Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Wanatani

Pengaruh Lapisan Lidah Buaya (Aloe vera L.) dengan Penambahan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) Yang Berbeda Terhadap Daya Simpan Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Di Suhu Rendah A. Khairun Mutia; M. Darmawan
Wanatani Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i2.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lapisan lidah buaya dengan menambahkan CMS dengan dosis berbeda terhadap daya simpan cabai rawit pada suhu rendah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Teknologi Sulawesi yang berlangsung dari bulan Juli sampai bulan Agustus 2024. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 taraf yaitu A0: sebagai Kontrol; A1: Carboxyil Methyl Cellulose (CMC) 0,5%; A2: Carboxyil Methyl Cellulose (CMC) 1%; A3 = Carboxyil Methyl Cellulose (CMC) 1,5% Perlakuan masing-masing diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 12 unit percobaan, setiap unit percobaan terdiri dari 8 polybag. Sidik ragam (ANOVA) dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian perlakuan terbaik dalam aplikasi edible coating berbahan dasar lidah buaya dengan penambahan Carboxy Methyl Cellulose (CMC) yang berbeda yaitu pada perlakuan R3 konsentrasi CMC 37 gram. Dimana hasil analisis seteleah 12 HSP pada parameter susut bobot yaitu 9.81, parameter vitamin C 4.76, parameter warna 44.36, parameter kecerahan 61.60 dan parameter kerusakan 11.33.
Pemanfaatan Pati Ubi Jalar Ungu sebagai Alternatif Pengental Alami Saus Tomat M. Darmawan; Megasari, Ria; A. Khairun Mutia
Wanatani Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/wanatani.v5i2.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan pengental alami terhadap mutu saus tomat yang dihasilkan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan berupa pambahan bubur ubi jalar ungu kukus ke dalam bubur tomat, terdiri atas tiga taraf yaitu A = 5%, B = 10% dan C = 15%. Parameter yang diamati meliputi kadar vitamin C, Kadar pH, Kekentalan (Operating Instructioo/viskometer), Total padatan terlarut, Uji organoleptic (warna, aroma, rasa dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubur ubi jalar ungu tidak mempengaruhi kadar vitamin C tetapi sangat berpengaruh terdapat kadar pH, kadar kekentalan dan kadar total padatan terlarut yang dihasilkan. Uji organoleptik menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis berada pada kategori agak suka hingga suka dengan nilai 2,76–3,76, dan perlakuan penambahan ubi jalar ungu 15% menghasilkan tingkat kesukaan tertinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pati ubi jalar ungu berpotensi digunakan sebagai alternatif pengental alami yang mampu meningkatkan mutu fisik dan penerimaan konsumen terhadap saus tomat.