Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Borneo Student Research (BSR)

Pengaruh Media Body Mapping tentang Organ Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Seksual (Eksperimen pada Remaja Disabilitas) Ranti Melda; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh media body mapping tentang organ reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual (eksperimen pada remaja disabilitas) diSLB N Pembina Provinsi Kalimantan Timur 2020. Metodologi: Desain dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan eksperimen/percobaan. Populasi dalam peneliian ini ialah remaja disabilitas di SLB N Pembina Provinsi Kalimantan Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode slovin. Responden seluruhnya berjumlah 54 siswa/i. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner dengan pertanyaan tertutup dan berskala guttman. Data analisis secara bivariat menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh media body mapping tentang organ reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual (eksperimen pada remaja disabilitas). Manfaat: Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam proses belajar mengajar melalui media body mapping khususnya tentang organ reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual, serta dapat meningkatkan pengetahuan siswa serta hasil belajar, dan Penelitian ini diharapkan nantinya dapat memberikan manfaat dan sumbangsi untuk dijadikan bahan bacaan bagi mahasiswa dan perkembangan penelitian selanjutnya.
Pengaruh Media Booklet terhadap Pengetahuan Menstruasi dan Pencegahan Pelecehan Seksual pada Remaja Disabilitas di SLBN Pembina Provinsi Kaltim Dinda Mauliani Putri; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi : Tujuan pada penelitian ini yaitu ingin melihat apakah media Booklet berpengaruh terhadap pengetahuan Menstruasi dan Pencegahan Pelecehan seksual pada Remaja Disabilitas di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur. Metodologi : Dalam penelitian ini menggunakan, metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen dengan rancangan one grup pretest posttest. Teknik pengambilan sample menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden 54 siswa instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuisioner tentang pengetahuan menstruasi dan pencegahan pelecehan seksual. Analisis bivariate menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian media booklet berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan menstruasi dan pencegahan pelecehan seksual pada remaja disabilitas di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur. Manfaat : Dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, menjadikan hasil penelitian ini sebagai indikator keberhasilan dari proses belajar mengajar selama kuliah dan digunakan sebagai sumber referensi untuk acuan dan pedoman dalam melakukan penelitian kesehatan ditahun berikutnya. Manfaat untuk Sekolah yaitu media booklet dapat dijadikan alternative dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang menstruasi dan pencegahan pelecehan seksual pada siswa/i SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur karena media booklet sangat mudah untuk dipahami.
Pengaruh Media Mading Tiga Dimensi tentang Organ Reproduksi dan Pencegahan Kekerasan Seksual (Eksperimen pada Remaja Disabilitas di Samarinda) Arly Dwikasari; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi : Penelitihan ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh pemberian media mading tiga dimensi tentang organ reproduksi dan perlindungan kekerasan seksual pada remaja disabilitasi. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian pre eksperimen (Pre Experimental Designs). Dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Penelitian eksperimen dilakukakan di SLB Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Timur dengan sampel penelitian 54 responden dengan menggunakan teknik random sampling, intrument yang digunakan yaitu kuesioner yang berisikan materi tentang organ reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual dengan menggunakan uji Wilcoxon Sing Rank Test. Hasil : Berdasarkan hasil analisisdari 54 responden terdapat nilai P-Value sebesar .000 (<0.05) yang menyatakan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian media mading tiga dimensi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tentang organ reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual. Manfaat : Penelitian ini Dapat digunakan sebagai bahan bacaan dan referensi bagi peneliti-peneliti berikutnya dan Sebagai sumber pengetahuan serta wawasan peneliti terhadap pengaruh media mading tiga dimensi tentang organ reproduksi dan perlindungan kekerasan seksual pada remaja disabilitas.
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Tingkat Stres Narapidana Perempuan di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda Dien Novitasari; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat stres pada Narapidana di Lapas Kelas IIA Samarinda. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 180 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner DASS untuk mengukur tingkat stres dengan menggunakan uji statistik Rank Spearman. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada narapidana. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat stres pada narapidana, yang dimana didapatkan p-value sebesar 0,075 > taraf signifikan α (0.05) berarti tidak terdapat hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat stres pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda. Manfaat: Menambahkan pengetahuan tentang pentingnya dukungan keluarga terhadap narapidana dan melakukan hal-hal positif yang dapat mengurangi penyebab munculnya stres.
