Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Kualitas Sensori dan Kandungan Gizi Roti Tawar Tepung Oatmeal Sebagai Pengembangan Produk Pangan Fungsional Sachriani Sachriani; Yeni Yulianti
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 7, No 2 (2021): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v7i2.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sensori dan kandungan gizi roti tawar substitusi tepung oatmeal sebagai pengembangan produk pangan fungsional. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Kue Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta dalam proses pembuatan produk. Pengujian kandungan gizi dilakukan di SIG Laboratory atau PT. Saraswanti Indo Genetech. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Instrumen subjektif untuk penilaian kualitas sensori menggunakan skala likert. Instrument penilaian secara objektif digunakan untuk mengukur kandungan nilai gizi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif berdasarkan aspek eksternal dan internal serta uji laboratorium nilai gizi meliputi energi, lemak, protein, karbohidrat, kadar air, kadar abu, dan serat kasar. Formulasi roti tawar substitusi tepung oatmeal 20% masih memenuhi syarat mutu roti tawar di SNI No 01-3840-1995 untuk kualitas sensoris dari aspek eksternal maupun internal, serta kadar air dan abu. Selain itu hasil uji kandungan gizi diperoleh protein 8,38%, kadar abu 1,33%, energi dari lemak 49,86kkal/100g, lemak total 5,54%, kadar air 35,41 %, energi total 280,74 kkal/100g, karbohidrat 49,34%, dan serat pangan 7,16% lebih unggul dari roti tawar yang ada di pasaran dilihat dari perbandingan tabel komposisi pangan Indonesia Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat tahun 2018. Sehingga roti tawar dengan substitusi tepung oatmeal 20% berpotensi menjadi roti tawar fungsional yang bisa dikomersialisasikan.
Pengembangan Media DVD Interaktif dan Video tentang Menu Sehat Seimbang Balita untuk Kader Posyandu Mutiara Dahlia; Rusilanti Rusilanti; Sachriani Sachriani; Nur Riska T.
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 23, No 1 (2016): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.659 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v23i1.9353

Abstract

This study analyses the effectiveness of instructional media using Digital Video Disc (DVD) and videos in nutrition education concerning the development of toddlers’ food preferences of balanced meals based on community empowerment. The media was expected to be used by the cadre of Posyandu (Maternal and Child Health Centre) and housewives in Rawamangun village. This study used the quasi experiment method. The data analysis showed the score of F was 15.89 that was higher than the F table with the score of 4.11 in the significance level of 0.05. It indicates the learning outcomes of the instructional media using DVD and videos was higher than using handouts. The result of this study was a nutrition education model concerning the development of toddlers’ food preferences of balanced meals in the form of DVD and videos that can be effectively applied. The media is able to improve the learning outcomes of nutrition education including the knowledge and the skills. Thus it indirectly supports the government program in community empowerment. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis efektivitas  penggunaan media dalam bentuk DVD interaktif dan video dalam perancangan model pendidikan tentang pembentukan kesukaan balita terhadap makanan bergizi seimbang pada ibu berbasis pemberdayaan masyarakat yang dapat digunakan oleh kader posyandu dan ibu rumah tangga kelurahan Rawamangun. Metode quasi experiment. Hasil analisis varians dua jalur antar kolom diperoleh harga Fhitung = 15,89 lebih besar dibandingkan Ftabel = 4,11 pada taraf signifikansi α = 0,05. Nilai ini menunjukkan bahwa hasil belajar kader posyandu dengan media dalam bentuk DVD dan video lebih baik dibandingkan dengan media handout. Hasil penelitian dapat membentuk suatu model pendidikan gizi yaitu media dalam bentuk DVD interaktif dan video tentang pembentukan kesukaan anak terhadap makanan bergizi seimbang yang diterapkan. Media dan metode tersebut dapat meningkatkan hasil belajar berupa pengetahuan dan keterampilan dalam penyuluhan gizi pada ibu, kader posyandu dan masyarakat sehingga secara tidak langsung dapat membantu program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat. The developed media improves the achievement of nutritional education of mothers, society and indirectly helped the government program in community empowerment.
Pengaruh Substitusi Puree Kulit Pisang Ambon (Musa x Paradisiaca L.) Pada Pembuatan Banana Cake Terhadap Daya Terima Konsumen Astri Mutia Muztniar; Sachriani Sachriani; Cucu Cahyana
Jurnal Sains Boga Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Sains Boga, Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Tata Boga Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSB.001.1.02

