Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Politeknosain

Sistem Pengaman Ruang Aset Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Sensor Wajah ESP32-Cam Wibowo, Dwi Ari; Nugroho, Supriyana; Rahayu, Cicilia Puji
Politeknosains Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Politeknosains Volume 22 Nomor 1 - Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asset space in an office building is one of the most valuable spaces for a company, for this reason a sophisticated security system must be built using modern technology. In this study, an Internet of Things (IoT) based security system was built using the ESP32-Cam face sensor. The sensor can only detect the face of the person who is responsible for the asset space and the face has been registered in advance with the application. If the sensor detects a face that has been registered, the ESP32-Cam module will send an output signal to the 5 volt relay module, so that the point relay contact which was originally normally open will change to normally close. As a result, the 12 volt voltage from the power supply will be connected to the door lock solenoid, and the lock will open. If the sensor does not detect a face, it means that the face has not been registered with the system, then the asset room door lock will remain locked.
Sistem Pendeteksi Kebakaran Berbasis Mikrokontroler NodeMCU Bagas Permana, Andika; Nugroho, Supriyana; Rahayu, Cicilia Puji
Politeknosains Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Politeknosains Volume 22 Nomor 2 - September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan bencana yang disebabkan oleh api dan tidak bisa dikendalikan oleh manusia yang mengakibatkan kerugian materi, bahkan nyawa manusia. Bencana kebakaran dapat dideteksi secara dini agar tidak semakin besar dengan kerugian yang besar juga, untuk itu sangat perlu dibangun suatu sistem pendeteksi kebakaran. Sistem pendeteksi kebakaran dibangun menggunakan mikrokontroler jenis NodeMCU dan sensor DHT11 yang berfungsi mendeteksi munculnya api.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka dan metodologi konstruktif yang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu merancang sistem pada pemrograman NodeMCU, merancang prototype alat pendeteksi kebakaran, membuat alat pendeteksi kebakaran, menguji alat, perbaikan dan implementasi.Penelitian ini menghasilkan sistem pendeteksi kebakaran yang dibangun menggunakan sensor suhu DHT11 berbasis mikrokontroler NodeMCU. Sistem kerja pendeteksi kebakaran ini, apabila sensor DHT11 mendeteksi adanya api, maka sensor akan mengirimkan feedback ke mikrokontroler jenis NOdeMCU yang kemudian dilanjutkan mengirimkan pesan ke pengguna melalui aplikasi telegram. Pengguna dapat mengetahui kebakaran secara dini melalui pesan telegram tersebut, sehingga bisa segera mengambil tindakan penyelamatan lebih dini.
Rancang Bangun Alat Penghancur Limbah Jarum Suntik Berbasis Arduino Uno Kusumawardani, Indah; Nugroho, Supriyana; Puji Rahayu, Cicilia
Politeknosains Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Politeknosains Volume 23 Nomor 1 - Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah jarum suntik merupakan salah satu limbah medis yang banyak ditemukan di rumah sakit, klinik atau praktek dokter. Limbah jarum suntik sangat berbahaya apabila dibuang secara bebas ke tempat sampah umum karena bisa melukai orang, sedangkan apabila digunakan ulang dapat menyebarkan penyakit seperti hepatitis dan HIV/AIDS. Oleh karena itu perlu pembuangan dan pemusnahan khusus agar limbah jarum suntik ini juga tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Pemusnahan limbah jarum suntik harus dilakukan dengan benar, salah satu pemusnahan jarum suntik ini dilakukan dengan mematahkan jarum suntik. Dengan demikian perlu dibuat rancang bangun alat untuk menghancurkan limbah jarum suntik berbasis Arduino uno. Rancangan alat ini menggunakan sensor photodiode untuk mendeteksi limbah jarum suntik, apabila terdeteksi ada limbah jarum suntik, Arduino uno akan mengirimkan sinyal ke generator untuk menghancurkan limbah jarum suntik tersebut. Pengujian alat penghancur limbah jarum suntik dilakukan untuk 7 ukuran jarum suntik yaitu 18, 19, 21, 22, 23, 24 dan 25 Geuge. Hasil pengujian alat penghancur limbah jarum suntik, diperoleh semakin besar ukuran limbah jarum suntik maka proses penghancurannay semakin cepat. Rancang bangun alat penghancur limbah jarum suntik ini aman digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk memusnahkan limbah jarum suntik.