Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JME

AKTIFITAS KEAGENAN DALAM MENANGANI DOKUMEN DAN KEBUTUHAN KAPAL PADA PT.GESURI LIOYD CABANG KUALA TANJUNG Yursal Yursal; Muhammad Sahid; Ade Ria
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 3 No. 2 (2021): Article Research, Agustus 2021
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.367 KB) | DOI: 10.54196/jme.v3i2.50

Abstract

Abstrak. Keagenan adalah merupakan salah satu usaha perusahaan pelayaran yang menangani dokumen-dokumen dan kebutuhan kapal, dari kapal yang akan masuk kedermaga sampai kapal selesai melakukan kegiatan bongkar/ muat di dermaga dan selanjutnya kapal akan berangkat kepelabuhan singgah selanjutnya. Pada PT. Gesuri Lloyd cabang Kuala Tanjung adalah perusahaan pelayaran yang menangani dokumen dan kebutuhan-kebutuhan kapal seperti pengurusan sertifikat kapal yang sedang lewat jangka waktunya, menyediakan supply air tawar, permintaan crew berobat, permintaan bahan makanan untuk crew dan lain sebagainya, dari mulai masuk hingga keluarnya kapal tersebut. Kapal yang biasa di tangani oleh perusahaan PT. Gesuri Lloyd cabang Kuala Tanjung ialah kapal Tanker, Kapal Tugboat, dan kapal Cargo. Dan di dermaga Kuala Tanjung bukan dermaga umum tetapi dermaga khusus dalam arti dermaga di Kuala Tanjung ialah darmaga yang untuk kepentingan sendiri dikarenakan satu perusahaan besar memiliki dermaganya sendiri. Dan pada PT. Gesuri Lloyd Cabang Kuala Tanjung bekerja sama dengan perusahaan bongkar muat yang atas nama PT. Duet Pratama Samudera dan PT. Kuala Jaya Samudera. Intansi-intansi yang terkait di Kuala Tanjung menjalinhubungan yang baik kepada perusahaan PT. Gesuri Lloyd cabang Kuala Tanjung, Dalam penulisan makalah ini metode yang diambil untuk mengumpulkan data yaitu dengan study lapangan (field research), metode perpustakaan (field library).
EKSPOR MENGGUNAKAN CONTAINER PADA PT. SAMUDERA LAUTAN LUAS CABANG PALEMBANG Muhammad Sahid
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 4 No. 2 (2022): Article Research, Agustus 2022
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.039 KB) | DOI: 10.54196/jme.v4i2.89

Abstract

PT. Samudera Lautan Luas Cabang Palembang adalah perusahaan Forwarding yang bergerak sebagai Non Vessel Operating Common Carrier (NVOCC) dalam jenis industri pelayaran Internasional. PT. Samudera Lautan Luas Cabang Palembang adalah kantor cabang yang beralamat di Jl. R. W.Monginsidi Villa Shangrilla Block C No. 05 Kalidoni Palembang, dan mempunyai 7 kantor cabang di berbagai daerah Indonesia yakni di Medan merupakan kantor pusat dan kantor lainnya berada di Jakarta, Surabaya, Semarang, Padang, Palembang dan Balikpapan. Dizaman era globalisasi ini, demi kelancaran muatan yang akan diangkut melalui laut tidak terlepas dari peranan perusahaan Freight Forwarding sangat berperan penting dalam kegiatan dalam aktivitas ekspor-impor yakni sebagai alat atau perantara dalam pengiriman barang ekspor menggunakan container ke luar negeri. Tujuan dari perusahaan Freight Forwarding ini adalah memberikan pelayanan terbaik kepada customer yang hendak mengirimkan barangnya menggunakan container ke luar negeri maupun ke dalam negeri, menjalin kerjasama antara perusahaan luar negeri dengan perusahaan dalam negeri untuk mendongkrak perekonomian Indonesia. Jenis data yang dikumpulkan berupa data yang bersifat kuantitatif serta terdiri dari data primer dan sekunder. Pembuatan makalah ini menggunakan metode Field Research (FR) dan Library Research (LR). Adapun prosedur ekspor menggunakan container pada PT. Samudera Lautan Luas Cabang Palembang yakni pihak marketing menerima booking ekspor dari eksportir, lalu eksportir menerbitkan Shipping Instruction (SI) dari shipper, dilanjutkan dengan booking space ke shipping line, pengambilan container di depo, kemudian melakukan stuffing, pengurusan dokumen, dan diakhiri oleh proses penyerahan dokumen kepada eksportir seperti Shipping Instruction (SI), Delivery Order (DO), Verified Gross Mass (VGM), Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Commercial Invoice, Nota Pelayanan Ekspor (NPE), Fumigation Certificate, Certificate of Origin (COO) setelah Ship On Board maka Bill of Lading (B/L) Original akan di serahkan kepada eksportir.
PERANAN KEAGENAN TERHADAP AKTIVITAS KAPAL BERBENDERA INDONESIA YANG BEROPERASI SECARA INTERNASIONAL PADA PT.PENGUIN FERRY JASA INTERNASIONAL Dafid Ginting; Muhammad Sahid; Syarifur Ridho; Rica Regina Br.Perangin-Angin
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 5 No. 1 (2023): Article Research
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.003 KB) | DOI: 10.54196/jme.v5i1.103

