Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemanfaatan Buah Mangrove menjadi Olahan Makanan/Minuman di Desa Jangkaran, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.948 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i1.3926

Abstract

Mangrove adalah salah satu ekosistem utama yang dapat ditemukan di wilayah pesisir pantai di Desa Jangkaran, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang menjadi tempat belajar kelompok mahasiswa di mana desa tersebut memiliki beragam tempat wisata mangrove. Dari segi ekonomi, mangrove dapat dimanfaatkan menjadi aneka olahan makanan, minuman, serta bahan pangan. Tujuan dari tulisan ini untuk memberikan informasi bagi warga desa Jangkaran yang selama ini belum memanfaatkan buah mangrove yang ada di sekitar pantai menjadi aneka olahan makanan. Selain itu dengan dimanfaatkannya buah mangrove tersebut nantinya hasil olahan tersebut dapat dijual dan menambah pemasukan bagi warga desa Jangkaran di sektor ekonomi. Untuk mendapatkan data dari jurnal ini maka digunakan data primer dan sekunder dapat diperoleh dari pustaka yang menunjang seperti textbook, jurnal, dokumentasi, dan artikel yang berkaitan dengan mangrove terutama pengelolaan mangrove menjadi makanan/minuman dan bahan pangan. Penulisan laporan ini bersifat induktif dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber, Setelah data dikumpulkan, maka data-data yang ada akan disusun dan dirangkai menjadi sebuah informasi yang berguna. Informasi yang telah terbentuk akan digunakan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, menjelaskan dari suatu obyek permasalahan yang ada. Adapun jenis makanan/minuman serta bahan pangan yang dapat dihasilkan dari buah mangrove antara lain adalah sirup dan selai dari buah perepat, keripik dari daun jeruju, dodol dari buah pidada, kolak dari buah nipah, teh dari daun jeruju, tepung mangrove dari mangrove lindur dan kopi.
Pemanfaatan Potensi Desa dan Penerapan Minapadi di Kawasan Pertanian Desa Janten, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.091 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3927

Abstract

Desa Janten merupakan desa di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki potensi pertanian yang sangat luas. Namun demikian, potensi tersebut masih belum dikembangkan oleh masyarakat di Desa Janten secara maksimal. Pertanian di Desa Janten yang paling besar adalah tanaman padi. Potensi pertanian tersebut kemudian dapat dipasarkan dengan cara menjual ke daerah dekat wisata yang banyak memiliki restoran, ataupun juga bisa dengan mengembangkan lahan disekitar pertanian tersebut dengan cara melakukan Minapadi serta menjelaskan bagaimana memanfaatkan minapadi menjadi sebuah Kawasan wisata melalui pemasaran yang baik.
Pemanfaatan Fermentasi Jerami Padi sebagai Pakan Ternak di Desa Demen, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.734 KB) | DOI: 10.24002/jai.v2i3.3971

Abstract

Makalah ini disusun bertujuan untuk mencari dan memaksimalkan potensi desa Demen yang ada, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Desa Demen sebagian besar bergerak pada sektor pertanian dan peternakan. Potensi desa yang bisa dikembangkan dengan komoditas tanaman padi dan peternakan sapi dan kambing. Penyusunan ini berharap dapat membantu warga di desa Demen memaksimalkan potensi – potensi yang ada dari sumber daya alam.
Potensi Industri Serbuk Capsicum annuum, L. dan Persiapan Dini Menghadapai Ancaman Tsunami pada Desa Glagah, DIY. Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.431 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i3.3978

Abstract

Desa Glagah memliki tanah sawah menurut jenis pengairan dengan luas 78 Ha. Hasil panen cabai merah besar (Capsicum annum L.) dapat ditingkatkan nilai ekonominya melalui pengolahan serbuk cabai merah besar. Kualitas produk serbuk cabai merah besar dapat dikontrol dari tahap budidaya yang berlandasan Good Agriculture Practices (GAP), pemilhan bahan baku mutu I, penghalusan bahan dengan  ukuran standar 60 mesh, pengemasan produk yang mencegah uap air masuk dan pelabelan produk yang menagacu PP No. 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Lokasi Desa Glagah yang berdekatan dengan pantai memiliki ancaman potensi tsunami. Ancaman bencana tersebut dapat diantisipiasi dengan pengetahuan tanda awal tsunami, persiapan pembangunan sarana dan prasarana darurat bencana sejak dini dan portokol evakuasi khusu selama masa pandemi COVID-19 untuk mencegah timbulnya klaster baru dari korban bencana tsunami.
Pengemasan Kreatif dan Pemasaran Online Produk Makanan di Desa Tayuban, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.166 KB) | DOI: 10.24002/jai.v1i4.4031

