Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Architecture

Tempat Pelelangan Ikan Di Merauke Egi Sugoro; Anton Topan; Biatma Syanjayanta; Maichel Santo W Mita
Musamus Journal of Architecture Vol 6 No 2 (2024): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - APRIL 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v6i2.6080

Abstract

Kabupaten Merauke memiliki karakter sebagai kota pesisir, dengan demikian perairannya memiliki peran yang cukup penting. Aspek fisik perairan ini membawa potensi tersendiri khususnya potensi sumberdaya kelautan berupa hasil laut. Kabupaten Merauke memiliki potensi sumberdaya Kelautan dan Perikanan yang cukup baik jumlah produksi perikanan laut Kabupaten Merauke 5 (lima) tahun terakhir yaitu (2016) 9260,447 ton/tahun, (2017) 10986,417 ton/tahun, (2018) 15433,992 ton/tahun, (2019) 7860,180 ton/tahun dan (2020) 45000,343 ton/tahun, kenaikan sebesar 10% pertahun. Dari kondisi yang ada untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kabupaten Merauke, maka diperlukan suatu wadah yang bisa mengkomodir kebutuhan ikan berupa bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Metode yang digunakan adalah metode deskripif yang dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis data deng an teknik survey lapangan, studi banding, studi literatur, wawancara dokumentasi langsung terhadap objek penelitian, analisa tapak dan analisa bangunan. dimna data dan analisa yang di peroleh di jadikan acuan dalam mendesain Tempat Pelelangan Ikan Di Merauke (Pendekatan Arsitektur Post Modern ). Hasil dari penelitian ini adalah mendapatkan suatu wadah. Tempat Pelelangan Ikan Di Merauke, dirancang berdasarkan aktifitas dan zonanya untuk mempermudah pengunjung ataupun pengelola sehingga sarana dan prasarana di dalam site lebih aksesibel, Penerapan Post Modern Pada Perancangan Tempat Pelelangan Ikan Di Merauke.
Pusat Dukungan Odha DI Merauke (Pendekatan Arsitektur Modern) Martinus Karpus Kora; Muchlis Alahudin; Biatma Syanjayanta
Musamus Journal of Architecture Vol 3 No 1 (2020): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v3i1.6174

Abstract

HIV / AIDS is a global problem. Statistical data on the number of people with HIV / AIDS in Merauke is increasing from (in 2010 to 2013). People with HIV / AIDS have not received adequate health care facilities and support. Meanwhile, discrimination against people with HIV / AIDS still applies in society. The purpose of this study is; (1) designing PLHIV Support Centers in Merauke that are equipped with supporting facilities, and (2) planning and designing precisely so that there is no discrimination against PLWHA with a Tropical Modern Architecture Approach.
Fasilitas Olahraga Indoor Di Kota Merauke (Pendekatan Arsitektur Neo Vernacular) Syafrin Yusuf; Biatma Syanjayanta; Dina Pasalolo
Musamus Journal of Architecture Vol 3 No 1 (2020): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v3i1.6178

Abstract

sports that facilitate a variety of indoor sports in the city of Merauke are inadequate. Neo Verracular is an architectural design concept that mixes modern aspects and traditions, so an indoor sports facility design in Merauke City is needed with the Neo Vernacular Architecture Approach. Using the Descriptive Method to determine the elements, traits, traits or phenomena. This method starts by collecting data and analyzing data that is carried out through survey techniques, case studies, comparative studies, studies of time and motion, behavior analysis and documentary analysis. The data obtained will be used as a reference in the Design of Indoor Sports Facilities in the City of Merauke with the Neo Vernacular Architecture Approach.
Catholic Youth Center di Merauke (Pendekatan Arsitektur Modern Tropis) Meiske Meilin Lewerissa; Henry Soleman Raubaba; Biatma Syanjayanta
Musamus Journal of Architecture Vol 3 No 1 (2020): MUSAMUS JOURNAL OF ARCHITECTURE - OKTOBER 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Papua, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mja.v3i1.6179

Abstract

Catholic Youth Center adalah suatu wadah pemusatan segala kegiatan generasi muda katolik yang menyangkut kegiatan kerohanian, berekreasi, berinovasi, dan pengembangan bakat. Perancangan Catholic Youth Center dapat menjadi fasilitas yang nyaman bagi orang muda katolik dan dapat menjadi wadah yang menunjang seluruh kegiatan orang muda katolik di Kabupaten Merauke. Penelitian ini menggunakan metode deskriptis yaitu metode yang dilakukan melalui survei, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dapat menjadi acuan perancangan Catholic Youth Center. Perancangan Catholic Youth Center menggunakan pendekatan Arsitektur Modern Tropis dengan fasilitasnya yaitu fasilitas edukasi, fasilitas spiritual, fasilitas musik, fasilitas pengelola, fasilitas olahraga, fasilitas service dan fasilitas kafetaria. Penerapan pendekatan Arsitektur Modern Tropis diharapkan dapat mengoptimalkan pencahayaan dan penghawaan alami pada fasilitas ini dengan menata bangunan dan sirkulasi bangunan terhadap iklim tropis, sehingga memperoleh perancangan bangunan yang baik dan nyaman didalam maupun diluar bangunan.