Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS SIDE HOP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI Aryadi Rachman; Fauzan Azima
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 16, No 2 (2017): December
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.152 KB) | DOI: 10.20527/multilateral.v16i2.5019

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometrics side hop terhadap daya ledak otot tungkai pemain sepakbola PUMA FC Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian menggunakan pretest dan posttest dalam satu kelompok. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain sepakbola PUMA FC Banjarbaru yang berjumlah 17 orang dengan teknik purposive sampling.         Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa: Ada pengaruh latihan plyometrics side hop (X) terhadap daya ledak otot tungkai (O) Pemain sepakbola PUMA FC Banjarbaru dengan dengan kriteria pengujian nilai t0 > ttabel atau 3,76 > 2,12. Latihan plyometrics side hop menghasilkan peningkatan daya ledak otot tungkai sebesar 1.63%.                                                                                                            Kata kunci: Pengaruh, Latihan, Plyometrics Side Hop, Daya Ledak Otot Tungkai
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MASASE DI KECAMATAN BANJARBARU UTARA Rina Fitriani; Mita Erliana; Athar Athar; Aryadi Rachman
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 3 (2022): Volume 3 Nomor 3, September 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i3.1495

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Persepsi Masyarakat Terhadap Masase di Kecamatan Banjarbaru Utara. Penelitan ini menggunakan metode survey, untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap masase di Kecamatan Banjarbaru Utara. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Kecamatan Banjarbaru Utara yang pernah menggunakan jasa masase dan berusia 18-40 tahun yang berjumlah 52.842 orang. Sebagai sampel penelitian ini berjumlah 270 orang yang dipilih secara acak (random sampling). Dari hasil analisa penelitian ini diketahui bahwa persepsi masyarakat terhadap masase di Kecamatan Banjarbaru Utara pada kategori “Sedang” atau cukup baik dalam memperoleh hasil perhitungan persentase sebesar 37,8%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa persepsi masyarakat di Kecamatan Banjarbaru Utaradengan kategori sangat rendah ada 9 responden atau 3,3%, dengan kategori rendah ada 76 responden atau 28,1%, dengan kategori sedang ada 102 responden atau 37,8%, dengan kategori tinggi ada 59 responden atau 21,9%, dengan kategori sangat tinggi ada 24 responden atau 8,9%.
Survey Keterampilan Passing Bawah Bolavoli pada Peserta Ekstrakulikuler Are Ramadan; Norma Anggara; Aryadi Rachman
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i2.1658

Abstract

Kurangnya waktu latihan dan sarana prasarana yang minim menjadi masalah dalam penelitian ini dan belum pernah dilakukan penelitian pada tingkat keterampilan passing Bolavoli, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian di SMKN 1 Banjarbaru. Penulisan ini dengan tujuan untuk mengetahui tingkat dari keterampilan siswa ekstrakulikuler SMKN 1 Banjarbaru pada teknik passing bawah Bolavoli. Penelitian ini penelitian deskriptif kuantitaif dengan metode survey. Populasinya yaitu seluruh siswa yang mengambil esktrakulikuler Bolavoli di SMKN 1 Banjarbaru. Sampel terpilih 10 orang siswa dengan penarikan purposive sampling. Instrumen berupa tes keterampilan passing bawah. Pengolahan data dengan cara analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian tingkat keterampilan tes passing bawah dalam Bolavoli didapatkan siswa dengan kategori baik berjumlah 2 orang atau sebesar 20%, siswa dengan kategori sedang berjumlah 2 orang atau sebesar 20% dan siswa dalam kategori kurang berjumlah 6 orang atau sebesar 60%, maka secara keseluruhan penelitian ini masuk dalam kategori kurang. Penelitian ini diharapkan memberi manfaat untuk pihak sekolah agar terus melatih siswanya dan untuk peneliti selanjutnya dapat memberikan latihan untuk meningkatkan keterampilan siswa.
Survei Keterampilan Servis Atas pada Peserta Didik Ekstrakulikuler SMKN 1 Banjarbaru Dimas Aditya; Lazuardy Akbar Fauzan; Aryadi Rachman
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i2.553