Abstract

The objective of this research was to analysis the effect of ambon banana peel puree substitution on making banana cake to consumer acceptance, include aspects of color, crumb color, aroma, taste and texture. The study was conducted at March to December 2016 . The study was conducted from March to December 2016 with experimental methods at the Laboratory of Pastry & Bakery and organolaptic assessment was conducted on Food and Nutrition Program at the State University of Jakarta.The results based on the hypothesis Friedman Test with significance level α = 0.05 showed there is not influence of ambon banana peel puree substitution on making banana cake to consumer acceptance in all aspect. Conclusion banana cake with three treatments could be accepted by consumers. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi puree kulit pisang ambon pada pembuatan banana cake terhadap daya terima konsumen, meliputi aspek warna kulit, warna remah, aroma, rasa dan tekstur. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Desember 2016 dengan metode eksperimen di Laboratorium Pastry & Bakery dan Penilaian Organolaptik dilakukan pada Mahasiswa Program Studi Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Hasil pengujian Hipotesis menggunakan uji friedman dengan taraf signifikansi α = 0,05 menunjukkan tidak terdapat pengaruh substitusi puree kulit pisang ambon pada pembuatan banana cake terhadap daya terima konsumen pada semua aspek. Kesimpulan banana cake dengan ketiga perlakuan dapat diterima oleh konsumen
Pengaruh Substitusi Tepung Beras Hitam (Oryza Sativa L. Indica) Pada Pembuatan Roti Tawar Terhadap Daya Terima Konsumen Dwi Meliana Putri; Guspri Devi Artanti; Sachriani
Jurnal Sains Boga Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Sains Boga Volume 4 Nomor 2, November 2021
Publisher : Program Studi Tata Boga Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSB.004.02.05

Abstract

The objective of this study was to learn the effect of black rice flour substitution on white bread processing to consumer acceptance, covering aspects of external (volume and skin color), and aspects of internal (skin character, crumb color, flavor, taste and texture). This study used an experimental method performed at the Laboratory of Pastry and Bakery, Food and Nutrition Program, Faculty of Technology, State University of Jakarta from January until December 2020. Organolaptic test conducted on 25 no trained panelists. The results of the descriptive data showed that white bread substitute black rice flour as much as 10% are most preferred by consumers in all aspects, with an average of 4.52 aspects of volume; outer aspect of color 4.24; aspects of the crumb of 4.16; aspects of the crumb color of 4.12; aroma aspects of 4.32; flavor aspects of 4.4; and crumb texture aspects of 4.48 which all aspects a showed that are in the range of categories like to very like. Hypothesis analyze using Friedman test showed that there is a substitution effect of black rice flour on white bread processing in percentage 10%, 20%, and 30% on consumer acceptance on all aspects: volume, the color of the skin or crust, crumb / pores, crumb color, flavor, taste, and texture. Tuckeys test results showed that white bread substitute black rice flour in percentage 10% dan 20% are the preferred consumer, with the recommended substitution formula as much as 20% as the best usage of the black rice.
Pengaruh Penambahan Tepung Ubi Ungu (Ipomoea Batatas) Pada Pembuatan Cone Es Krim Terhadap Daya Terima Konsumen Khonsa Salsabila Athifah; Sachriani Sachriani; I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.332 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v2i1.35029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung ubi ungu pada pembuatan cone es krim terhadap daya terima konsumen. Penelitian dilakukan di laboratorium pengolahan Roti dan Kue Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian diawali dengan pembuatan tepung ubi ungu dengan waktu pengeringan 12 jam dengan suhu 400c-600c menggunakan oven. Pada penelitian ini penambahan tepung ubi ungu dapat digunakan dalam adonan cone es krim dengan persentase 20%, 30%, dan 40%. Penilaian uji daya terima konsumen dilakukan kepada 3 panelis ahli (Dosen Pendidikan Tata Boga), dan 30 panelis tidak terlatih untuk menilai cone es krim penambahan tepung ungu meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil yang diperoleh daril hasil uji validasi dan uji organoleptik dengan daya terima konsumen, cone es krim dengan rata-rata tertinggi pada aspek warna (4,03), aroma (4,12), tekstur (4,17), rasa ubi (3,63), rasa manis (3,97) yang berada pada kategori suka. Hasil daya terima konsumen dengan uji friedman menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa sehingga tidak perlu melanjutkan uji tuckey. Cone es krim penambahan tepung ubi ungu pada uji fisik dengan perlakuan 20%, 30%, dan 40% memiliki waktu ketahanan terhadap es krim selama 120 menit. Dengan demikian cone es krim penambahan tepung ubi ungu terbaik dan banyak disukai oleh konsumen adalah 20%. Maka peneliti menyarankan penggunaan tepung ubi ungu pada pembuatan cone es krim sebanyak 20%.
The Effect Of The Use Of Brown Rice Flour (Oryza Nivara) In The Making Of Almond Crispy On Physical Properties And Consumer Acceptance) Rhiska Ayu Morendra; Sachriani Sachriani; Nur Riska
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan, Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.913 KB) | DOI: 10.24036/jptbt.v2i2.196

