Madu, Yunita Gabriela
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam (Drowning) di SMKN 9 Makassar Wirmando, Wirmando; Saranga', Jenita Laurensia; Patarru', Fitriyanti; Madu, Yunita Gabriela
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.12895

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim dengan garis pantai yang panjang dan memiliki laut yang sangat luas yang membuat Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata pantai dan banyaknya masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan. Hal tersebut membuat tingginya risiko kecelakaan akibat kegiatan wisata pantai dan nelayan seperti kejadian tenggelam (drowning). Namun kenyataannya masyarakat masih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang minim dalam memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat khususnya siswa siswi di SMKN 9 Makassar tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam. Kegiatan ini telah dilaksanakan di SMKN 9 Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 36 siswa siswi. Kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi menggunakan metode ceramah tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam dirangkaikan dengan pelatihan melalui simulasi Resusitasi Jantung Paru (RJP) menggunakan manekin sebagai salah satu bentuk pertolongan pertama dan upaya untuk menyelamatkan nyawa korban yang tenggelam. Untuk mengevaluasi keberhasilan dari kegiatan ini, maka tim  membagikan angket/kuesioner pengetahuan dan sikap RJP dan juga menilai keterampilan melakukan RJP menggunakan 5 indikator kualitas RJP. Kegiatan ini dinilai berhasil dibuktikan dengan Sebagian besar (88,9%) peserta telah memiliki pengetahuan dan sikap RJP kategori baik, dan 91,6% peserta telah terampil melakukan RJP. Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat agar dapat memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam.
Efektivitas Senam Dismenore Terhadap Intensitas Nyeri Haid Pada Remaja Putri Solon, Mery; Madu, Yunita Gabriela; Lalio, Helciyani; Bua', Inggrid Utari
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.126

Abstract

Nyeri saat haid biasanya ditandai dengan gejala yang kompleks berupa keram perut bagian bawah yang disebabkan oleh peningkatan produksi prostaglandin alfa endometrium yang menyebabkan kontraksi uterus disritmik, hiperkontraktilitas, dan peningkatan tonus otot uterus atau yang biasanya disebut dengan dismenore.Remaja dapat melakukan intervensi secara mandiri melalui yang dapat dilakukan melaui senam dismenore  tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas senam dismenore terhadap intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMKN 7 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Pre-Eksperiment dan menggunakan pendekatan the one group pre-test-post-test design. Pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dan didapatkan 25 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Responden diberikan intervensi senam dismenore selama 4 kali dalam seminggu, selama 3 minggu yang dilakukan pada sore hari dan durasi waktu kurang lebih 30 menit. Alat ukur yang digunakan yaitu lembar observasi skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Dari hasil uji statistik wilcoxon dengan nilai kemaknaan a=0.05, didapatkan bahwa setelah diberikan intervensi, dari 25 responden 24 responden mengalami penurunan intensitas nyeri dan 1 responden yang intensitas nyeri pre dan post tidak mengalami perubahan dengan nilai p value=0.000. Hal ini menunjukkan senam dismenore efektif terhadap penurunan intensitas nyeri haid pada remaja putri di SMKN 7 Makassar. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi tenaga kesehatan agar menggunakan senam dismenore sebagai salah satu intervensi non farmakologi dalam menurunkan intensitas nyeri haid pada remaja putri.
Efektivitas Aromaterapi Jeruk Nipis Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Sambo, Mery; Madu, Yunita Gabriela; Sampe, Anita; Reski, Eva; Rombon, Friskalia Marcela M.
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.139

Abstract

Dysmenorrhea is a painful condition during menstruation which can have an impact on teenagers' activities or activities, especially at school, thereby disrupting learning activities and affecting school performance. Treatment with drugs can cause undesirable side effects, for this reason it is necessary to provide non-pharmacological therapy to avoid the side effects of long-term use of pharmacology. One non-pharmacological action that can be given is aromatherapy. The aim of this research is to determine the effectiveness of lime aromatherapy on dysmenorrhea in teenagers at Frater Kumala Makassar High School. Design of research used was pre-experimental with a one group pre-test and pos- test design approach. Sampling used a probability sampling method with a simple random sampling approach with a sample size of 27 respondents. The instrument used was the Numeric Rating Scale (NRS) checklist sheet to determine the level of dysmenorrhea pain before and after being given lime aromatherapy. Data analysis used the Wilcoxon statistical test with a significance value of a = 0.05. The result was p = 0.000, so it was concluded that peppermint aromatherapy and lime aromatherapy were effective against dysmenorrhea in adolescents
Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Stres Kerja Pada Perawat di Instalasi Gawat Darurat Madu, Yunita Gabriela; Solon, Mery; Saranga', Jenita Laurensia; Naim, Firmawati; Poa, Fransiska Imelda
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i1.149

