Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis kesulitan belajar melalui pembelajaran daring di kelas IV sekolah dasar Santika Murni Saputri; Rukayah Rukayah; Matsuri Matsuri
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 7, No 4 (2021): JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v7i4.57499

Abstract

Santika Murni Saputri. Analisis kesulitan belajar melalui pembelajaran daring di kelas iv sdn tawengan kecamatan teras kabupaten boyolali tahun ajaran 2020/2021. Skripsi, Universitas Sebelas Maret, Jalan Slamet Riyadi 449 Surakarta, Jawa Tengah, 57146, Indonesia. santikamurni22@gmail.comMengetahui kesulitan belajar melalui pembelajaran daring di Kelas IV SDN Tawengan Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif. Bertempat di SD Negeri Tawengan, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Sumber data yang di gunakan ialah informan atau narasumber, peristiwa dan arsip. Teknik yang di gunakan dalam mengumpulkan data memanfaatkan metode observasi, metode dokumentasi, metode angket dan metode wawancara. Teknik analisis data yang di gunakan ialah analisis kualitatif.Berdasarkan penelitian melalui wawancara observasi dan survei, ia mengatakan pembelajaran daring ialah pembelajaran secara langsung tanpa tatap muka, memanfaat kan media sosial dalam berbagi informasi dan interaksi antara guru dan siswa dengan mengandalkan jaringan internet dan memanfaat kan aplikasi WhatsApp. Kesulitan yang dialami siswa ialah siswa atau orang tuan yang belum memiliki fasilitas handphone dengan kualifikasi android, kesulitan dalam menyerap serta mengolah materi yang diperoleh dari guru melalui media online atau perbedaan tingkat pemahaman siswa dengan orang tua. ' kurangnya pemahaman, oleh karena itu, mereka tak bisa mengajar siswa mereka. Dan, jaringan internetnya kurang stabil.Kata kunci: Pembelajaran daring, kesulitan belajar. 
Analisis kedisiplinan belajar peserta didik selama pandemi pada muatan pelajaran ppkn kelas V sekolah dasar Sindhusakti Rahman Rasyid; Hasan Mahfud; Matsuri Matsuri
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v10i1.63073

Abstract

This study aims to determine the student's learning discipline attitude during the pandemic on the content of the Civics Class V lesson at the Packaging 1 Sawit State Elementary School for the 2021/2022 Academic Year with the implementation of learning having been carried out in schools.This research uses qualitative research, using a case study approach or method. Sources of data in this study were students and homeroom teachers of class V SD Negeri 1 Packaging. Data collection techniques in this study used observation, questionnaires, and interviews. The data were analyzed using the Miles and Huberman data analysis model, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the learning discipline of fifth grade elementary school students during the COVID-19 pandemic showed high category results with indicators of discipline in entering school, discipline in following lessons at school, discipline in doing assignments, discipline in studying at home, discipline in studying at home. obey school rules. The results of the study can add to the treasures and as a reference regarding the learning discipline of students during the COVID-19 pandemic.
Analisis keefektifan pembelajaran daring dalam muatan pelajaran PPKn kelas 5 sekolah dasar Sigit Santoso; Hasan Mahfud; Matsuri Matsuri
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 2 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i2.64823

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of online learning on civic education subjects for Class V Elementary School 1 Semali. The subjects of this study were class teachers and students of class V Elementary School 1 Semali, totaling 25 children. There are 3 discussions to determine the effectiveness of online learning, namely the implementation of online learning, the activeness of students when participating in online learning, and student learning outcomes. Data collection techniques in this study included interviews, observation, and document analysis. The data of this study indicate that the implementation of online learning in class V of the State Elementary School 1 Semali is going well, but the students are not active during learning. This results in the teacher's assessment being less than optimal so that student scores tend to decrease during online learning. Based on the data, it can be concluded that the effectiveness of online learning in the subject of Citizenship Education Class V Elementary School 1 Semali for the academic year 2021/2022 is less effective because of the 3 indicators only 1 aspect is in the good category while the other 2 aspects in the poor category and tends to decrease.
Analisis sikap nasionalisme peserta didik kelas IV sekolah dasar dalam pembelajaran pendidikan pancasila pasca daring Yusuf Aly Pratama; Hasan Mahfud; Matsuri Matsuri
Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 6 (2022): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v10i6.72902