Abstract

This study was intended to determine the that the use of brown rice flour on the physical qualities perceived by consumers. This research begins with the manufacture of brown rice flour, where brown rice is soaked in water, then dried, then milled. The brown rice flour used was 70% (P1), 80% (P2) 90% (P3). In terms of dough diameter, thickness assessment of physical properties by measuring weight, assessment of consumer intake was examined organoleptically by 3 experts (general education teacher) 25 medium training specialists (culinary students). Based on the results of the Anova test, the use of brown rice flour did not affect the physical qualitiess of smooth almonds. Friedman test results show that the use of brown rice flour has a significant effect on color, but has no effect on aroma, taste, texture, horsepower. The test result = 0.05 indicates that P2 is the most recommended color product because it has the highest value. Products with P2 processing are recommended as the best almonds in terms of physical acceptability by consumers.
Pengaruh Penambahan Sari Belimbing Wuluh (Avverhoa Bilimbi Lin) Terhadap Kualitas Selai Albedo Semangka (Citrullus Vulgaris Schard) Nur Aisyah; Ari Fadiati; Sachriani Sachriani
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i8.978

Abstract

Latar Belakang: Selai merupakan salah satu produk pangan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Selai sering digunakan sebagai pendamping makanan seperti roti, kue nastar, dan lainnya. Salah satu jenis selai yang banyak diminati adalah selai buah, seperti selai nanas, selai strawberry, selai jeruk, dan lainnya. Tujuan: untuk menganalisis pengaruh penambahan sari belimbing wuluh pada pembuatan selai albedo semangka terhadap kualitas fisik dan kualitas organoleptik untuk aspek warna, cita rasa, aroma dan tekstur selai albedo semangka Metode: Sampel penelitian ini adalah selai albedo semangka dengan penambahan sari belimbing wuluh dengan persentase 20%, 30% dan 40%. Penelitian kualitas fisik dilakukan dengan pengukuran daya oles sedangkan penilaian kualitas organoleptik diuji kepada 45 panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta. Hasil: Berdasarkan hasil uji Kruskal wallis pada aspek rasa asam, aroma dan tekstur kekentalan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhdap penambahan sari belimbing wuluh. Berdasarkan hasil uji fisik menunjukkan selai albedo semangka dengan penambhan sari belimbing wuluh sebanyak 40% memiliki daya oles yang palilg jauh merata. Kesimpulan: selai albedo semangka penambahan sari belimbing wuluh sebagai inovasi produk selai yang dinilai berhasil karena mendapatkan penilaian yang baik.
Analisis Daya Terima Konsumen pada Nugget Rebung Substitusi Puree Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) Gita Ramadhanti; Sachriani Sachriani; Ari Fadiati
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i8.982

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan makanan olahan pangan yang begitu beragam mendorong banyak penjual makanan olahan baik sekala kecil maupun besar. Salah satu olahan pangan adalah nugget yang bisa diolah dari berbagai bahan. Tujuan: untuk menganalisis Daya Terima Konsumen Pada Nugget Rebung Substitusi Puree Kacang Merah  Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Analisis daya terima konsumen pada nugget rebung substitusi puree kacang merah dengan persentase 30%, 40%,50%. Penelitian ini dilakukan dari November 2022 sampai maret 2023. Penelitian ini dinilai menggunakan uji hedonik kepada 30 panelis agak terlatih yaitu mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Hasil: Penilaian meliputi aspek warna, cita rasa, dan tekstur. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukan bahwa ketiga perlakuan dapat diterima konsumen menyukai produk dengan substitusi 40% dan 50% yang terbaik sesuai dengan mengoptimalisasikan penggunaan puree kacang merah. Kesimpulan: Dengan demikian hasil penelitian ini sejalan dengan tujuan penelitian yaitu memanfaatkan rebung dan kacang merah menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan pada produk  pangan yaitu sebagai oalahan pada nugget, sehingga dapat  memiliki nilai jual dan meningkatkan nilai ekonomis rebung.