Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERKEMBANGAN PENELITIAN WACANA SASTRA DAN IMPLEMENTASINYA BAGI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Rina Hayati Maulidiah
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penelitian wacana sastra dalam sepuluh tahun terakhir serta implementasinya dalam dunia pendidikan.Wacana sastra apa saja yang paling banyak diteliti, dan yang masih sedikit diteliti, atau belum pernah diteliti sama sekali. siapa saja yang terlibat dalam penelitian tersebut serta implementasinnya bagi prodi pendidikan bahasa dan sastra indonesia. Artikel ini tergolong pada penelitian kepustakaan, berkenaan dengan hal itu, maka metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, yaitu mengumpulkan data primer dan sekunder, dengan menggunakan model analisis van djik yang terkait denganperkembangan penelitian wacana sastra selama sepuluh tahun terakhir. hasil penelitian menemukan banyaknya pendekatan yang dapat dilakukan dalam penelitian wacana sastra seperti (1) Sosiologi Sastra, (2) Strukturalisme  Genetik, (3) Hermeneutika, (4) Feminisme, (5) Mimetik, (6) Stilistika, (7) Kesantunan Berbahasa. Penelitian ini didominasi oleh mahasiswa sastra yang banyak mengkaji tentang feminisme dan beberapa orang dosen.Kesantunan berbahasa termasuk kajian yang masih baru sehingga masih sedikit yang meneliti.Implementasi yang diharapan kedepanya adalah mahasiswa mampu mengembangkan penelitian wacana sastra yang masih sedikit diteliti dan mampu menemukan pendekatan baru dalam meneliti kajian wacana sastra.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NHT TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN Vivi Wulandari; Rina Hayati Maulidiah
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 6, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menganalisis unsur-unsur intrinsik sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X SMA Muhammadiyah 8 Kisaran Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X IPA yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah 171 siswa. Sampel penelitian ada 2 kelas (kelas X IPA-2 dan kelas X IPA-5) yang diambil secara random sampling. Pada kelas X IPA-2 sebagai kelas eksperimen menggunakan model Numbered Heads Together dan pada kelas X IPA-5 sebagai kelas kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh post-test dengan hasil rata-rata kelas eksperimen = 86,71, standar deviasi = 4,61, standar error = 0,79,  maka diperoleh nilai tertinggi = 95, dan nilai terendah = 80 dan rata-rata kelas kontrol = 64,39, standar deviasi = 7,49, standar error = 1,32, maka diperoleh nilai tertinggi = 75, dan nilai terendah = 40. Selanjutnya uji normalitas diperoleh dari kedua data tersebut t0 sebesar 15,39, kemudian dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikasi 5% =2,00 karena t0 yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 15,39 > 2,00 pada taraf signifikan 1% = 2,65, t0 yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 15,39 > 2,65 maka Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan adanya pengaruh terhadap kemampuan menganalisis unsur-unsur intrinsik pada cerpen “Pertemuan Senja” karangan Jauza menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 8 Kisaran.
Analisis prinsip kesantunan berbahasa Leech pada dialek Tanjungbalai dalam lingkungan keluarga melalui kajian pragmatik Arera Vazira; Wan Nurul Atikah Nasution; Eva Mizkat; Rina Hayati Maulidiah
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 11, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v11i2.3579

Abstract

This study aims to describe how the form of application and deviation of politeness principles in Leech language in a family environment of speakers in Tanjung Balai dialect. The method used in this research is descriptive qualitative. The data in this study are utterances spoken by fellow family member that show the forms of application and deviations of the principle of politeness in language. The results of this study indicate that the principle of language politeness is not always applied when communicating in everyday life by fellow family members. The politeness principle in question is the politeness principle developed by Leech, including: (1) field maxim, (2) generosity maxim, (3) appreciation maxim, (4) modesty maxim, (5) agreement maxim and (6) sympathy maxim. Thus utterances that deviate from Leech's politeness principle are more commonly found when communicating in the family environment, for in one family thats used as research, they pay little attention to the principles of politeness while talking between speakers and speech partners and the context/situation when communicating. 
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS TPACK PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENUJU ERA SOCIETY 5.0 Putri Rahmadani Chaniago; Rina Hayati Maulidiah; Lilik -
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.79-85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model problem based learning (PBL) berbasis TPACK pada pembelajaran bahasa Indonesia menuju era society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode  kualitatif  dengan  pendekatan  kepustakaan  atau  studi litelatur.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning (PBL) berbasis TPACK pada pembelajaran bahasa Indonesia mempunyai manfaat dalam dunia pendidikan menuju era society 5.0. Penerapan TPACK menggunakan model problem based learning pada pembelajaran bahasa Indonesia akan membuat pelajar memiliki motivasi belajar serta kompetensi berpikir  kritis, komunikatif,  kolaboratif dan kreatif.  Hal tersebut akan akan meningkatkan mutu  pembelajaran  dan pendidikan di Indonesia menuju era  society 5.0
PEMANFAATAN TEKNOLOGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 3 KISARAN Gusti Yanda; Rina Hayati Maulidiah; Isnaini -
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.11-19