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yang ingin dicapai yaitu guna mengetahui sikap nasionalisme peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di masa pembelajaran pasca daring. Berdasarkan Peraturan Presiden No. 87 Tahun 2017 tentang PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) terdapat lima nilai karakter utama yaitu, nilai religius, nilai nasionalis, nilai integritas, nilai kemandirian, dan nilai gotong royong. Pembelajaran Pendidikan Pancasila merupakan salah satu sarana utama dalam pendidikan untuk menanamkan sikap nasionalisme pada peserta didik. Hal tersebut didukung dengan Peraturan Menteri Pendidikan No. 23 Tahun 2006 yang menyebutkan bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang berfokus guna membentuk warga negara agar lebih memahami dan dapat melaksanakan segala hak dan kewajiban sebagai seorang warga negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas IV dan 28 peserta didik kelas IV SD Negeri Serengan 2 Surakarta. Dalam pengumpulan data digunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengujian validitas penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Sementara teknik analisis data yang didapatkan menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil dari penelitian yang didapatkan, sikap nasionalisme peserta didik kelas IV ditinjau dari indikator rela berkorban, disiplin, jujur dan berani, cinta tanah air, serta persatuan dan kesatuan dapat dibilang tinggi karena peserta didik kelas IV di SD Negeri Serengan 2 menunjukkan perilaku dominan yang mencerminkan kelima indikator yang telah dirumuskan.
Exploring the effectiveness of the Merdeka curriculum in promoting effective learning practices Lara Prahastina; Mintasih Indriayu; Matsuri Matsuri
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244113

Abstract

The urgency of this research stems from the need to adapt educational curricula to the evolving demands of post-pandemic learning environments. This study aims to explore the implementation of the Merdeka Curriculum (Curriculum Merdeka Belajar) at SDN Bolo 01, focusing on how teacher practices support the achievement of effective learning. By generating insights into the operationalization of the curriculum and identifying strategies to overcome implementation challenges, this research seeks to provide practical recommendations for elementary schools transitioning to the Merdeka This qualitative case study was conducted at SDN Bolo 01, Madiun Regency, East Java, Indonesia. Data were collected through interviews with school principals, classroom teachers, students, and parents, as well as observations and focus group discussions. The data were analyzed using an inductive model to generate themes and interpret The results indicate that SDN Bolo 01 has made significant efforts to implement innovative, student-centered learning practices aligned with the Merdeka Curriculum, such as Project-Based Learning accommodating the Pancasila Student Profile. However, challenges were identified, including teachers' limited experience and references, students' difficulty concentrating, parents' struggles in assisting learning at home, and classroom management issues in Islamic Religious Education. Efforts to address these challenges include teacher working group activities, independent training, parent mentoring, extra lessons for students, and coordination among Islamic Religious Education teachers. This study provides an in-depth qualitative exploration of the implementation of the Merdeka Curriculum in a specific elementary school context, focusing on how teacher practices support effective learning. By identifying strategies to overcome implementation challenges, this research offers practical insights for schools transitioning to the Merdeka Curriculum.
Pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) berbantuan media benda konkret terhadap hasil belajar matematika materi bangun datar pada peserta didik kelas V sekolah dasar Arum Kinasih; Matsuri Matsuri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.107509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan strategi pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT), yang didukung oleh penggunaan media benda konkret, terhadap pencapaian matematika pada topik bangun datar di kalangan siswa kelas lima di SD Negeri Rejosari. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain quasi-eksperimental, analisis awal menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Kelompok eksperimen memperoleh skor rata-rata post-test sebesar 79,77, sementara kelompok kontrol mencapai 70,53. Uji t sampel independen menghasilkan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan yang secara statistik bermakna antara kedua kelompok. Pendekatan TGT mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan kerja sama tim, dan meningkatkan motivasi serta pemahaman konseptual. Penggunaan media konkret memfasilitasi pembelajaran dengan menghubungkan konsep matematika abstrak ke pengalaman nyata yang konkret. Temuan ini sejalan dengan teori perkembangan kognitif Jean Piaget, yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman selama masa sekolah dasar. Secara ringkas, penerapan model TGT bersama dengan objek konkret berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja pembelajaran matematika siswa.
Pengaruh penerapan pendekatan socioscientific issues (SSI) terhadap sikap ilmiah peserta didik kelas V pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar Michelia Dyan Cindy Wardhani; Matsuri Matsuri; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.93656