Abstract

Bola voli permainan olahrga yang menggunakan boa besar, dimana setiap tim dimainkan masing-masing 6 orang. Permainan bola voli juga membutuhkan kekompakan saat bermain untuk maeraih kemenangan. Kemenangan dalam bermain bola voli ditentukan oleh skor. Apabila tim yang memperoleh skor 25 atau lebih selisih 2 poin akan dianggap memenangkan pertadingan adalah dengan cara mengumpulkan data-data yang sesuai pada saat penelitian, data kemudian disusun dan diperiksa untuk memberikan gambaran umum tentang masalah yang dihadapi dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan servis atas pada peserta didik ekstrakulikuler. Berdasarkan hasil perhitungan dari pengujian data tes servis atas yang diperoleh peserta didik ekstrakulikuler bola voli di SMKN 1 BANJARBARU terdapat hasil dengan persentase 20% peserta didik dengan kategori baik sekali, 10% kategori baik, 30 % sedang, kurang baik 40%, tidak baik 0%. disimpulkan bahwa meningkatkan intensitas latihan mungkin menjadi langkah yang diprlukan. Dengan hanya latihan sekali dalam seminggu, sebagian besar peserta didik mungkin tidak memiliki cuckup waktu untuk memperoleh keterampilan yang diperlukan dalam bermain bola voli. Untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam bermain voli, terutama dalam hal servis atas, adalah dengan meningkatkan intensitas latihan. Setidaknya, latihan harus dilakukan tiga kali dalam seminggu agar peserta didik memiliki lebih banyak kesempatan untuk mempraktikan teknik servis atas dan memperbaiki kelemahan mereka. Selain itu, latihan yang tersrtuktur dan terfokus juga penting untuk memastikan bahwa waktu yang dgunakan secara efektif.
Level of Knowledge of First Aid for Student Injuries at Hidayatullah Islamic Junior High School Martapura Norlaila Hatiya; Mita Erliana; Aryadi Rachman
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i1.20843

Abstract

The aim of this research is to determine the level of first aid knowledge for injuries of students at Hidayatullah Islamic Junior High School Martapura, including: factors regarding the nature of injuries, injury prevention factors and injury treatment factors. The method used in this research is quantitative descriptive research, with data collection instruments using multiple choice tests. The population in this study was students in grades VII, VIII and IX, totaling 79 people. Sampling was carried out using a total sampling technique, a sampling technique where the number of samples is the same as the population. With all Hidayatullah Islamic Junior High School students from classes VII, VII and IX totaling 79 people. The data analysis used is descriptive statistical analysis using the percentage method. Research result; The level of knowledge obtained in First Aid for Injuries of Students at Hidayatullah Islamic Junior High School Martapura is included in the “very poor” category of 13.92% (11 Students), the “insufficient” category of 29.11% (23 Students), the “sufficient” category ” by 21.51% (17 Students), the “good” category was 31.67% (25 Students), the “very good” category was 3.79% (3 Students). Research conclusions: The level of knowledge of first aid for student injuries at Hidayatullah Islamic Junior High School Martapura can be categorized as good
Effects of Varied Passing Drills on Passing Accuracy in Youth Academy Soccer Players Muhammad Khairan Naufal; Ramadhan Arifin; Aryadi Rachman; Mashud
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): Forthcoming Issue
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v7i2.220

Abstract

This study aims to analyze the effect of varied passing drills on soccer passing accuracy among 11–14-year-old players at the Utama Raya Academy. The study employed a quasi-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The population consisted of 150 players, while the sample comprised 20 players selected through purposive sampling based on the study criteria. Data were collected using a passing accuracy test, which involved 10 kicks at a target from a distance of 9 meters. The results showed that the average score increased from 6.10 on the pretest to 7.80 on the posttest, representing a 27.85% improvement. A paired-sample t-test yielded a significance value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant difference between the pre- and post-intervention results. Thus, varied passing drills were proven effective in improving soccer passing accuracy among 11–14-year-old players at the Utama Raya Academy.
THE EFFECT OF LEG EXTENTION TRAINING ON THE LEG MUSCLE STRENGTH OF FOOTBALL PLAYERS AT SMA NEGERI 3 BANJARBARU Aryadi Rachman; Sahbana Ridha; Deny Bagus Saputra; Wahyu Erfandy
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7 No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.16038