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan merupakan pengaruh dari perkembangan zaman saat ini. Era digital mengharuskan pendidik untuk dapat memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran di kelas untuk menciptakan pembelajaran yang dekat, menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Pemanfaatan aplikasi digital dalam proses pembelajaran adalah bentuk penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan pemanfaatan teknologi apa saja yang digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 3 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik dapat mengaplikasikan beberapa media pembelajaran berbasis teknologi dari awal hingga akhir pembelajaran Bahasa Indonesia. Adapun aplikasi-aplikasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yaitu: (a) Canva dapat digunakan untuk membuat materi pembelajaran secara menarik, (b) Wordwall dapat digunakan untuk membuat games edukatif atau kuis sesuai dengan materi pembelajaran, (c) Random Name Picker dapat digunakan untuk menentukan urutan presentasi diskusi kelompok, (d) Mentimeter dapat digunakan untuk melakukan refleksi pembelajaran. Dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi tersebut membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif serta menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan berpihak pada peserta didik sehingga dapat menumbuhkan semangat dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.
PELATIHAN MEMBUAT LOGO UMKM MELALUI APLIKASI DESAIN GRAVIS CANVA DENGAN MENGGUNAKAN HP UNTUK MENINGKATKAN NILAI SOSIAL MASYARAKAT DESA PUNGGULAN KEC. AIR JOMAN KAB. ASAHAN Rina Hayati Maulidiah; Adi Sucipto; Amelia Rosanti Srg; Dara Rizky Yanti; Adestia Sihombing
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.4537

Abstract

Abstract: This community service activity aims to provide logo creation training for 3 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the local area by utilizing the Canva graphic design application through mobile devices. The target of this training is mosque youth who have an interest in graphic design and want to improve their skills in creating logos for their businesses. A logo is an important visual identity for MSMEs in strengthening their brand image and increasing product attractiveness amidst market competition. However, limited knowledge and design skills often become obstacles for MSMEs in producing attractive and professional logos. Through a hands-on training method, participants were trained to understand the basic principles of graphic design, operate Canva features, and produce logos according to their respective business needs. The results of the training showed an increase in participants' skills in designing logos, marked by their ability to produce original works relevant to their business identity. In addition, this activity had a positive social impact, namely increased self-confidence, creativity, and the value of togetherness in the community because participants were able to share experiences and creative ideas. Thus, this training not only provides economic benefits for MSMEs, but also strengthens the social value of the community through collaboration and increasing human resource capacity in the digital era. Keywords: training, MSME logo, Canva, mobile phone, social values of society. Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan logo bagi 3 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat dengan memanfaatkan aplikasi desain grafis Canva melalui perangkat telepon genggam (HP). Sasaran pelatihan ini adalah remaja masjid yang memiliki minat dalam desain grafis dan ingin meningkatkan keterampilan dalam membuat logo untuk usaha mereka. Logo merupakan identitas visual yang penting bagi UMKM dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan daya tarik produk di tengah persaingan pasar. Namun, keterbatasan pengetahuan dan kemampuan desain seringkali menjadi kendala bagi pelaku UMKM dalam menghasilkan logo yang menarik dan profesional. Melalui metode pelatihan berbasis praktik langsung, peserta dilatih untuk memahami prinsip dasar desain grafis, mengoperasikan fitur-fitur Canva, serta menghasilkan logo sesuai kebutuhan usaha masing-masing. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mendesain logo, ditandai dengan kemampuan mereka menghasilkan karya orisinal yang relevan dengan identitas usaha. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif secara sosial, yaitu meningkatnya rasa percaya diri, kreativitas, serta nilai kebersamaan dalam masyarakat karena peserta dapat saling berbagi pengalaman dan ide kreatif. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi UMKM, tetapi juga memperkuat nilai sosial masyarakat melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di era digital. Kata kunci: pelatihan, logo UMKM, Canva, telepon genggam, nilai sosial masyarakat
AKTIVASI KBBI VI DARING DALAM KAJIAN HERMENEUTIKA SCHLEIERMACHER PADA LAGU MENDARAH KARYA NADIN AMIZAH Bambang Gulyanto; Rina Hayati Maulidiah; Evi Supriyani Siregar; Alwi Syahputra Daulay
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4135