Abstract

Desa Tayuban, kecamatan Panjatan, kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan desa kesenian yang memiliki kebudayaan yang sangat kental. Letak dan geografis desa Tayuban memiliki potensi pertanian. Hasil pertanian tersebut kemudian diolah menjadi makanan seperti jamur tiram, apem, dawet, peyek bayam,tempe kedelai, abon lele, wajik lapis, gudheg, jenang,wingko merah, roti mlati, criping, molen dan peyek welut. Olahan makanan ini diproduksi oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu tani di Desa Tayuban. Namun, kurangnya strategi pemasaran dan belum memiliki kemasan yang menarik konsumen sehingga membuat masyarakat kurang mengenal produk-produk olahan makanan. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan pelatihan serta meningkatkan keterampilan melalui kratifitas kemasan-kemasan yang menarik pada masing-masing produk sehingga memiliki ciri khas tersendiri serta memberi pelatihan untuk memasarkan produknya sehingga dapat dikenal oleh masyrakat dan menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kualitatif. Hasil dari makalah ini adalah memberikan inovasi kemasan yang menarik untuk makanan dan minuman tradisional juga memberikan solusi mengenai pemasaran produk makanan tradisional Desa Tayuban secara online melalui marketplace bernama Tokopedia.
PENDAMPINGAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL BIDANG AKUNTANSI, EKONOMI, DAN BAHASA INGGRIS DI SMA TARAKANITA MAGELANG Pratama, Yohanes Mario; Hayu Sasmita, Raymundo Patria; Kristianto, Ignatius Indra
PROFICIO Vol. 5 No. 1 (2024): PROFICIO: Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i1.3092

Abstract

Pengabdian pendampingan Olimpiade Sains Nasional di SMA Tarakanita Magelang memfokuskan pada pengembangan siswa-siswi dalam bidang Akuntansi, Ekonomi, dan Bahasa Inggris. Meskipun hasil pre-test menunjukkan kekurangan pemahaman terutama pada materi akuntansi, program ini menggunakan pendekatan hybrid (luring dan daring) untuk memberikan fleksibilitas yang efektif. Pertemuan daring melalui Google Meet memberikan platform untuk pemaparan materi dan diskusi, sementara pertemuan luring di sekolah memperkuat pemahaman siswa. Evaluasi jangka pendek menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dalam bidang yang diajarkan. Meskipun demikian, masih ada potensi pengembangan lebih lanjut, termasuk penggunaan sumber daya digital yang lebih interaktif dan integrasi materi yang lebih relevan dengan kurikulum sekolah. Pengabdian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan lanjutan, dengan potensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam persiapan Olimpiade Sains Nasional. Selain itu, pengabdian ini memberikan manfaat jangka panjang dengan membuka kesempatan bagi siswa untuk terus belajar dan bersaing di tingkat nasional.
A dilemma between harmony and honesty: insights from indonesian university students on social presence in peer evaluation Kristianto, Ignatius Indra; Harendita, Monica Ella
EnJourMe (English Journal of Merdeka) : Culture, Language, and Teaching of English Vol. 9 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/enjourme.v9i2.14313

Abstract

Peer evaluation can enhance learning outcomes, interpersonal skills, and student engagement in higher education. However, while factors like ability levels and gender influence peer evaluation dynamics, the role of social presence—projecting individual identities and connecting with peers—remains underexplored. Additionally, there is limited research on how culture affects peer evaluation in non-Western contexts, such as Indonesia. This study examines the intersection of social presence and peer evaluation in Indonesian higher education, focusing on students' perceptions, benefits, and challenges. Using a descriptive qualitative approach, the study involved surveys and interviews with 69 students in an English for Specific Purposes course at a private Indonesian university. After completing online peer evaluations, participants completed an online survey with closed- and open-ended questions. Five students were also interviewed for additional insights. The findings highlight that peer evaluation provided benefits such as changed perspectives, closer relationships, and opportunities for self-reflection. However, challenges, including reluctance to provide honest feedback, were also identified. From a sociocultural perspective, these challenges may relate to Indonesia’s collectivist culture. Recommendations for improving peer evaluation include conducting evaluations in class, justifying scores, and providing task evidence. This study emphasizes the potential of peer evaluation to enhance social presence and educational outcomes when properly guided and supported while also underscoring the importance of considering cultural context in its implementation. 
Pengemasan Kreatif dan Pemasaran Online Produk Makanan di Desa Tayuban, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3923

