Through Fault Current yang akan berdampak terhadap penurunan laju ketahanan trafo terhadap gangguan Through Fault Current. Kata Kunci: Over Current Relay, Through Fault Current, Penyulang, Incoming ABSTRACT In the distribution of electrical energy, disturbances are something that cannot be avoided. In various sources and types of disturbances, there are disturbances that have the potential to permanently damage equipment. One of these disturbances is through fault current disturbances in the 20 kV network system which has an impact on the transformer installed in the Substation. Over Current Relay (OCR) as existing protection in the 20 kV feeder, is tasked with providing a trip command to the 20 kV Feeder PMT when a disturbance occurs, but there is a potential for the 20 kV PMT to malfunction which results in increasing the duration of the disturbance felt by the Transformer. This study will discuss changes in the protection scheme between the feeder and incoming 20 kV against Through Fault Current disturbances which will have an impact on reducing the rate of transformer resistance to Through Fault Current disturbances. Keywords: Over Current Relay, Through Fault Current, Feeder, Incoming
Perancangan Prototipe Sistem Monitoring Status dan Kinerja Genset 5.5 KVA Genset 5.5 KVA Pada Fasilitas Di Tempat Terpencil Prian Gagani Chamdareno; Ilham Gilang Permana; Budiyanto Budiyanto; Eka Samsul Ma'arif; Sumardi Saidi
RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) Vol. 8 No. 2 (2025): RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/resistor.8.2.119-128

Abstract

Genset adalah salah satu penyedia listrik sekunder pada fasilitas yang jauh dari kota, namun di beberapa tempat yang tidak terdapat akses ke jaringan listrik PLN, genset menjadi penyedia utama atau satu-satunya. Misalnya fasilitas menara Base Tranciever Station (BTS), proyek yang berlokasi di tengah hutan dan lainnya. karena peran pentingnya, maka genset harus dipastikan dalam kondisi baik, bahan bakar utama untuk menggerakkan genset harus terencana dengan baik dan komponen-komponen pendukung lainnya dipastikan bekerja dengan baik. Penelitian ini sebuah prototipe yang dapat mengetahui status pasokan daya listrik dari genset, status kapan dan berapa lama genset beroperasi dalam kurun waktu setiap bulan, sehingga dapat diperoleh data prediksi kebutuhan bahan bakar setiap bulan. Hal ini untuk menghindari bahan bakar habis di tengah operasional atau menumpuk di tempat operasi genset. Alat ini juga dilengkapi dengan PZEM 004T untuk mengetahui kualitas listrik yang dihasilkan genset terhadap beban, voltage sensor 0-25 Direct Current (DC) untuk mengetahui tegangan baterai starter genset, dan sensor fuel level magnetic untuk mengetahui ketersediaan bahan bakar yang ada pada tangki. Parameter-parameter di atas diakuisisi menggunakan mikrokontroler dan dikirimkan melalui jaringan Long Range (LoRa) menuju stasiun operasional atau pusat pemantauan terdekat. Sehingga data-data parameter dapat direkam dan dicatat sebagai laporan pemeliharaan dan pengawasan dengan perangkat lunak pendukung Node RED dan database XAMPP.