Abstract

Leg muscle strength is an essential component in supporting the performance of soccer athletes, particularly in terms of speed and kicking power. Leg extension exercises are a form of resistance training focused on strengthening the quadriceps (front thigh muscles) by lifting weights with the legs while seated on a leg extension machine. The aim of this study is: to determine whether there is the effect of exercise on the leg extension leg muscle strength of soccer player SMAN 3 Banjarbaru. This research uses quantitative methods of pre-experimental. The study design used pretest and posttest in One Group. The population in this study is a soccer player of SMA 3 Banjarbaru of 20 people, then a sample total sampling technique or sample is saturated. The survey results revealed that leg extension exercise influences leg muscle strength in soccer players SMAN 3 Banjarbaru in accordance with the criteria of testing the value of Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05. Leg extension exercise resulted in an increase in leg muscle strength in soccer players SMAN 3 Banjarbaru amounted to 15 440.
Pengaruh Latihan High Impact Aerobics Terhadap Peningkatan Vo₂Max Tim Sepakbola Wanita Kota Banjarbaru Ramadhan Arifin; Nurdiansyah Nurdiansyah; Akhmad Amirudin; Aryadi Rachman; Dila Damayanti; Puteri Febrena Fauzy
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 14 No. 2 (2025): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v14i2.9844

Abstract

Kapasitas VO₂max merupakan indikator utama kebugaran aerobik yang sangat menentukan performa atlet sepakbola, terutama dalam mempertahankan intensitas permainan sepanjang pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan high impact aerobics terhadap peningkatan VO₂max pada tim sepakbola wanita Kota Banjarbaru. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan menggunakan desain eksperimen pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 25 orang atlet wanita yang secara rutin mengikuti latihan sepakbola. Instrumen pengukuran berupa tes VO₂max lapangan yang dilaksanakan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan latihan. Program latihan high impact aerobics diberikan dalam periode tertentu dengan intensitas tinggi yang melibatkan gerakan dinamis serta ritmis. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata VO₂max atlet pada tes awal adalah 35,7 ml/kg/min, sedangkan pada tes akhir meningkat menjadi 37,1 ml/kg/min. Dengan demikian, terdapat peningkatan sebesar 4% dari kondisi awal. Analisis data memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test, yang menandakan bahwa latihan high impact aerobics berpengaruh positif terhadap peningkatan kapasitas aerobik atlet. Kesimpulan penelitian ini adalah latihan high impact aerobics dapat dijadikan sebagai salah satu metode alternatif dalam pembinaan fisik sepakbola wanita, karena terbukti efektif dalam meningkatkan VO₂max sekaligus mendukung daya tahan aerobik atlet di lapangan.
KESIAPAN FISIK DAN MANAJEMEN CEDERA SISWA PADA PROGRAM KELAS KHUSUS OLAHRAGA (KKO) Muhammad Hafiz Ihsanul Haqqi; Sunarno Basuki; Aryadi Rachman; Fadli Suardhana Eka Putra
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.6926

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas latihan siswa Program Kelas Khusus Olahraga (KKO) yang menuntut kesiapan fisik optimal dan manajemen cedera yang baik agar proses pembinaan olahraga berlangsung aman dan efektif. Kesiapan fisik diperlukan untuk mendukung daya tahan siswa dalam mengikuti latihan, sedangkan manajemen cedera penting untuk mencegah, menangani, dan memantau kondisi fisik selama aktivitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat kesiapan fisik dan manajemen cedera siswa Program KKO di SMAN 2 Amuntai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 40 siswa KKO tahun ajaran 2025/2026. Data kesiapan fisik dikumpulkan melalui Progressive Aerobic Cardiovascular Endurance Run (PACER Test), sedangkan data manajemen cedera dikumpulkan menggunakan kuesioner 32 item berbasis skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, persentase, skor tertinggi, skor terendah, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan fisik siswa berada pada kategori cukup dengan rata-rata PACER Test sebesar 61,90; sebanyak 50% siswa berada pada kategori cukup. Sementara itu, manajemen cedera berada pada kategori baik, dengan rata-rata 125,75; sebanyak 55% siswa berada pada kategori baik dan 45% sangat baik. Kesimpulannya, kesiapan fisik siswa KKO masih perlu ditingkatkan, sedangkan manajemen cedera sudah tergolong baik sebagai dasar pembinaan olahraga yang aman serta kebutuhan latihan siswa KKO di sekolah secara berkelanjutan.