Abstract

PT. Penguin Ferry Jasa International Shipping merupakan perusahaan pelayaran yang ada di Batam tepatnya di Batu Ampar. Perusahaan ini memiliki cabang di Singapore dengan nama perusahaan PSC Express Pte Ltd dan juga memiliki beberapa jumlah kapal milik yang beroperasi dari pelabuhan Batam ke pelabuhan Singapore. Kapal – kapal ini secara bergantian dan telah terjadwal setiap minggunya untuk mengangkut barang–barang dari dalam dan keluar negeri. Perusahaan pelayaran ini bertanggung jawab kepada customer untuk mengirimkan barang mulai dari pengangkutan dari gudang penumpukan ke kapal dan ke pelabuhan selanjutnya. Makalah ini menjelaskan bagaimana perusahaan pelayaran pada PT. Penguin Ferry Jasa Batam terkhusus dalam melaksanakan kegiatan keagenan dalam penanganan kapal berbendera Indonesia yang berlayar ataupun beroperasi keluar Negeri khususnya ke pelabuhan tujuan Singapore. Proses penanganan kapal ini mulai dari sebelum kapal tiba, pengurusan kapal sandar sampai kapal berangkat ke pelabuhan selanjutnya dan memenuhi segala kebutuhan kapal dan awak kapal. Dalam proses penanganan atau pengurusan tersebut didukung oleh segala bentuk dokumen-dokumen penting yang dibutuhkan kapal untuk menjalankan setiap operasinya. Segala pengurusan dokumen tersebut harus berhubungan langsung terhadap instansi-instansi yang terkait baik instansi pemerintah maupun swasta (perusahaan). Dalam melaksanakan kegiatan tersebut masih banyak hambatan yang sering terjadi seperti nelayannya keberangkatan kapal karna kurangnya kordinasi yang baik atara pihak – pihak yang terkait. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat melalui wawancara secara langsung kepada pihak perusahaan.
PROSEDUR GANTI NAMA KAPAL DI KANTOR KESYAHBANBANDARAN DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II CIREBON OLEH PT.PELAYARAN GEMA BAHARI CIREBON Taruna; Muhammad Sahid; Windy Safira Purba Sigumonrong
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 5 No. 2 (2023): Article Research
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v5i2.115

Abstract

Pelayaran Gema Bahari Cirebon bergerak dalam bidang keagenan yakni perusahaan ditunjuk oleh pihak owner atau pemilik kapal untuk menangani kapal keagenan, dimulai kapal tersebut dating ek pelabuhan Cirebon sampai kapal bergerak atau berlayar kepelabuhan selanjutnya. Juga melayani kegiatan Crew Change (pergantian awak kapal), melayani segala kebutuhan kapal dan crew serta melayani pengurusan dokumen kapal. Komitmen perusahaaan ini adalah untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dengan biaya yang kompetitif kepada setiap pelanggan dan mitra kerja. Kapal merupakan sarana transportasi didalam bidang kelautan yang memiliki banyak fungsi, namun setiap orang ataupun badan hukum yang ingin memiliki kapal dan dapat beroperasi di wilayah Indonesia wajib didaftarkan. Yang menjadi permasalahan ialah terkait prosedur dan biaya balik nama kapal dimana yang sebelumya milik perseorangan mau dibalik nama ke badan hukum Perseroan Terbatas (PT). Balik nama kapal tersebut dilakukan oleh pejabat pendaftar dan pencatat balik nama kapal dengan membuat akta balik nama kapal dan dicatat dalam daftar induk kapal yang bersangkutan dengan pendaftaran kapal. Akta balik nama kapal hanya dapat dibuat apabila menurut catatan dalam daftar induk, kapal dalam keadaan tidak sedang dibebani hipotek atau jaminan lainnya serta bebas dari segala bentuk sitaan dalam pendaftaran kapal. Pendaftaran bisa dilakukan di kantor KSOP Kelas II Cirebon sesuai perintah PT. Pelayaran Gema Bahari. Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode penelitian lapangan (Field Research) dan dengan membaca, mengumpulkan data maupun tulisan-tulisan dari buku yang tersedia di perpustakaan (Library Research).