Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN RASIONALISASI TARIF WISATA PANTAI BERBASIS NILAI EKONOMI DI NEGERI HUKURILA, KOTA AMBON Nugroho, Adhitya; Ruban, Angela; Talakua, Eygner G.; Papilaya, Renoldy L.; Sangaji, Janer
Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/balobe.4.2.82-88

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi solusi bagi pengelolaan wisata pantai berkelanjutan di Negeri Hukurila, Kota Ambon, yang merupakan objek wisata unggulan dengan potensi sumber daya pesisir, perikanan, dan kelautan yang besar. Meskipun memiliki nilai ekonomi kawasan yang tinggi (mencapai Rp 120.760.533/bulan), pengelolaan saat ini menghadapi tantangan serius, termasuk rendahnya kunjungan, kualitas produk wisata yang kurang, tarif wisata yang sangat rendah, ancaman deplesi lebar pantai, dan status kelembagaan POKMASWAS yang lemah. Berfokus pada dua masalah manajemen utama—kurangnya jumlah kunjungan dan rendahnya tarif wisata—solusi diwujudkan melalui sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil PkM menunjukkan bahwa mitra menyetujui dan berkomitmen untuk melaksanakan program yang diusulkan, yaitu pengelolaan wisata pantai yang memanfaatkan potensi kelautan dan perikanan, didukung penuh dengan penetapan peraturan desa.
PERAN GENDER DAN KERENTANAN PENGHIDUPAN RUMAH TANGGA NELAYAN KEPITING BAKAU TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DI DESA BULA AIR Nanlohy, Hellen; Walla, Sitti Aisah; Nugroho, Adhitya
TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 22 No 1 (2026): TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Fisheries and Marine Science Faculty, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/TRITONvol22issue1page1-10

Abstract

Climate change affects gender roles in the mangrove crab fishing businesses. Women play a role in crab fishing and are more vulnerable to the impacts of climate change due to limited access to resources. This study aims to analyze gender roles in the mangrove crab fishing businesses and to examine the impact of climate change on the household income of fishermen in Bula Air Village, East Seram Regency. The research was conducted from January to June 2025. This study used a Likert scale (1–5) approach with 40 respondents. Correlation analysis results indicate a significant negative relationship between the impacts of climate change and income (r = -0.642; p < 0.05). Simple linear regression analysis indicates that the impacts of climate change significantly influence a decrease in income (β = -0.587; p = 0.000) with a coefficient of determination (R²) of 0.412. This means that 41.2% of the variation in income is influenced by the impacts of climate change. These findings underscore the importance of integrating a gender perspective into fisheries adaptation policies to enhance the resilience of coastal fishermen’s livelihoods. ABSTRAK Perubahan iklim mempengaruhi peran gender dalam usaha penangkapan kepiting bakau. Perempuanmempunyai peran dalam usaha penangkapan kepiting dan akan lebih rentan terhadap dampak perubahan iklim karena akses terbatas terhadap sumberdaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran gender dalam usaha penangkapan kepiting bakau serta menguji pengaruh dampak perubahan iklim terhadap pendapatan rumah tangga nelayan di Desa Bula Air, Kabupaten Seram Bagian Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Juni 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan skala Likert (1–5) terhadap 40 responden. Hasil analisis korelasi menunjukkan hubungan negatif signifikan antara dampak perubahan iklim dan pendapatan (r = -0,642; p<0,05). Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim berpengaruh signifikan terhadap penurunan pendapatan (β = -0,587; p = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,412. Artinya, 41,2% variasi pendapatan dipengaruhi oleh dampak perubahan iklim. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi perspektif gender dalam kebijakan adaptasi perikanan untuk meningkatkan ketahanan penghidupan nelayan pesisir. Kata kunci: Gender, kepiting bakau, perubahan iklim, pesisir, kerentanan nelayan