Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Berat Badan Lahir dan Panjang Lahir Terhadap Risiko Stunting pada Anak Usia Dini di Wilayah Puskesmas Cilacap Selatan II Yenni Kristiana; Lina Puspitasari
Jurnal Riset Teknologi Kesehatan Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Riset Teknologi Kesehatan (RITEKES) Volume 2, Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/ritekes.v2i1.148

Abstract

Latar Belakang: Jawa Tengah merupakan salah satu wilayah dengan angka stunting yang tinggi. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi, yang dipengaruhi oleh berat badan lahir, panjang badan lahir, dan riwayat kekurangan energi kronis selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Cilacap Selatan II. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang pada 30 balita yang dipilih secara simple random sampling. Variabel dependen adalah stunting, sedangkan variabel independen meliputi berat badan lahir dan panjang badan lahir. Analisis data menggunakan uji Spearman. Hasil: Terdapat hubungan sedang antara stunting dan berat badan lahir (r=0,450; p=0,012) serta antara stunting dan panjang badan lahir (r=0,463; p=0,010). Kesimpulan: Berat badan lahir dan panjang badan lahir berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Pemenuhan gizi ibu sejak prakonsepsi hingga postnatal perlu diperhatikan dengan dukungan keluarga.