Hubungan Penyakit yang Diderita dengan Tingkat Stres pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda Apriyanti Yuni Lestari; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi : Penyakit yang diderita dengan tingkat stres ini bisa menyebabkan narapidana menjadi stres dikarenakan napi ini yg kehidupanya menetap di dalam sel, tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan penyakit yang diderita dengan tingkat stres pada narapidana di lapas perempuan kelas IIA Samarinda. Metodologi : Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Cross Sectional adalah pengukuran variabel independen dan variabel dependen dilakukan secara bersamaan atau dalam satu waktu yang sama. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penyakit yang diderita dan variabel dependennya adalah tingkat stres. Sampel dari total populasi yang akan dijadikan responden dalam penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda yang berjumlah 180 orang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk memperoleh sampel adalah dengan menggunakan metode teknik Simple Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil : Hasil analisis hubungan Penyakit yang diderita dengan Tingkat Stres Pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda menggunakan Uji Chi-Square yang membahas tentang penyakit yang diderita dengan tingkat stres pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda. Hasil uji Chi-Square mendapatkan p-value sebesar 0.075 nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikan α=0.05, dan disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara Penyakit yang diderita dengan Tingkat Stres pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas II A Samarinda. Manfaat : Dapat mengetahui penyakit yang diderita dengan tingkat stres yang dialami warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda, diharapkan narapidana memiliki kesehatan baik fisik maupun secara psikologinya selama di dalam tahanan.
Hubungan Masa Hukuman dengan Tingkat Stres pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas II A Samarinda Selly Anggraini; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi : Untuk Menganalisis Hubungan Masa Hukuman Dengan Tingkat Stres Pada Narapidana di Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas II A Samarinda. Metodologi : Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Cross sectional adalah pengukuran variabel independen dan variabel dependen dilakukan secara bersamaan atau dalam satu waktu yang sama. Variabel independen dalam penelitian ini adalah masa hukuman dan variabel dependennya adalah tingkat stres. Sampel adalah sebagian dari total populasi yang akan dijadikan responden dalam penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda yang berjumlah 180 orang.Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk memperoleh sampel adalah dengan menggunakan metode simple random sampling. Hasil : Hasil analisis dari hubungan Masa Hukuman dengan Tingkat Stres Pada Narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Samarinda menggunakan Uji Spearman rank yang membahas tentang masa hukuman dengan tingkat stres pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda. Hasil uji Spearman rank didapatkan nilai signifikan sebesar 0,225<0,05 dengan kolerasi (0,085),disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara Masa Hukuman dengan Tingkat Stres pada narapidana di lapas perempuan kelas II A Samarinda. Manfaat : Dapat mengetahui tingkat stres yang di alami warga binaan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas II A Samarinda dan agar selama menjalani masa hukuman dan setelah menjalani masa hukuman ,diharapkan narapidana memiliki kesehatan baik fisik maupun secara psikologinya , Serta diharapkan narapidana memiliki perencanaan masa depan yang baik, setelah keluar dari penjara, memberikan pandangan baru untuk membantu dalam pembinaan permasalahan stres yang di alami narapidana di Lembaga Permasyarakatan tersebut.