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the meaning of words by utilizing KBBI VI and language style in the lyrics of the song "Mendarah" by Nadin Amizah through a Schleiermacher hermeneutic study. This approach is used to interpret the grammatical aspects of song lyrics which are full of symbolism and figures of speech. Through this analysis, the researcher tries to understand the deep message conveyed by the author. The results of the research show that the use of word choices and figures of speech in songs is able to convey an atmosphere of sadness and hope effectively, while strengthening the symbolic meaning contained therein. Schleiermacher's hermeneutical study of this song not only functions as a work of art, but also becomes a medium for expressing the depth of feelings and longing for a father figure who is physically and emotionally distant. This analysis is able to reveal deeper layers of meaning from the song's lyrics. Overall, this research shows that musical works of art can convey emotional messages effectively through the use of figures of speech, thereby building a strong emotional connection between the work and its listeners. Keyword: Hermeneutic Studies, Schleiermacher, figure of speech, Mendarah Song Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kata dengan memanfaatkan KBBI VI dan gaya bahasa dalam lirik lagu "Mendarah" karya Nadin Amizah melalui kajian hermeneutika Schleiermacher. Pendekatan ini digunakan untuk memaknai aspek gramatikal dari lirik lagu yang sarat akan simbolisme dan majas. Melalui analisis ini, peneliti berusaha memahami pesan mendalam yang disampaikan pengarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pilihan kata dan majas dalam lagu mampu menyampaikan suasana sedih dan harapan secara efektif, sekaligus memperkuat makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Kajian hermeneutika Schleiermacher pada lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga menjadi media ekspresi kedalaman menyampaikan perasaan dan kerinduan terhadap sosok ayah yang jauh secara fisik maupun emosional. Analisis ini mampu mengungkap lapisan makna yang lebih dalam dari lirik lagu tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa karya seni musik dapat menyampaikan pesan emosional secara efektif melalui penggunaan majas, sehingga mampu membangun koneksi emosional yang kuat antara karya dan pendengarnya. Kata kunci: Kajian Hermeneutika, Schleiermacher, Majas, Lagu Mendarah.
Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Novel Ayahku Bukan Pembohong Karya Tere Liye: Kajian Psikologi Sastra Perspektif Sigmund Freud Dewi Sartika; Rina Hayati Maulidiah; Sonya Sasmita Simanjuntak
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 14 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/zcf8b854

Abstract

This study examines the inner conflict of the main character in the novel Ayahku Bukan Pembohong by Tere Liye using Sigmund Freud's psychoanalytic approach. Inner conflict is one of the most prominent psychological aspects in literary works, and the Freud approach enables researchers to analyze personality dynamics through three structures: id, ego, and superego. This study aims to (1) describe the manifestation of the id personality system that triggers inner conflict in the main character Dam, (2) analyze the role of the ego as a mediator between id drives and the demands of reality, and (3) identify the influence of the superego on the decisions and character development of the main character. The method used is descriptive qualitative with a literature review approach. Data in the form of narrative quotations were taken from the novel text, classified based on id, ego, and superego indicators, then interpreted hermeneutically. The results indicate that (1) Dam's id manifests in chronic disappointment, impulsivity, and anger due to childhood trauma; (2) the ego serves as a defense mechanism through assertiveness, logical thinking, and acceptance of reality; and (3) the superego becomes a conflict resolution agent through the internalization of values of honesty, filial piety, responsibility, and perseverance. Unlike previous studies, this research finds that the ethical-cultural superego in this novel does not function repressively but rather as a healing agent that leads the character toward psychological maturity. This novel is suitable as a character education medium in educational settings.
Pengaruh Media Komik Digital Berbasis Canva Terhadap  Kemampuan Menulis Teks Anekdot Pada Siswa Kelas X Sma Negeri  1 Meranti Tahun Ajaran 2025/2026 Risyach Aura Fasyach Manurung; Rina Hayati Maulidiah; Eliyentichan
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 14 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/0ygmet28

Abstract

Risyach aura fasyach Manurung, 2026. Pengaruh Media Komik Digital Berbasis Canva Terhadap Kemampuan Menulis Teks Anekdot Pada Kelas X SMA Negeri Meranti Tahun Ajaran 2025/2026. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Asahan. Dosen Pembimbing: Rina Hayati Maulidiah, S.Pd, M.Pd. Kemampuan menulis teks anekdot merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang menuntut siswa mampu mengorganisasikan ide secara kreatif, komunikatif, serta mengandung unsur humor dan kritik sosial. Namun, berdasarkan hasil observasi di kelas X SMA Negeri 1 Meranti, kemampuan siswa dalam menulis teks anekdot masih tergolong rendah, terutama dalam mengembangkan ide, memahami struktur teks, serta memasukkan unsur sindiran secara tepat. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional dan kurangnya pemanfaatan media digital yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik digital berbasis aplikasi Canva terhadap kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Negeri 1 Meranti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 72 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil menulis teks anekdot, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, serta uji-t sebagai pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen (79,30) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (66,11). Hasil uji hipotesis juga menunjukkan bahwa thitung (33,82) lebih besar daripada ttabel (1,66 pada taraf 5%), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media komik digital berbasis aplikasi Canva berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan menulis teks anekdot siswa. Kata kunci: komik digital, Canva, kemampuan menulis, teks anekdot, pembelajaran Bahasa Indonesia.