Abstract

Stress is a physical and emotional disturbance resulting from a mismatch between the capacity, resources and needs of employees originating from the work environment. This will trigger stress due to workload which is sometimes considered inappropriate for physical, psychological and emotional conditions. The aim of this research is to determine the effect of progressive muscle relaxation techniques on work stress in emergency room nurses at Stella Maris Hospital Makassar. This research was carried out at Stella Maris Hospital Makassar since September 2022 using a pre-experimental research type and One Group Pretest Posttest Design. The population in this study were all 19 emergency room nurses at Stella Maris Hospital in Makassar using a non-probability technique, namely Total Sampling. The measuring tools used were the DASS 42 questionnaire to measure nurses' stress levels and observation sheets to assess the implementation of progressive muscle relaxation techniques. The data was tested using the alternative Wilcoxon test because the data scale used was numerical data so that the research results showed that 19 respondents had decreased stress scores or levels after the progressive muscle relaxation technique intervention. Based on the results of the Wilcoxon test, the value of p = 0.000 < a 0.005 was obtained, so it can be concluded that there is an influence of progressive muscle relaxation techniques on the level of work stress in nurses in the Emergency Room at Stella Maris Hospital, Makassar.
Efektivitas Latihan Cylindrical Grip Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pasien Pasca Stroke Solon, Mery; Yunita Gabriela Madu; Sri Asnita Suli; Jeynivie Chrisanta Regar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.178

Abstract

Salah satu bentuk dari latihan ROM sendiri yaitu Cylindrical Grip (CG) yang dapat memperbaiki tonus yang mengalami  kelemahan jika dilakukan  secara terus-menerus dan dapat  menstimulasi otot-otot di sekitarnya untuk berkontraksi sehingga dapat  meningkatkan kekuatan  otot  pada  pasien  stroke. Tujuan dari peneltiian ini adalah melihat efektivitas latihan CG terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pasien pasca stroke. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental dengan menggunakan one group pre-test-post-test design. Penelitian ini akan menilai kekuatan otot esktremitas atas sebelum dan sesudah dilakukan latihan CG. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien stroke yang dirawat di Rumah Sakit Stella Maris dengan jumlah 44 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan kriteria inklusi adalah pasien stroke dengan kesadaran compos mentis, mengalami kelemahan otot ekstremitas atas dan bersedia menjadi responden dan kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah pasien stroke dalam fase akut dan memiliki kekuatan otot 0. Data kekuatan otot diukur menggunakan lembar observasi skala kekuatan otot sebelum dan sesudah diberikan ROM CG yang diuji menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan tingkat signifikansi ?=0.05. Hasil uji statistik didapatkan tidak terdapat nilai negatif saat sebelum diberikan latihan CG dan setelah diberikan latihan CG terdapat peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke yang dibuktikan dengan peningkatan nilai positif dan didapatkan  nilai p < ? yaitu 0.000 yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kekuatan otot setelah diberikan latihan CG. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan CG efektif dalam meningkatkan kekuatan otot terhadap ekstremitas atas pada pasien stroke.
Hubungan Perilaku Picky Eating dan Status Gizi dengan Kemampuan Short Term Memory pada Anak Usia Prasekolah Madu, Yunita Gabriela; Sambo, Mery; Ganut, Felisima; Saranga, Jenita Laurensia; Rahmawati, Agustini Liviana Dwi; Padang, Alfrida Dua
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2144