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kandungan Alkohol Berbasis Arduino Melalui Hembusan Nafas Manusia Ulum, Abrori; Nugroho, Supriyana; Puji Rahayu, Cicilia; Wibowo, Ari
Politeknosains Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Politeknosains Volume 23 Nomor 2 - September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pendeteksi kandungan alkohol melalui hembusan napas manusia dibuat menggunakan sensor MQ-3 yang dikombinasikan dengan mikroprosesor Arduino sebagai pengolah datanya, sedangkan untuk menampilkan hasil pendeteksiannya menggunakan layar LCD. Arduino akan memulai kontrol pada perangkat input dan output sesuai coding yang telah diunggah pada Arduino. Sensor MQ-3 membaca kandungan alkohol berdasarkan perubahan resistansi dan mengirimkan sinyal analog ke pin analog Arduino. Hasil pembacaan sensor diterima oleh Arduino dan dikategorikan sesuai ukuran pembacaan sensor, apabila pembacaan ≤ 410, maka Arduino memberi perintah pada LED hijau untuk menyala dan menampilkan kategori “aman” pada layar LCD. Apabila hasil pembacaan >410 dan <490, maka Arduino memberi perintah pada LED kuning untuk menyala, Buzzer berbunyi berulang dan menampilkan kategori “waspada” pada layar LCD. Apabila hasil pembacaan >490, maka Arduino memberi perintah pada LED merah dan Buzzer untuk menyala serta menampilkan kategori “bahaya” pada layar LCD. Hasil pengujian alat deteksi kandungan alkohol melalui hembusan napas manusia dengan metode pendekatan menggunakan sampel larutan uji berkadar alkohol 5%, 205 dan 40% dapat terbaca dengan baik dan memberikan hasil sesuai kategori yang telah ditentukan pada perancangan.
Analisis Susut Umur Transformator Tenaga Akibat Pengaruh Penggunaan Penyaluran Listrik di Gardu Induk 150 kV Jajar Yoga Nugraha, Irsandi; Nugroho, Supriyana; Puji Rahayu, Cicilia; Wibowo, Ari
Politeknosains Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Politeknosains Volume 24 Nomor 1 - Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Pratama Mulia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator yang beroperasi secara terus menerus dalam penyaluran kelistrikan dapat menyebabkan bertambahnya laju penuaan isolasi pada transformator sehingga mengakibatkan bertambahnya susut umur pada transformator. salah satu faktor yang menyebabkan bertambahnya laju penuaan isolasi adalah pembebanan transformator yang bervariasi sesuai kebutuhan penyaluran dan suhu lingkungan transformator itu berada. Data pembebanan rill yang sudah diambil melalui observasi di lapangan digunakan sebagai dasar perhitungan analisis. Data akan dianalisis dengan percobaan perbandingan serta menggunakan percobaan pembebanan yang di buat bervariasi. Kemudian dianalisis dilakukan berdasarkan IEC 354 tahun 1972 dan IEEE Loading Guide. Perhitungan susut usia transformator difokuskan pada transformator II pada Gardu Induk 150 kV Jajar dengan kapasitas sebesar 60 MVA. Hasil perhitungan susut usia transformator selama periode 1 tahun pengoperasian (Januari 2019 sampai Desember 2019) didapatkan hasil sebesar 0,36 p.u dengan sisa usia transformator adalah sebesar 16,6 tahun. Berdasarkan analisis transformator II Gardu Induk 150 kV Jajar masih terbilang aman beroperasi karena temperature suhu hotspot pada transformator terdapat di bawah ambang batas suhu yang ditentukan 980C dan nilai pembebanan kurang dari 81,9 %.