Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KETERSEDIAN SARANA PRASARANA DALAM MENDUKUNG OLAHRAGA PRESTASI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE- KABUPATEN TAPIN Khairul Fahmi; Sarmidi Sarmidi; Lazuardy Akbar Fauzan
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 4 No 2 (2023): Volume 4 Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v4i2.1940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana ketersedian sarana prasarana dalam mendukung prestasi olahraga prestasi MAN di Kabupaten Tapin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, tentang keadaan sarana dan prasarana dalam mendukung olahraga prestasi di MAN di Kabupaten Tapin menggunakan survei, kualitas, kuantitas, dan Kepemilikan. Tentang sarana dan prasarana olahraga prestasi dapat. Hasil dari penelitian ini MAN 2 Tapin untuk sarana prasarana mendapatkan 3 kategori baik dan olahraga prestasi kategori sedang. Untuk MAN 1 Tapin sarana prasarana mendapatkan 2 kategori sedang, 1 kategori kurang, dan olahraga prestasi kategori baik. Sedangkan untuk MAN 3 Tapin sarana prasarana mendapatkan 1 katagori, kurang 2 kategori sedang, dan olahraga prestasi kategori kurang. Simpulan penelitian ini bahwa ketersedian sarana dan prasarana dalam mendukung olahraga prestasi di MAN se-Kabupaten Tapin berada pada kategori sedang. Sehubungan dengan diketahuinya jumlah keadaan kondisi dan status kepemilikan dari sarana dan prasarana olahraga prestasi dapat dijadikan pertimbangan untuk langkah selanjutnya mengatasi yang sesuai dengan pembinaan ekstakurikuler di madrasah terlaksana dengan baik dan berjalan sesuai yang tercapai tujuan dari olahraga prestasi.
The Interest of the People of South Kalimantan in Practicing and Developing Pickleball Ma’ruful Kahri Kahri; Lazuardy Akbar Fauzan; Sofyan; Nadia Salasabila; Muhammad Faisal
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 3 (2023): SEPTEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i3.28997

Abstract

Pickleball is a new sport. In South Kalimantan there are IPF management in 10 Regencies and Cities. The task of each management is to increase interest in pickleball participation at the regional level and explore the potential of talented athletes. The IPF management as a whole has not been active in socializing pickleball in the general public. We only meet this sport quite actively in a few areas. The aim of this study . This research is a descriptive quantitative research. The variable studied in this study is the development of community interest in pickleball. Data collection techniques using instruments in the form of questionnaires and interviews. The population and sample of this study are all branch management at the city and district levels in South Kalimantan. The sampling technique used is total sampling. This study used an instrument with a Likert scale with 5 answer choices. The data analysis used is descriptive statistics. The results of this study showed that from the intrinsic elements there were as many as 37.8% strongly agree and 34.9% agreed stating that the success of pickleball to be able to develop must come from one's own will first. There are extrinsic elements as much as 22.7% strongly agree and 24.8% agree that for the success of pickleball to be able to develop there must be support from outsiders themselves.
Pengenalan Cabang Olahraga Loncat Indah Pada Masyarakat Bantaran Sungai Teluk Dalam Kota Banjarmasin Eka Purnama Indah; Lazuardy Akbar Fauzan; Maria Agnesia Panggabean; Alitya Putra Maulidan; Mutia Kastaniah; Rahma Azizah; Hadad Wiqoldi Putra; Aulia Norliyani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/pengabdian.v3i3.2693

Abstract

Kelurahan Teluk Dalam merupakan daerah yang masyarakatnya memiliki hubungan aktifitas yang erat terhadap kegiatan perairan. Aktifitas tersebut menjadikan warga Kelurahan Teluk Dalam bergantung pada sungai dalam kehidupan. Berdasarkan observasi, wilayah perairan selain sebagai sarana untuk melakukan kegiatan sehari-hari, warga juga memanfaatkan aliran sungai sebagai kegiatan mengisi waktu luang. Banyak terlihat aktifitas anak-anak memanfaatkan aliran sungai untuk melakukan kegiatan berenang, bermain, melompat dari jembatan, dan lainnya. Anak-anak yang terbiasa memanfaatkan sungai untuk kegiatan memiliki potensi menjadi atlet olahraga perairan. Potensi lain yang dimiliki yaitu terdapat kolam loncat indah yang berada di wilayah Teluk Dalam. Tujuan pengabdian ini yaitu 1) Mengenalkan olahraga loncat indah kepada masyarakat Teluk Dalam, dan 2) Memberikan latihan kepada masyakat yang berminat dalam mengembangkan olahraga loncat indah. Metode yang digunakan untuk melaksanakan program meliputi 1) Sosialisasi program kepada masyarakat, 2) Forum group dicussion, 3) Pendampingan praktik latihan, dan 4) Evaluasi program. Hasil pengabdian ini yaitu penilaian masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebanyak 58% menyatakan baik. Dampak atau perubahan yang dirasakan dari kegiatan diperoleh sebanyak 60% menyatakan memiliki dampak yang baik. Respon masyarakat yang dirasakan dari adanya kegiatan diperoleh sebanyak 60% menyatakan baik. Keaktifan masyarakat terhadap kegiatan pengabdian sebanyak 42% menyatakan aktif.
The Potential of Diving in Teluk Dalam Banjarmasin City Lazuardy Akbar Fauzan; Alitya Putra Maulidan; Eka Purnama Indah; Maria Agnesia Panggabean; Mutia Kastaniah; Muhammad Adlian Ashafiq
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 4 (2023): DECEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i4.31009