Abstract

Desa Tayuban, kecamatan Panjatan, kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan desa kesenian yang memiliki kebudayaan yang sangat kental. Letak dan geografis desa Tayuban memiliki potensi pertanian. Hasil pertanian tersebut kemudian diolah menjadi makanan seperti jamur tiram, apem, dawet, peyek bayam,tempe kedelai, abon lele, wajik lapis, gudheg, jenang,wingko merah, roti mlati, criping, molen dan peyek welut. Olahan makanan ini diproduksi oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dilakukan oleh kelompok ibu-ibu tani di Desa Tayuban. Namun, kurangnya strategi pemasaran dan belum memiliki kemasan yang menarik konsumen sehingga membuat masyarakat kurang mengenal produk-produk olahan makanan. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan pelatihan serta meningkatkan keterampilan melalui kratifitas kemasan-kemasan yang menarik pada masing-masing produk sehingga memiliki ciri khas tersendiri serta memberi pelatihan untuk memasarkan produknya sehingga dapat dikenal oleh masyrakat dan menarik perhatian konsumen. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kualitatif. Hasil dari makalah ini adalah memberikan inovasi kemasan yang menarik untuk makanan dan minuman tradisional juga memberikan solusi mengenai pemasaran produk makanan tradisional Desa Tayuban secara online melalui marketplace bernama Tokopedia.
Pemanfaatan Buah Mangrove menjadi Olahan Makanan/Minuman di Desa Jangkaran, Kulon Progo Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i1.3926

Abstract

Mangrove adalah salah satu ekosistem utama yang dapat ditemukan di wilayah pesisir pantai di Desa Jangkaran, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta yang menjadi tempat belajar kelompok mahasiswa di mana desa tersebut memiliki beragam tempat wisata mangrove. Dari segi ekonomi, mangrove dapat dimanfaatkan menjadi aneka olahan makanan, minuman, serta bahan pangan. Tujuan dari tulisan ini untuk memberikan informasi bagi warga desa Jangkaran yang selama ini belum memanfaatkan buah mangrove yang ada di sekitar pantai menjadi aneka olahan makanan. Selain itu dengan dimanfaatkannya buah mangrove tersebut nantinya hasil olahan tersebut dapat dijual dan menambah pemasukan bagi warga desa Jangkaran di sektor ekonomi. Untuk mendapatkan data dari jurnal ini maka digunakan data primer dan sekunder dapat diperoleh dari pustaka yang menunjang seperti textbook, jurnal, dokumentasi, dan artikel yang berkaitan dengan mangrove terutama pengelolaan mangrove menjadi makanan/minuman dan bahan pangan. Penulisan laporan ini bersifat induktif dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber, Setelah data dikumpulkan, maka data-data yang ada akan disusun dan dirangkai menjadi sebuah informasi yang berguna. Informasi yang telah terbentuk akan digunakan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, menjelaskan dari suatu obyek permasalahan yang ada. Adapun jenis makanan/minuman serta bahan pangan yang dapat dihasilkan dari buah mangrove antara lain adalah sirup dan selai dari buah perepat, keripik dari daun jeruju, dodol dari buah pidada, kolak dari buah nipah, teh dari daun jeruju, tepung mangrove dari mangrove lindur dan kopi.
Pemanfaatan Potensi Desa dan Penerapan Minapadi di Kawasan Pertanian Desa Janten, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta Kristianto, Ignatius Indra
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3927

Abstract

Desa Janten merupakan desa di Kabupaten Kulon Progo yang memiliki potensi pertanian yang sangat luas. Namun demikian, potensi tersebut masih belum dikembangkan oleh masyarakat di Desa Janten secara maksimal. Pertanian di Desa Janten yang paling besar adalah tanaman padi. Potensi pertanian tersebut kemudian dapat dipasarkan dengan cara menjual ke daerah dekat wisata yang banyak memiliki restoran, ataupun juga bisa dengan mengembangkan lahan disekitar pertanian tersebut dengan cara melakukan Minapadi serta menjelaskan bagaimana memanfaatkan minapadi menjadi sebuah Kawasan wisata melalui pemasaran yang baik.