Abstract

Sikap ilmiah merupakan hal penting dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh pendekatan Socioscientific Issues terhadap sikap ilmiah di MIN 1 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan nonequivalent control group design. Penelitian ini menggunakan pretest dan posttest untuk membandingkan rata-rata hasil kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 54 siswa berdasarkan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala asesmen dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis dengan uji t sampel independen. Syarat uji yang harus dipenuhi adalah normalitas dan homogenitas data. Hasil statistik uji t dalam penelitian ini sebesar 0,018 sehingga lebih kecil dari nilai signifikansi 0,05. Berdasarkan hal tersebut, maka terdapat pengaruh antara pendekatan SSI terhadap sikap ilmiah. Rata-rata hasil sikap ilmiah kelas eksperimen sebesar 82,4 dan pada kelas kontrol sebesar 79,1. Penelitian ini menjelaskan bahwa peningkatan sikap ilmiah pada masing-masing aspek yaitu rasa ingin tahu sebesar 15,72%, tujuan sebesar 12,72%, cermat sebelum mengambil keputusan sebesar 12,72%, berpikir terbuka sebesar 16,07%, jujur sebesar 14 ,96%, dan tingkat bunga sebesar 16,07%. Melakukan kegiatan pembelajaran IPA dan IPS yang mengajarkan sikap ilmiah agar siswa memiliki sikap positif dalam belajar yang dapat mempengaruhi hasil belajar.
Analisis kesalahan penggunaan afiks dalam karangan narasi peserta didik kelas IV sekolah dasar Sri Kandhi Labuh; Matsuri Matsuri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.104836

Abstract

This research was conducted in grade IV SDN 03 Sroyo, which aims to describe the errors in the use of affixes (prefixes, infixes, suffixes and confixes) of students in writing narrative essays of grade IV SDN 03 Sroyo. This research is a qualitative descriptive study. Data obtained from documents in the form of narrative essays of students and informants. Research data collection through document analysis and interviews with students and teachers. The data validity test used in this study is technical triangulation and sources. This study involves interactive data analysis in analyzing data by Miles and Huberman. The results of document analysis research from 18 narrative essays of students show that of the 455 uses of affixes including 264 prefixes, 75 suffixes, 116 confixes and infix types were not found in narrative essays. Of the 455 uses of affixes there were 124 (27.3%) errors in the use of affixes. The most common types of errors were in prefixes as many as 79 (17.4%), errors in suffixes as many as 14 (3.1%), errors in confixes as many as 31 (6.8%) and errors in infixes were not found. The results of the interview showed that the learning carried out by the teacher regarding affixes (affixes) had been carried out well starting from planning and implementation. The results of interviews with students revealed that there were difficulties in implementing affix material (affixes) in writing narrative essays. The conclusion of this study is to explain errors in the use of affixes in students' narrative essays. The difficulty of class IV students in using affixes in narrative essays is because students do not fully understand the concept of affixes, they are confused when writing affixes in constructing sentences to form narrative essays, students are too focused on expressing story ideas so they don't pay attention to the use of affixes. This results in errors in the use of affixes in narrative essays.