Abstract

Diving is a sport that requires skill, courage and agility in jumping from a great height into water. Teluk Dalam District is an area that has facilities and infrastructure for diving practiceApart from that, in this area, especially around the river, you can find many children happily playing in the river, such as swimming, diving, jumping from higher places and so on. The aim of this research is to determine the potential of diving in society Teluk Dalam District Banjarmasin City. This research method uses a descriptive quantitative approach. Data was obtained from tests using the sport search method. The population of this study were elementary school students in Teluk Dalam District. The results of this research were that 21 students or 10.0% had an interest in the first choice of diving, and 10 students or 4.8% were identified as having potential talent. In the second choice there were 20 students or 9.6% and 7 students or 3.3% were identified as having potential talent.
Survei Keterampilan Servis Atas pada Peserta Didik Ekstrakulikuler SMKN 1 Banjarbaru Dimas Aditya; Lazuardy Akbar Fauzan; Aryadi Rachman
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i2.553

Abstract

Bola voli permainan olahrga yang menggunakan boa besar, dimana setiap tim dimainkan masing-masing 6 orang. Permainan bola voli juga membutuhkan kekompakan saat bermain untuk maeraih kemenangan. Kemenangan dalam bermain bola voli ditentukan oleh skor. Apabila tim yang memperoleh skor 25 atau lebih selisih 2 poin akan dianggap memenangkan pertadingan adalah dengan cara mengumpulkan data-data yang sesuai pada saat penelitian, data kemudian disusun dan diperiksa untuk memberikan gambaran umum tentang masalah yang dihadapi dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan servis atas pada peserta didik ekstrakulikuler. Berdasarkan hasil perhitungan dari pengujian data tes servis atas yang diperoleh peserta didik ekstrakulikuler bola voli di SMKN 1 BANJARBARU terdapat hasil dengan persentase 20% peserta didik dengan kategori baik sekali, 10% kategori baik, 30 % sedang, kurang baik 40%, tidak baik 0%. disimpulkan bahwa meningkatkan intensitas latihan mungkin menjadi langkah yang diprlukan. Dengan hanya latihan sekali dalam seminggu, sebagian besar peserta didik mungkin tidak memiliki cuckup waktu untuk memperoleh keterampilan yang diperlukan dalam bermain bola voli. Untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam bermain voli, terutama dalam hal servis atas, adalah dengan meningkatkan intensitas latihan. Setidaknya, latihan harus dilakukan tiga kali dalam seminggu agar peserta didik memiliki lebih banyak kesempatan untuk mempraktikan teknik servis atas dan memperbaiki kelemahan mereka. Selain itu, latihan yang tersrtuktur dan terfokus juga penting untuk memastikan bahwa waktu yang dgunakan secara efektif.
ANALISIS TINGKAT VOLUME OKSIGEN (VO²MAX) PESERTA DIDIK MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MARTAPURA Muhamad Salehen; Ramadhan Arifin; Lazuardy Akbar Fauzan
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3716

Abstract

Observations made on students at SMP Negeri 1 Martapura who took part in extracurricular activities were that many students got tired easily both when doing PJOK lessons, general learning, and during futsal practice and futsal matches. This can be influenced by the level of oxygen volume (VO2Max) possessed by each student. This research aims to find out how much oxygen volume level (VO2Max) is possessed by students who take part in extracurricular activities at SMP Negeri 1 Martapura. With only one variable, this research is a quantitative descriptive research. The sample consisted of twenty students from SMP Negeri 1 Martapura who had completed the Multistage Fitness Test (MFT). The MFT calculation form is used in the data collection process to ensure the level and feedback of each student, after which the VO2Max level is calculated. Based on the research results, students at SMP Negeri 1 Martapura have VO2Max levels which are divided into four categories, namely good (5%), moderate (50%) and very bad (25%) with an average VO2Max value of 38.035.