Hubungan Penerimaan Diri Dengan Tingkat Stress Pada Narapidana Wanita Di Lapas Kelas II A Samarinda M. Abdul Qoyyum; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 3 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Studi: Menganalisis Hubungan Penerimaan Diri dengan Tingkat Stress Pada Narapidana Perempuan di LAPAS Kelas II A Samarinda. Metodologi: Metode Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total 180 responden narapidana wanita di penjara Kelas II A Samarinda dan data diperoleh dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Didapatkan hasil terdapat Hubungan Penerimaan Diri dengan Tingkat Stress Pada Narapidana Perempuan di LAPAS Kelas II A Samarinda. Manfaat: Diharapkan untuk memberikan masukan kepada layanan sosial, psikologi sosial dan lembaga sosial lainnya dan hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan input untuk staf penjara kelas II A di Samarinda dan juga layanan sosial.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa UMKT Anindi Trikandini; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi:Tujuan dari penelitian untuk menganalisis hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa UMKT. Metodologi:Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 147 mahasiswa dan jumlah sampel sebanyak 107 mahasiswa, teknik yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan pada mahasiswa S1 Keperawatan semester 2 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil:Hasil pada penelitian menunjukkan adanya hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat kecemasan (p-value = 0,001) pada mahasiswa S1 Keperawatan semester 2 UMKT. Manfaat:Hasil penelitian ini dapat bermanfaat sebagai sumber informasi dan bahan evaluasi bagi remaja maupun peneliti selanjutnya
Hubungan Keterpaparan Media Massa dengan Kekerasan dalam Pacaran pada Mahasiswa Kesmas UMKT Nur Gindawati; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan studi: untuk mengetahui Hubungan Keterpaparan Media Massa dengan Kekerasan Dalam Pacaran Pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. . Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional yaitu penelitian yang mempelajari dinamika sebab akibat antara faktor resiko keterpaparan media massa (variabel independen) dengan kekerasan dalam pacaran (variabel dependen) yang dilakukan secara bersamaan atau dalam satu waktu yang sama. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis Bivariate dengan uji statistik yaitu Chi-Square dengan derajat kepercayaan CI = 95%(α = 0.05). Hasil: Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan yang signifikan antara Keterpaparan Media Massa dengan Kekerasan Dalam Pacaran Pada Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dengan nilai P-value = 0.857 > 0.05. Manfaat: Sebagai masukan dan bahan evaluasi terkait dampak dari keterpaparan media massa dan kekerasan dalam pacaran, Sebagai tambahan referensi dan acuan dalam penelitian berikutnya khususnya yang berkaitan dengan hubungan keterpaparan media massa dengan kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Abstract Purpose of study: to find out the Relationship between Mass Media Exposure and Dating Violence in Undergraduate Public Health Students at Muhammadiyah University, East Kalimantan Methodology: This study uses a quantitative approach, which was conducted on students of the Muhammadiyah University of East Kalimantan. This study uses a cross-sectional research design, namely research that studies the causal dynamics between risk factors for mass media exposure (independent variable) and dating violence (dependent variable) which is carried out simultaneously or at the same time. The analysis in this study uses Bivariate analysis with a statistical test that is Chi-Square with a confidence level of CI = 95% (α = 0.05) Result: The results in this study indicate that there is no significant relationship between Mass Media Exposure and Dating Violence in Public Health Undergraduate Students with P-value = 0.857 > 0.05.Applications: As input and evaluation material related to the impact of mass media exposure and dating violence, as an additional reference and reference in subsequent research, especially those related to the relationship between mass media exposure and dating violence in Public Health students Applications: As input and evaluation material related to the impact of mass media exposure and dating violence, as an additional reference and reference in subsequent research, especially those related to the relationship between mass media exposure and dating violence in Public Health students
Hubungan Riwayat Persalinan Dan Riwayat Bblr Dengan Kejadian Stunting Pada Anak: Literature Review Rana Rahadatul Aisy; Lia Kurniasari
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: tujuan dari penelitian ini ialah untuk menggambarkan hubungan antara riwayat persalinan dan riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada anak. Metodologi: Metodelogi penelitian yang digunakan ialah tinjuan pustaka. PICOS framework merupakan strategi yang digunakan dalam rancangan penelitian ini untuk mencari jurnal. Dalam pencarian jurnal menggunakan kata kunci (AND, OR NOT AND NOT) dipakai sebagai pencarian jurnal yang lebih detail agar dapat mempermudah pencarian jurnal yang diinginkan. Kata kunci yang digunakan ialah (stunting OR “Berat badan lahir rendah” OR “low birth weight”) AND (stunting OR “riwayat melahirkan” OR caesarea section” OR “persalinan normal” OR “sesar” OR “ delivery of mode”). Setelah melakukan tahap pencarian jurnal dari berbagai situs seperti scopus, google scholar, perpusnas, publish or perish, schihub, pubmed. Hasil: hasil menyatakan tidak ada hubungan antara riwayat persalinan dengan kejadian stunting pada anak tetapi ada factor lainnya yang menyebabkan stunting yaitu saat insiasi menyusi dini terlambat, gizi kurang, BBLR, ASI eksklusif. ada hubungan antara riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada anak, ada factor yang memperngaruhi anak BBLR menyebabkan stunting gizi ibu saat hamil kurang, infeksi penyakit dan asupan gizi anak setelah dilahirkan Manfaat: diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kesehatan sehingga lebih peduli daan mampu menjadi titik acuan untuk membuat suatu program pencegahan stunting.