Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunted Pada Balita Usia 6-24 Bulan Di Desa Cindaga Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas Ating Restu Julian; Sawitri Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2672

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan dan menjadi masalah kesehatan yang perlu ditangani secara serius khususnya di negara-negara berpenghasilan rendah dan negara berkembang, salah satunya Indonesia. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sangat penting untuk mencegah stunting pada anak. ASI eksklusif menyediakan nutrisi optimal yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunted di wilayah kerja Puskesmas Kebasen tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 6 – 24 bulan di Desa Cindaga Puskesmas Kebasen Tahun 2025 dan memilih sampel kasus dengan simple rendom sampling yang berjumlah 85 orang pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, pengelolaan data dilakukan secara ststistik menggunakan analisis univariat dan analisis biavariat dangan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian stunted dengan p value 0,000< 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatan edukasi dan dukungan kepada ibu serta keluarga mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan untuk mencegah stunting. Selain itu, tenaga kesehatan dan kader perlu diberdayakan agar mampu memberikan pendampingan yang optimal dalam program ASI eksklusi
Hubungan Riwayat Ibu Hamil Kek Dengan Kejadian Stunted Pada Balita Usia 6-24 Bulan Di Puskesmas Somagede Siti Khotijah; Sawitri Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3125

Abstract

Stunting yang juga dikenal sebagai kondisi kerdil atau pendek, merupakan gangguan pertumbuhan pada anak di bawah usia lima tahun (balita) yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak dalam kandungan hingga usia 23 bulan. Faktor dari orang tua yang berkontribusi pada stunting dapat dilihat dari kondisi ibu selama kehamilan, salah satunya adalah ibu hamil KEK. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis hubungan riwayat ibu hamil KEK dengan kejadian stunted pada balita usia 6-24 bulan diPuskesmas Somagede. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik korelasi dengan rancangan penelitian ini menggunakan Kohort Retrospektif. Sampel penelitian ini adalah balita berusia 6-24 bulan yang berada diwilayah kerja Puskesmas Somagede sejumlah 194 balita. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian terdapat hubungan antara ibu hamil KEK dengan kejadian stunted pada balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Somagede dengan nilai P Value 0,001 dan koefisien kontingensi 0,239. Hal ini menunjukan adanya hubungan positif yang lemah antara ibu hamil KEK dengan kejadian stunted pada balita usia 6-24 bulan di Puskesmas Somagede. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang gizi sebelum dan selama kehamilan untuk mencegah terjadinya stunted