Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Surya Abdimas

Pengenalan Nilai Tambah Melalui Pengolahan Dan Pemasaran Tepung Mocaf Sebagai Diversifikasi Produk Berbahan Dasar Singkong Timbul Rasoki; Lina Asnamawati; Ana Nurmalia
Surya Abdimas Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i4.1395

Abstract

Pengenalan nilai tambah melalui pengolahan dan pemasaran tepung mocaf sebagai diversifikasi produk berbahan dasar singkong” guna peningkatan pengetahuan diversifikasi produk terkini yang berpotensial yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian keluarga di Bukit Peninjauan II. Pelaksanaan abdimas dilakukan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat, pengenalan dilakukan dengan pendekatan pembelajaran partisipatif dari pengolahan tepung mocaf hingga diversifikasi olahannya yakni brownies dan chesecake. Analisa data dilaksanakan dengan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk menghitung analisa nilai tambah tepung mocaf. Setelah pelaksanaan mitra sudah memiliki keterampilan dalam mengolah singkong menjadi tepung mocaf dan produk turunannya. Diketahui tepung mocaf memiliki nilai tambah sebesar Rp.3.250,- Rupiah / Kilogram yang bermakna dalam pengolahan setiap 1 kilogram singkong akan menciptakan nilai tambah sebesar Rp.3.250,-. Keuntungan yang didapatkan dari pengolahan singkong yakni Rp. 1.583,33/ Kilogram input atau sebesar 40%. Keuntungan tersebut yakni selisih nilai tambah dengan pendapatan tenaga kerja (Rupiah / Kilogram input). Dalam pengolahan singkong segar menjadi tepung mocaf, maka diperoleh tambahan pendapatan dan nilai tambah, selain itu juga menambah peluang untuk tenaga kerja.
Pendampingan Petani dan Praktik Pemupukan Tanaman Buah Durian Menggunakan Pupuk Organik di Kecamatan Carita Maman Rumanta; Is Eka Herawati; Rakhmini Juwita; Ron Makrony; Lina Asnamawati
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1851

Abstract

Pemakaian pupuk anorganik atau kimia yang terus menerus tidak bisa dipungkiri lagi akan mengakibatkan kerusakan pada lingkungan. Salah satu aktivitas yang masih banyak dilakukan oleh petani mitra dalam mengelola lahan pertanian adalah penggunaan pupuk anorganik atau pupuk kimia. Tujuan dilaksanakannya kegiatan penerapan IPTEKS pupuk organic adalah : (a) memberikan gambaran keunggulan pupuk organic dan kerugian bila menggunakan pupuk kimia yang berlebihan, (b) meningkatkan kemampuan dan keterampilan warga (kelompok tani) di Carita, Pandeglang, Banten dalam penggunaan pupuk organic. Metode yang digunakan adalah pendekatan intervensi dan penyuluhan. Intervensi dilakukan melalui demonstrasi langsung di hadapan dan bersama para peserta tentang pupuk organic (pupuk kandang, pupuk organic cair dan pupuk organic granule). Penyuluhan tentang dampak pupuk anorganik (pupuk kimia) dan dampak positif penggunaan pupuk organic. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan pengetahuan tentang pupuk organic dari 70% menjadi 100% dan memiliki kemampuan mengaplikasikan pupuk organic terhadap tanaman buah durian. Dengan pendampingan dan aplikasi penggunaan pupuk organik di kelompok tani Kecamatan Carita, diharapkan kedepan petani lebih cerdas, kualitas pertanian tanah membaik dan hasil meningkat, pertanian lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Program Pemberdayaan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Kecamatan Carita dalam Mengolah Komoditi Singkong dan Mengembangkan Peluang Usaha (Pengolahan, Packaging, dan Pemasaran) Rakhmini Juwita; Maman Rumanta; Is Eka Herawati; Ron Makrony; Lina Asnamawati
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1850

Abstract

Pemberdayaan dapat diartikan sebagai suatu pelimpahan atau pemberian kekuatan (power) yang akan menghasilkan hierarki kekuatan dan ketiadaan kekuatan, seperti yang dikemukakan Simon (1993) bahwa pemberdayaan suatu aktvitas refleksi, suatu proses yang mampu diinisiasikan dan dipertahankan hanya oleh agen atau subyek yang mencari kekuatan atau penentuan diri sendiri (self-determination). Dengan dilakukan pemberdayaan diharapkan masyarakat mampu meningkatkan taraf hidupnya. Subjek binaan dalam kegiatan abdimas adalah warga masyarakat Desa Kadu Jogya, Kelurahan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Masyarakat belum mengolah komoditi Singkong atau ubi kayu yang sangat berlimpah secara maksimal sampai bernilai tambah. Masyarakat melihat ubi kayu tidak ada harganya, oleh karena itu ketua kelompok tani mempunyai harapan besar mayarakat dapat mempunyai keterampilan mengolah komoditi ubi kayu menjadi bernilai jual, mempunyai jiwa wirausaha dan memiliki kemampuan memasarkan secara online dan digital melalui blog dan market place.