Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Lingkungan Bersih Dari Pencemaran Sampah Kapal dan Sampah Plastik di Daerah Kecamatan Pantai Labu Pesisir Utara Kabupaten Deli Serdang Dafid Ginting; Lilis Lilis; Fadiyah Hani Sabila; Masringgit Marwiyah; Dina Rispianti; Muhammad Sahid; Yusnidah Yusnidah; Restu Mujiono; Yepta Vianus, M; Irma Handayani
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.160

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan para nelayan dan penduduk disekitar pantai labu pesisir utara kabupaten Deli Serdang kecamatan Pantai Labu, yang sebagian besar penduduk desanya mengandalkan pekerjaan di laut, seperti nelayan atau nakhoda kapal penyeberangan antar pulau. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan oleh tim dari Politeknik Adiguna Maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan di kecamatan Pantai Labu, tujuan utama adalah untuk mencari solusi terkait pelestarian lingkungan dan pencegahan pencemaran laut yang bersumber dari sampah kapal dan sampah plastic di wilayah pesisir tersebut. Laut, yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat, terutama nelayan di desa pesisir pantai labu, sangat rentan terhadap dampak pencemaran. Oleh karena itu, timĀ  Politeknik Adiguna maritime Indonesia (Poltek Ami) Medan berencana untuk mensosialisasikan pentingnya pelestarian lingkungan dan dampak buruk apabila terjadi pencemaran laut, yang meliputi sampah plastik, limbah industri, serta limbah minyak dari kapal para nelayan.
Pemberdayaan Masyarakat Berdampak Bencana Banjir Bandang dalam Mengelolah Air Bersih Untuk Memenuhi Kebutuhan Air bersih Paska Bencana Banjir Bandang yang Melanda Aceh Tamiang Dafid Ginting; Yuris Danilwan; Lilis Lilis; Aja Avriana Said; Yuna Sutria; Taruna Taruna; Dina Rispianti; Suratni Suratni; Fadiyah Hani Sabilah; Syarifur Ridho; Eka Fransiska; Irma Handayani; Fahmi Rinaldi
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v4i1.227

Abstract

One of the biggest problems after a flash flood and landslide disaster is the provision of clean water. Access to clean water is very important, as it greatly helps the disaster-affected community, especially in their future lives after the flood and landslide disaster in Aceh Tamiang. Community Service was carried out by the Lecturer Team of the Indonesian Maritime Adiguna Polytechnic Medan, who came directly to the Tamiang sub-district affected by the flash flood disaster. The methods used include education, training in making simple filters or filtration, and testing the results of water filtration from local sources in the disaster-affected area. The results of the activity show that the filter/filtration method using gravel, sand, activated charcoal, cotton, and palm fiber media can improve water quality visually and sensorily. This activity provides real benefits in supporting the availability of drinkable water for communities affected by the flash flood disaster, especially in the Aceh Tamiang area.
PENGURUSAN PERPANJANGAN SHIP SANITATION CONTROL EXEMPTION CERTIFICATE (SSCEC) DAN MEDICINE CHEST PADA KANTOR KARANTINA KESEHATAN BATAM OLEH PT. PUTRA SAMUDERA INTI BATAM Eka Fransiska; Dina Rispianti; Irma Handayani; Nanda Ramadani
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i1.222

Abstract

Dalam makalah ini, penulis membahas tentang proses pengurusan perpanjangan perizinan pengendalian sanitasi kapal (SSCEC) dan perizinan kotak medis kapal (Medicine Chest). Kedua perizinan ini sangat penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pelayaran internasional. SSCEC adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa kapal telah diperiksa dan tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat. Sertifikat Medicine Chest juga menunjukkan ketersediaan dan kelayakan obat-obatan dan alat kesehatan di atas kapal. Kedua sertifikat ini berlaku selama enam bulan, dan mereka harus diperpanjang secara berkala. Proses perpanjangan melibatkan pengajuan permohonan melalui Sistem Informasi Kekarantinaan Kesehatan (Sinkarkes), pemeriksaan sanitasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), serta verifikasi kelengkapan dan kondisi peralatan medis di kapal. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji prosedur, tantangan, dan solusi dalam pengurusan perpanjangan kedua sertifikat tersebut, dengan fokus pada implementasi regulasi nasional dan internasional, serta peran koordinasi antara pemilik kapal, agen pelayaran, dan otoritas kesehatan pelabuhan. Penelitian makalah ini menggunakan metode penilitian Field Research (Metode Lapangan) dan Libary Research (Metode Perpustakaan). Hasil kajian diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan kepatuhan dalam proses perpanjangan sertifikat, guna mendukung pelayaran yang aman dan sehat.
SISTEM PENGURUSAN SERTIFIKAT KONSTRUKSI KAPAL PADA KANTOR SYAHBANDAR DAN OTORITAS PELABUHAN KELAS II MARUNDA OLEH PT. TIRTA PERMAI BAHARI CABANG TANJUNG PRIOK Yepta Vianus Marbun; Nursyahrul Ritonga; Irma Handayani; Restu Mujiona; Rajendra Sihite
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i2.252

Abstract

Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengurusan Sertifikat Konstruksi Kapal pada Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan. Penelitian dilakukan untuk manganalisi sistem simkapel dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan dalam sistem pengurusan Sertifikat Konstruksi Kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama berasal dari lama penerbitan Kode Billing oleh instansi, banyaknya penemuan kerusakan peralatan kapal saat inspeksi dan sulitnya pengunggahan dokumen syarat karena ukuran file terlalu besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pengurusan sertifikat tidak semena-mena saja melainkan sangat penting untuk keselamatan awak kapal, muatan dan kapalnya. Dalam sistem pengurusaan yang di ingikan perlu pengawasan instansi di sistem serta perawatan kapal untuk keaman dan keselamatan pekerja diatas kapal supaya menimbulkan peningkatan pelatihan tenaga yang profesional. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode lapangan (field research) melalui observasi, serta metode pustaka (library research) dengan menelah peraturan perundang-undangan, dengan literatur hukum dan dokumen terkait.