Abstract

Preschool children often exhibit picky eating, choosing only foods they like, leading to stunted growth and development. In addition to growth problems, nutrition can also affect cognitive development, namely, short-term memory skills. The purpose of the study was to determine the relationship between picky eating behavior and nutritional status, as related to short-term memory ability, in preschool-age children in the Working Area of the Pannambungan Health Center, Makassar City. This type of research uses a descriptive analysis approach with a cross-sectional design with independent variables of picky eating behavior, nutritional status, and dependent variables, namely short-term memory ability measured at one time, with a total of 76 respondents who have preschool-age children, taken by purposive sampling technique, and data analyzed using the chi-square test. The results of the study yielded a p-value of p < α (p = 0.000), indicating a relationship among picky eating, nutritional status, and short-term memory ability in preschool-age children. The conclusion in this study is that picky eating behavior and nutritional status affect short-term memory ability in preschool-age children. Therefore, it is recommended that parents monitor their children’s diets by providing a balanced, varied selection of nutritious foods that support the growth and development of preschool-age children.  
EFEKTIVITAS PENDEKATAN INTEGRATIF TRANSCULTURAL NURSING (TCN) DAN TRANSTHEORETICAL MODEL (TTM) TERHADAP PRAKTIK KESEHATAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Sambo, Mery; Madu, Yunita Gabriela; Kadang, Putri Berlin
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7369

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia dengan prevalensi 21,6% pada tahun 2023 dan di Sulawesi Selatan mencapai 27,4%. Upaya pencegahan seringkali bersifat umum tanpa mempertimbangkan aspek budaya serta kesiapan keluarga dalam mengubah perilaku. Pendekatan Transcultural Nursing (TCN) mampu mengintegrasikan nilai budaya lokal, sementara Transtheoretical Model (TTM) memetakan tahapan perubahan perilaku, sehingga integrasi keduanya dipandang relevan untuk intervensi pencegahan stunting. Metodologi: Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post test design dilakukan pada 100 ibu yang memiliki balita di Desa Je’netaesa, Kabupaten Maros. Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis integrasi TCN dan TTM. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang praktik kesehatan keluarga, TCN, dan TTM, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil: Mayoritas responden berusia rata-rata 32,9 tahun dengan pendidikan menengah (61%). Sebelum intervensi, praktik kesehatan keluarga kategori tinggi sebesar 69% meningkat menjadi 100% setelah intervensi. Integrasi TCN dan TTM kategori sangat tinggi meningkat signifikan dari 12% menjadi 46%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = −7,797; p 0,001) dengan effect size r = 0,78, yang menandakan pengaruh besar secara statistik maupun praktis. Diskusi: Integrasi TCN dan TTM terbukti efektif meningkatkan praktik kesehatan keluarga dalam pencegahan stunting. TCN menjamin intervensi sesuai budaya lokal, sedangkan TTM memastikan kesiapan keluarga untuk berubah secara bertahap hingga tahap pemeliharaan. Intervensi yang bersifat kontekstual dan berbasis teori perilaku lebih diterima dan memberikan dampak signifikan dibandingkan edukasi umum.
The Role of Health Literacy on Adolescent Smoking Behavior in Senior High School Elmiana Bongga Linggi; Yunita Gabriela Madu; Darma Caesaria Daben; Desi Tandi
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 12 No 04 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (JIIKI) Volume 12 Number 04 December 2
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiiki.v12i04.2109

Abstract

Background: Smoking is a behaviour that's not foreign to the public, especially for teenagers. Smoking can hurt the health of all people, including adolescents. Health literacy is a cognitive and social skill for a person to improve their ability health. Objectives: To determine the relationship between health literacy and smoking behavior in adolescents. Methods: The research design used quantitative descriptive with a cross-sectional approach, the respondents were teenagers with a total 0f 83 respondents who were willing to fill out the questionnaire. Data analysis using frequency distribution and Chi-Square test. Results: The Result shows a most of the respondents were in the age category of 16 years (25,3%) and 16 years, The health literacy level of respondents was mostly in the able category is 83.1% and in the smoking behavior of respondents in the no category is 62.7%.Chi Square analysis result is p value is 0,000smaller then α there is health literacy relaed to smooking behavior in adolescents . Conclusion: Health literacy can be used as a strategy to reduce smoking behaviour in adolescents.